<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kontras minta Presiden evaluasi TNI/Polri di Papua</title><description>Penambahan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri di Papua  dianggap tidak membuat situasi menjadi aman. Sebaliknya, keberadaan  pasukan bersenjata itu membuat takut dan trauma rakyat Papua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/27/448/654672/kontras-minta-presiden-evaluasi-tni-polri-di-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/27/448/654672/kontras-minta-presiden-evaluasi-tni-polri-di-papua"/><item><title>Kontras minta Presiden evaluasi TNI/Polri di Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/27/448/654672/kontras-minta-presiden-evaluasi-tni-polri-di-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/27/448/654672/kontras-minta-presiden-evaluasi-tni-polri-di-papua</guid><pubDate>Rabu 27 Juni 2012 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Slamet Riadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/27/448/654672/Jnf52AGLNE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (dok:Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/27/448/654672/Jnf52AGLNE.jpg</image><title>Ilustrasi (dok:Istimewa)</title></images><description>Sindonews.com - Penambahan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri di Papua dianggap tidak membuat situasi menjadi aman. Sebaliknya, keberadaan pasukan bersenjata itu membuat takut dan trauma rakyat Papua. &quot;Bertambahnya pasukan TNI dan Polri, sama dengan menambahnya kekerasan di Papua. Penambahan pasukan TNI dan Polri tidak ada signifikansi mencegah atau memberikan rasa aman bagi Papua,&quot; ujar Koordinator Kontras Haris Azhar di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (27/6/2012). Haris menjelaskan, akan menjadi sangat tidak logis menambah jumlah pasukan ke Papua. Selain itu DPR harus membuat rekomendasi supaya aparat di sana dievaluasi.&quot;Kami minta DPR membuat rekomendasi ke Presiden supaya Presiden dapat mengevaluasi keberadaan, sistem, maupun kinerja TNI dan Polri di sana,&quot; terangnya. Haris berharap, DPR bisa memberikan solusi konkret dalam upaya pengusutan sejumlah kekerasan di Papua, khususnya yang termasuk pelanggaran HAM. &quot;DPR harus membantu dan melakukan tekanan, akses tim komisi ini untuk membantu mengetahui apa penyebabnya,&quot; pungkasnya. (san)</description><content:encoded>Sindonews.com - Penambahan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri di Papua dianggap tidak membuat situasi menjadi aman. Sebaliknya, keberadaan pasukan bersenjata itu membuat takut dan trauma rakyat Papua. &quot;Bertambahnya pasukan TNI dan Polri, sama dengan menambahnya kekerasan di Papua. Penambahan pasukan TNI dan Polri tidak ada signifikansi mencegah atau memberikan rasa aman bagi Papua,&quot; ujar Koordinator Kontras Haris Azhar di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (27/6/2012). Haris menjelaskan, akan menjadi sangat tidak logis menambah jumlah pasukan ke Papua. Selain itu DPR harus membuat rekomendasi supaya aparat di sana dievaluasi.&quot;Kami minta DPR membuat rekomendasi ke Presiden supaya Presiden dapat mengevaluasi keberadaan, sistem, maupun kinerja TNI dan Polri di sana,&quot; terangnya. Haris berharap, DPR bisa memberikan solusi konkret dalam upaya pengusutan sejumlah kekerasan di Papua, khususnya yang termasuk pelanggaran HAM. &quot;DPR harus membantu dan melakukan tekanan, akses tim komisi ini untuk membantu mengetahui apa penyebabnya,&quot; pungkasnya. (san)</content:encoded></item></channel></rss>
