<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BK DPR Bantah Petieskan Kasus Video Porno</title><description>Anggota Badan Kehormatan (BK) DPR, Ali Maschan Moesa, membantah jika  memang pihaknya sengaja melakukan penghentian penanganan kasus video  porno yang yang diduga melibatkan seorang anggota DPR berinisial KMN.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/21/339/650836/bk-dpr-bantah-petieskan-kasus-video-porno</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/21/339/650836/bk-dpr-bantah-petieskan-kasus-video-porno"/><item><title>BK DPR Bantah Petieskan Kasus Video Porno</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/21/339/650836/bk-dpr-bantah-petieskan-kasus-video-porno</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/21/339/650836/bk-dpr-bantah-petieskan-kasus-video-porno</guid><pubDate>Kamis 21 Juni 2012 08:29 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/21/339/650836/AyOAoJUjHH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/21/339/650836/AyOAoJUjHH.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Anggota Badan Kehormatan (BK) DPR, Ali Maschan Moesa, membantah jika memang pihaknya sengaja melakukan penghentian penanganan kasus video porno yang yang diduga melibatkan seorang anggota DPR berinisial KMN.
&amp;nbsp;
&quot;Kita bukan menghentikan. Masih status quo dulu. Kita sampai sekarang itu kan masih stop dulu lah,&quot; kata Ali kepada Okezone di Jakarta, Rabu (20/06/2012).
&amp;nbsp;
Menurut Ali, kelambanan penyelesaian kasus ini disebabkan oleh perbedaan persepsi antara dua tenaga ahli yang digunakan oleh BK untuk meneliti video tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Ini kan dua ahli yang kita panggil satu mengatakan iya benar (pemeran adalah KMN), sedangkan yang satu mengatakan masih 40 persen, sementara yang bersangkutan mengatakan pemeran itu bukan dia. Kita sedang mencari jalan keluar lah,&quot; lanjutnya.
&amp;nbsp;
Kendati demikian, Ali belum dapat memastikan apakah BK akan memanggil seorang ahli lagi untuk meneliti video tersebut. Hal itu akan diputuskan dalam rapat BK yang dilaksanakan pada hari Kamis (21/06/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Apakah kita mau memanggil ahli yang lain lagi, masih belum dipastikan. Semua harus diputuskan dalam rapat dulu. Mungkin besok (hari ini) mau rapat. Tapi nggak tahu jadi apa nggak. Biasanya Kamis selalu rapat,&quot; tutup Ali.</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Badan Kehormatan (BK) DPR, Ali Maschan Moesa, membantah jika memang pihaknya sengaja melakukan penghentian penanganan kasus video porno yang yang diduga melibatkan seorang anggota DPR berinisial KMN.
&amp;nbsp;
&quot;Kita bukan menghentikan. Masih status quo dulu. Kita sampai sekarang itu kan masih stop dulu lah,&quot; kata Ali kepada Okezone di Jakarta, Rabu (20/06/2012).
&amp;nbsp;
Menurut Ali, kelambanan penyelesaian kasus ini disebabkan oleh perbedaan persepsi antara dua tenaga ahli yang digunakan oleh BK untuk meneliti video tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Ini kan dua ahli yang kita panggil satu mengatakan iya benar (pemeran adalah KMN), sedangkan yang satu mengatakan masih 40 persen, sementara yang bersangkutan mengatakan pemeran itu bukan dia. Kita sedang mencari jalan keluar lah,&quot; lanjutnya.
&amp;nbsp;
Kendati demikian, Ali belum dapat memastikan apakah BK akan memanggil seorang ahli lagi untuk meneliti video tersebut. Hal itu akan diputuskan dalam rapat BK yang dilaksanakan pada hari Kamis (21/06/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Apakah kita mau memanggil ahli yang lain lagi, masih belum dipastikan. Semua harus diputuskan dalam rapat dulu. Mungkin besok (hari ini) mau rapat. Tapi nggak tahu jadi apa nggak. Biasanya Kamis selalu rapat,&quot; tutup Ali.</content:encoded></item></channel></rss>
