<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gegana Bali Amankan Tas Diduga Bom</title><description>Petugas Gegana Brimob Polda Bali mengamankan sebuah kopor mencurigakan  yang ditemukan di depan Monumen Bajra Sandi, Lapangan Puputan, Renon,  Denpasar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/23/340/652265/gegana-bali-amankan-tas-diduga-bom</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/23/340/652265/gegana-bali-amankan-tas-diduga-bom"/><item><title>Gegana Bali Amankan Tas Diduga Bom</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/23/340/652265/gegana-bali-amankan-tas-diduga-bom</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/23/340/652265/gegana-bali-amankan-tas-diduga-bom</guid><pubDate>Sabtu 23 Juni 2012 02:14 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/23/340/652265/yfICBWRaM3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/23/340/652265/yfICBWRaM3.jpg</image><title>Ilustrasi (foto: Okezone)</title></images><description>DENPASAR- Petugas Gegana Brimob Polda Bali mengamankan sebuah kopor mencurigakan yang ditemukan di depan Monumen Bajra Sandi, Lapangan Puputan, Renon, Denpasar. Awalnya, benda mencurigakan berupa tas koper, warna hitam merek&amp;nbsp; polo digeletakkan di tanah depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali sekira pukul 16.45 WITA.Benda asing tersebut diketahui pertama kali oleh Wayan Wartika tukang pakir. Karena tak diketahui siapa pemiliknya, saksi pun curiga dengan kopor berukuran&amp;nbsp; 40 cm X 25 cm itu.&amp;rdquo;Petugas menerima laporan ada&amp;nbsp; benda mencurigakan langsung menghubungi Gegana mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,&amp;rdquo; kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol I Wayan Sunartha, Jumat (22/6/2012).Tim Gegana yang datang ke lokasi langsung mengamankan lokasi dan menutup beberapa akses ruas jalan. Setelah mensterikan lokasi, petugas langsung mengevakuasi benda asing tersebut ke lapangan tembak Mako Brimobda Bali di Tohpati Denpasar. &amp;rdquo;Dari deteksi menggunakan X Ray isi dalam kopor tersebut belum terbaca sehingga dibawa ke suatu tempat aman untuk pemeriksaan lebih lanjut,&amp;rdquo; inbuh Sunartha.Namun, Sunartha belum mendapat laporan lebih lanjut isi koper tersebut. &amp;rdquo;Kami belum dapat laporan material kopor itu apakah ada rangkain bahan berbahaya atau tidak, yang pasti petugas sudah melakukan sesuai SOP standar operasional prosedur,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>DENPASAR- Petugas Gegana Brimob Polda Bali mengamankan sebuah kopor mencurigakan yang ditemukan di depan Monumen Bajra Sandi, Lapangan Puputan, Renon, Denpasar. Awalnya, benda mencurigakan berupa tas koper, warna hitam merek&amp;nbsp; polo digeletakkan di tanah depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali sekira pukul 16.45 WITA.Benda asing tersebut diketahui pertama kali oleh Wayan Wartika tukang pakir. Karena tak diketahui siapa pemiliknya, saksi pun curiga dengan kopor berukuran&amp;nbsp; 40 cm X 25 cm itu.&amp;rdquo;Petugas menerima laporan ada&amp;nbsp; benda mencurigakan langsung menghubungi Gegana mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,&amp;rdquo; kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol I Wayan Sunartha, Jumat (22/6/2012).Tim Gegana yang datang ke lokasi langsung mengamankan lokasi dan menutup beberapa akses ruas jalan. Setelah mensterikan lokasi, petugas langsung mengevakuasi benda asing tersebut ke lapangan tembak Mako Brimobda Bali di Tohpati Denpasar. &amp;rdquo;Dari deteksi menggunakan X Ray isi dalam kopor tersebut belum terbaca sehingga dibawa ke suatu tempat aman untuk pemeriksaan lebih lanjut,&amp;rdquo; inbuh Sunartha.Namun, Sunartha belum mendapat laporan lebih lanjut isi koper tersebut. &amp;rdquo;Kami belum dapat laporan material kopor itu apakah ada rangkain bahan berbahaya atau tidak, yang pasti petugas sudah melakukan sesuai SOP standar operasional prosedur,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
