<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Politikus PKS Kecam Pernyataan Ical Soal Korban Lapindo</title><description>Politikus PKS Indra, mengecam pihak-pihak yang memandang sinis, dan tidak menghargai perjuangan Hari Suwandi, perwakilan korban lumpur Lapindo yang berjuang dengan cara jalan kaki dari Sidoarjo ke Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/19/337/649712/politikus-pks-kecam-pernyataan-ical-soal-korban-lapindo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/19/337/649712/politikus-pks-kecam-pernyataan-ical-soal-korban-lapindo"/><item><title>Politikus PKS Kecam Pernyataan Ical Soal Korban Lapindo</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/19/337/649712/politikus-pks-kecam-pernyataan-ical-soal-korban-lapindo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/19/337/649712/politikus-pks-kecam-pernyataan-ical-soal-korban-lapindo</guid><pubDate>Selasa 19 Juni 2012 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/19/337/649712/dudLsEjMd6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/19/337/649712/dudLsEjMd6.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Politikus PKS Indra, mengecam pihak-pihak yang memandang sinis, dan tidak menghargai perjuangan Hari Suwandi, perwakilan korban lumpur Lapindo yang berjuang dengan cara jalan kaki dari Sidoarjo ke Jakarta.
&amp;nbsp;
Menurut dia, tidak sepantasnya hal semacam itu dilakukan oleh siapa pun, sebab Hari Suwandi sendiri menuntut hak yang tidak pernah didiberikan PT Lapindo Brantas selaku penanggung jawab semburan lumpur.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya mengecam pihak-pihak yang memberikan komentar tidak simpatik dan sinis atas perjuangan Hari Suwandi selaku perwakilan Korban Lumpur Sidoarjo yang terpaksa jalan kaki dari Sidoarjo ke Jakarta,&amp;rdquo; katanya kepada Okezone, melalui pesan singkat, Selasa (19/6/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ungkapan &quot;Capek Dong&quot; merupakan bentuk ketidakpedulian dan keacuhan atas nasib korban lumpur Sidoarjo yang sudah bertahun-tahun,&amp;rdquo; imbuhnya menyindir ucapan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.
&amp;nbsp;
Apalagi, kata dia, pernyataan sinis itu juga keluar dari tokoh yang ingin mencalonkan sebagai presiden 2014 mendatang.
&amp;nbsp;
&quot;Siapa pun tidak pantas memandang sinis dan mengecilkan upaya yang dilakukan Hari Suwandi dalam rangka menuntut, mengadukan, dan memperjuangkan hak-haknya yang sudah bertahun-tahun dilalaikan, apalagi kalau ungkapan-ungkapan sinis tersebut dilontarkan oleh seorang &quot;tokoh&quot; yang disebut-sebut bakal calon presiden 2014,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Seharusnya, kata dia, semua harus&amp;nbsp; berempati, dan membantu penyelesaian korban lumpur Sidoarjo.&amp;nbsp; Tuntutan Hari merupakan sebuah keterpaksaan lantaran PT Lapindo Brantas lalai terhadap tanggungjawabnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Hari Suwandi tidak perlu jalan kaki ke Jakarta untuk menyampaikan tuntutan dan mengadukan nasipnya ke Istana/SBY, apabila pemerintah punya hati, punya telinga, dan bekerja dengan benar,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Politikus PKS Indra, mengecam pihak-pihak yang memandang sinis, dan tidak menghargai perjuangan Hari Suwandi, perwakilan korban lumpur Lapindo yang berjuang dengan cara jalan kaki dari Sidoarjo ke Jakarta.
&amp;nbsp;
Menurut dia, tidak sepantasnya hal semacam itu dilakukan oleh siapa pun, sebab Hari Suwandi sendiri menuntut hak yang tidak pernah didiberikan PT Lapindo Brantas selaku penanggung jawab semburan lumpur.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya mengecam pihak-pihak yang memberikan komentar tidak simpatik dan sinis atas perjuangan Hari Suwandi selaku perwakilan Korban Lumpur Sidoarjo yang terpaksa jalan kaki dari Sidoarjo ke Jakarta,&amp;rdquo; katanya kepada Okezone, melalui pesan singkat, Selasa (19/6/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ungkapan &quot;Capek Dong&quot; merupakan bentuk ketidakpedulian dan keacuhan atas nasib korban lumpur Sidoarjo yang sudah bertahun-tahun,&amp;rdquo; imbuhnya menyindir ucapan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.
&amp;nbsp;
Apalagi, kata dia, pernyataan sinis itu juga keluar dari tokoh yang ingin mencalonkan sebagai presiden 2014 mendatang.
&amp;nbsp;
&quot;Siapa pun tidak pantas memandang sinis dan mengecilkan upaya yang dilakukan Hari Suwandi dalam rangka menuntut, mengadukan, dan memperjuangkan hak-haknya yang sudah bertahun-tahun dilalaikan, apalagi kalau ungkapan-ungkapan sinis tersebut dilontarkan oleh seorang &quot;tokoh&quot; yang disebut-sebut bakal calon presiden 2014,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Seharusnya, kata dia, semua harus&amp;nbsp; berempati, dan membantu penyelesaian korban lumpur Sidoarjo.&amp;nbsp; Tuntutan Hari merupakan sebuah keterpaksaan lantaran PT Lapindo Brantas lalai terhadap tanggungjawabnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Hari Suwandi tidak perlu jalan kaki ke Jakarta untuk menyampaikan tuntutan dan mengadukan nasipnya ke Istana/SBY, apabila pemerintah punya hati, punya telinga, dan bekerja dengan benar,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
