<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>China Siagakan Patroli Siap Tempur di Laut China Selatan</title><description>China telah menyiagakan sebuah sistem patroli siap tempur di beberapa  daerah di kawasan sengketa Laut China Selatan. Bagi Beijing, langkah  terbaru ini merupakan persiapan dalam menghadapi tindakan provokasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/29/413/655926/china-siagakan-patroli-siap-tempur-di-laut-china-selatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/29/413/655926/china-siagakan-patroli-siap-tempur-di-laut-china-selatan"/><item><title>China Siagakan Patroli Siap Tempur di Laut China Selatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/29/413/655926/china-siagakan-patroli-siap-tempur-di-laut-china-selatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/29/413/655926/china-siagakan-patroli-siap-tempur-di-laut-china-selatan</guid><pubDate>Jum'at 29 Juni 2012 12:15 WIB</pubDate><dc:creator>Khairisa Ferida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/29/413/655926/fK4SslESq4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AL China (Foto: Wired)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/29/413/655926/fK4SslESq4.jpg</image><title>AL China (Foto: Wired)</title></images><description>BEIJING - China telah menyiagakan sebuah sistem patroli siap tempur di beberapa daerah di kawasan sengketa Laut China Selatan. Bagi Beijing, langkah terbaru ini merupakan persiapan dalam menghadapi tindakan provokasi.&quot;Dalam kebutuhan untuk melindungi kedaulatan nasional, keamanan dan kepentingan pembangunan, militer China telah melakukan upaya normal yakni menyiagakan sebuah sistem patroli siap tempur yang berada di pengawasan kami,&quot; ujar Juru bicara Kementerian Pertahanan China Geng Yansheng, yang dilansir Reuters, Jumat, (29/6/2012).Geng menjelaskan langkah tersebut ditempuh Beijing sebagai respon atas patroli udara Vietnam di Kepulauan Spratly.&quot;China dengan tegas akan menentang setiap aksi militer yang provokatif di wilayah tersebut,&quot; tutur Geng.Pada Selasa 26 Juni lalu sebuah perusahaan negara milik China China National Offshore Oil Corporation (Cnooc) mengumumkan, pihaknya akan melakukan eksplorasi sumber daya alam di wilayah sengketa yang berdekatan dengan Vietnam. Kabar ini pun telah meningkatkan ketegangan antar kedua negara.Sengketa wilayah di Laut China Selatan diketahui melibatkan sejumlah negara seperti China, Vietnam, Filipina, Taiwan, Brunei Darussalam dan Malaysia. Namun, selama ini China dilaporkan menjadi pihak yang paling agresif dalam mengklaim wilayah tersebut.Menurut Filipina, klaim Negeri Tirai Bambu itu atas wilayah Laut China Selatan bahkan terus meluas hingga mendekati perairannya.</description><content:encoded>BEIJING - China telah menyiagakan sebuah sistem patroli siap tempur di beberapa daerah di kawasan sengketa Laut China Selatan. Bagi Beijing, langkah terbaru ini merupakan persiapan dalam menghadapi tindakan provokasi.&quot;Dalam kebutuhan untuk melindungi kedaulatan nasional, keamanan dan kepentingan pembangunan, militer China telah melakukan upaya normal yakni menyiagakan sebuah sistem patroli siap tempur yang berada di pengawasan kami,&quot; ujar Juru bicara Kementerian Pertahanan China Geng Yansheng, yang dilansir Reuters, Jumat, (29/6/2012).Geng menjelaskan langkah tersebut ditempuh Beijing sebagai respon atas patroli udara Vietnam di Kepulauan Spratly.&quot;China dengan tegas akan menentang setiap aksi militer yang provokatif di wilayah tersebut,&quot; tutur Geng.Pada Selasa 26 Juni lalu sebuah perusahaan negara milik China China National Offshore Oil Corporation (Cnooc) mengumumkan, pihaknya akan melakukan eksplorasi sumber daya alam di wilayah sengketa yang berdekatan dengan Vietnam. Kabar ini pun telah meningkatkan ketegangan antar kedua negara.Sengketa wilayah di Laut China Selatan diketahui melibatkan sejumlah negara seperti China, Vietnam, Filipina, Taiwan, Brunei Darussalam dan Malaysia. Namun, selama ini China dilaporkan menjadi pihak yang paling agresif dalam mengklaim wilayah tersebut.Menurut Filipina, klaim Negeri Tirai Bambu itu atas wilayah Laut China Selatan bahkan terus meluas hingga mendekati perairannya.</content:encoded></item></channel></rss>
