<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sangat Disayangkan Pengadaan Alquran Dikorupsi</title><description>Menurutnya, tidak sepatutnya korupsi dilakukan di lingkup Kementrian  Agama, terlebih ketika memanfaatkan anggaran pengadaan Alquran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/29/339/656231/sangat-disayangkan-pengadaan-alquran-dikorupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/29/339/656231/sangat-disayangkan-pengadaan-alquran-dikorupsi"/><item><title>Sangat Disayangkan Pengadaan Alquran Dikorupsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/29/339/656231/sangat-disayangkan-pengadaan-alquran-dikorupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/29/339/656231/sangat-disayangkan-pengadaan-alquran-dikorupsi</guid><pubDate>Jum'at 29 Juni 2012 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/29/339/656231/r1KDtDoPfT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tersangka korupsi Zulkarnaen Djabar (foto: dok MPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/29/339/656231/r1KDtDoPfT.jpg</image><title>Tersangka korupsi Zulkarnaen Djabar (foto: dok MPR)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR, Ingrid Kansil menyayangkan adanya korupsi di Kementrian Agama. Menurutnya, tidak sepatutnya korupsi dilakukan di lingkup Kementrian Agama, terlebih ketika memanfaatkan anggaran pengadaan Alquran.&quot;Mengapa Alquran yang sedemikian sucinya, mampu untuk dibuat trik korupsi sedemikian. Tentunya saya secara pribadi amat menyesalkan kejadian ini,&quot; jelasnya kepada wartawan di DPR, Jakarta, Jumat (29/06/2012).Ingrid menyarankan agar pihak yang terlibat, baik tersangka&amp;nbsp; Zulkarnaen Djabar (ZD) maupun oknum di Kementerian Agama mampu bersikap proaktif dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menguak kasus tersebut.&quot;Khusus terkait dengan tersangka, tentunya kami di Komisi VIII berharap rekan DPR Komisi VIII atau pejabat Kementrian Agama yang juga sudah ditetapkan KPK ini dapat kooperatif. Karena beliau-beliau ini punya citra sendiri di masyarakat, dan kita tetap memakai azas praduga tak bersalah sehingga penyelesaian masalah lebih objektif,&quot; paparnya.Politikus Partai Demokrat ini juga menyampaikan dukungan&amp;nbsp; upaya penetapan tersangka terhadap Zulkarnaen. &quot;Saya menghormati penetapan yang dilakukan oleh KPK. Karena penetapan ini tentunya berdasar atas bukti temuan keterlibatan beliau dalam pengadaan Alqur'an,&quot; terangnya.Perempuan yang dulunya menggeluti dunia hiburan ini berharap agar KPK segera mengusut dan menentukan siapa-siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.&quot;Dari segi penegakan hukum tentunya kita semua ingin kasus pengadaan Alquran segera ditemukan sumber penyelewengan dan pelaku korupsinya. Diharapkan masalah ini terang benderang,&amp;nbsp; untuk mengungkap aktor di balik korupsi pengadaan Alquran,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR, Ingrid Kansil menyayangkan adanya korupsi di Kementrian Agama. Menurutnya, tidak sepatutnya korupsi dilakukan di lingkup Kementrian Agama, terlebih ketika memanfaatkan anggaran pengadaan Alquran.&quot;Mengapa Alquran yang sedemikian sucinya, mampu untuk dibuat trik korupsi sedemikian. Tentunya saya secara pribadi amat menyesalkan kejadian ini,&quot; jelasnya kepada wartawan di DPR, Jakarta, Jumat (29/06/2012).Ingrid menyarankan agar pihak yang terlibat, baik tersangka&amp;nbsp; Zulkarnaen Djabar (ZD) maupun oknum di Kementerian Agama mampu bersikap proaktif dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menguak kasus tersebut.&quot;Khusus terkait dengan tersangka, tentunya kami di Komisi VIII berharap rekan DPR Komisi VIII atau pejabat Kementrian Agama yang juga sudah ditetapkan KPK ini dapat kooperatif. Karena beliau-beliau ini punya citra sendiri di masyarakat, dan kita tetap memakai azas praduga tak bersalah sehingga penyelesaian masalah lebih objektif,&quot; paparnya.Politikus Partai Demokrat ini juga menyampaikan dukungan&amp;nbsp; upaya penetapan tersangka terhadap Zulkarnaen. &quot;Saya menghormati penetapan yang dilakukan oleh KPK. Karena penetapan ini tentunya berdasar atas bukti temuan keterlibatan beliau dalam pengadaan Alqur'an,&quot; terangnya.Perempuan yang dulunya menggeluti dunia hiburan ini berharap agar KPK segera mengusut dan menentukan siapa-siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.&quot;Dari segi penegakan hukum tentunya kita semua ingin kasus pengadaan Alquran segera ditemukan sumber penyelewengan dan pelaku korupsinya. Diharapkan masalah ini terang benderang,&amp;nbsp; untuk mengungkap aktor di balik korupsi pengadaan Alquran,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
