<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tangkap Pemukul Mantan Gubernur Aceh</title><description>Kapolri Jendral Pol Timur Pradopo mengatakan, pihaknya sudah berhasil menangkap pelaku pemukulan terhadap mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. Pelaku ditangkap aparat di Kota Banda Aceh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/28/340/655489/polisi-tangkap-pemukul-mantan-gubernur-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/28/340/655489/polisi-tangkap-pemukul-mantan-gubernur-aceh"/><item><title>Polisi Tangkap Pemukul Mantan Gubernur Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/28/340/655489/polisi-tangkap-pemukul-mantan-gubernur-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/28/340/655489/polisi-tangkap-pemukul-mantan-gubernur-aceh</guid><pubDate>Kamis 28 Juni 2012 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jendral Pol Timur Pradopo mengatakan, pihaknya sudah berhasil menangkap pelaku pemukulan terhadap mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. Pelaku ditangkap aparat di Kota Banda Aceh.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang terakhir yang pasca-pelantikan. Sudah ditangkap, dikembangkan,&quot; kata Kapolri di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2012).
&amp;nbsp;
Mantan Kapolda Metro Jaya ini menambahkan, hingga saat ini belum diketahui motif aksi pemukulan tersebut. &quot;Sekali lagi masih dalam kembangkan dan penyidikan. Satu sudah ditangkap dan dalam pengembangan,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya Polda Aceh membentuk tim khusus untuk mengusut tiga kasus yang terjadi menjelang dan usai pelantikan gubernur-wakil gubernur Aceh, Zaini Abdullah-Muzakkir Manaf.
&amp;nbsp;
Ketiga kasus itu, yakni penyerangan rumah bekas Menteri Pertahanan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Zakaria Saman, pemukulan Irwandi Yusuf, dan penembakan terhadap Satgas Partai Aceh di Aceh Besar.
&amp;nbsp;
&quot;Tim sudah terbentuk. Tim yang diterjunkan sinergitas, ada dari Inafis, laboratorium forensik, dan penegak hukum,&quot; kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Gustav Leo, di Mapolresta Banda Aceh, Selasa 26 Juni lalu.
&amp;nbsp;
Anggota tim itu bukan hanya dari Polda Aceh, namun melibatkan personel Polresta Banda Aceh, serta bantuan operasional dari Mabes Polri.</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jendral Pol Timur Pradopo mengatakan, pihaknya sudah berhasil menangkap pelaku pemukulan terhadap mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. Pelaku ditangkap aparat di Kota Banda Aceh.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang terakhir yang pasca-pelantikan. Sudah ditangkap, dikembangkan,&quot; kata Kapolri di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2012).
&amp;nbsp;
Mantan Kapolda Metro Jaya ini menambahkan, hingga saat ini belum diketahui motif aksi pemukulan tersebut. &quot;Sekali lagi masih dalam kembangkan dan penyidikan. Satu sudah ditangkap dan dalam pengembangan,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya Polda Aceh membentuk tim khusus untuk mengusut tiga kasus yang terjadi menjelang dan usai pelantikan gubernur-wakil gubernur Aceh, Zaini Abdullah-Muzakkir Manaf.
&amp;nbsp;
Ketiga kasus itu, yakni penyerangan rumah bekas Menteri Pertahanan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Zakaria Saman, pemukulan Irwandi Yusuf, dan penembakan terhadap Satgas Partai Aceh di Aceh Besar.
&amp;nbsp;
&quot;Tim sudah terbentuk. Tim yang diterjunkan sinergitas, ada dari Inafis, laboratorium forensik, dan penegak hukum,&quot; kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Gustav Leo, di Mapolresta Banda Aceh, Selasa 26 Juni lalu.
&amp;nbsp;
Anggota tim itu bukan hanya dari Polda Aceh, namun melibatkan personel Polresta Banda Aceh, serta bantuan operasional dari Mabes Polri.</content:encoded></item></channel></rss>
