<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Papua Itu kan Rumah SBY Juga&quot;</title><description>Hingga saat ini rangkaian aksi kekerasan masih terus terjadi di Papua.  Pengamat Papua Frans Ansanay mengatakan, kehadiran Presiden Susilo  Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Boediono dapat menjadi &amp;lsquo;obat&amp;rsquo;  bagi kekerasan di bumi Cendrawasih.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/25/337/652947/papua-itu-kan-rumah-sby-juga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/25/337/652947/papua-itu-kan-rumah-sby-juga"/><item><title>&quot;Papua Itu kan Rumah SBY Juga&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/25/337/652947/papua-itu-kan-rumah-sby-juga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/25/337/652947/papua-itu-kan-rumah-sby-juga</guid><pubDate>Senin 25 Juni 2012 08:10 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/25/337/652947/ZybLD9VQip.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/25/337/652947/ZybLD9VQip.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Hingga saat ini rangkaian aksi kekerasan masih terus terjadi di Papua. Pengamat Papua Frans Ansanay mengatakan, kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Boediono dapat menjadi &amp;lsquo;obat&amp;rsquo; bagi kekerasan di bumi Cendrawasih.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dulu gempa bumi, Presiden berkantor di Jogja. Papua itukan rumah SBY juga. Supaya SBY dan Boediono dapat mendengar langsung, dari tokoh masyarakat,&amp;rdquo; kata Frans, saat berbincang dengan Okezone, Senin (25/6/2012).
&amp;nbsp;
Lebih lanjut Frans mengatakan, kalau SBY berkantor di Papua masyarakat Papua merasa tidak dibedakan dengan masyarakat daerah lainnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Masyarakat di Papua mengingkan agar tidak dibedakan dan dapat hidup layak di tanah sendiri. Karena yang mengetahui tanah Papua, orang Papua sendiri,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Saat ini apa yang dirasakan di Papua, lanjut Frans, orang Papua lebih terpuruk dari pendatang di negeri Papua. &amp;ldquo;Segera renovasi otsus (otonomi khusus), dan setarakan masyarakat Papua dengan masyarakat di laur Papua,&amp;rdquo; tukasnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Hingga saat ini rangkaian aksi kekerasan masih terus terjadi di Papua. Pengamat Papua Frans Ansanay mengatakan, kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Boediono dapat menjadi &amp;lsquo;obat&amp;rsquo; bagi kekerasan di bumi Cendrawasih.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dulu gempa bumi, Presiden berkantor di Jogja. Papua itukan rumah SBY juga. Supaya SBY dan Boediono dapat mendengar langsung, dari tokoh masyarakat,&amp;rdquo; kata Frans, saat berbincang dengan Okezone, Senin (25/6/2012).
&amp;nbsp;
Lebih lanjut Frans mengatakan, kalau SBY berkantor di Papua masyarakat Papua merasa tidak dibedakan dengan masyarakat daerah lainnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Masyarakat di Papua mengingkan agar tidak dibedakan dan dapat hidup layak di tanah sendiri. Karena yang mengetahui tanah Papua, orang Papua sendiri,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Saat ini apa yang dirasakan di Papua, lanjut Frans, orang Papua lebih terpuruk dari pendatang di negeri Papua. &amp;ldquo;Segera renovasi otsus (otonomi khusus), dan setarakan masyarakat Papua dengan masyarakat di laur Papua,&amp;rdquo; tukasnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
