<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengumpulan Koin Buat KPK Terlalu Lebay</title><description>Ketua Gerkan Indonesia Bersih,&amp;nbsp; Adhie Masardi, menilai pengumpulan dana  untuk pembangunan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang  dilakukan Koalisi Masyarakat Sipil, terlalu berlebihan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/30/339/656496/pengumpulan-koin-buat-kpk-terlalu-lebay</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/30/339/656496/pengumpulan-koin-buat-kpk-terlalu-lebay"/><item><title>Pengumpulan Koin Buat KPK Terlalu Lebay</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/30/339/656496/pengumpulan-koin-buat-kpk-terlalu-lebay</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/30/339/656496/pengumpulan-koin-buat-kpk-terlalu-lebay</guid><pubDate>Sabtu 30 Juni 2012 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Catur Nugroho Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/30/339/656496/d4APBfsg4g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/30/339/656496/d4APBfsg4g.jpg</image><title>(Foto: dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Gerkan Indonesia Bersih,&amp;nbsp; Adhie Masardi, menilai pengumpulan dana untuk pembangunan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilakukan Koalisi Masyarakat Sipil, terlalu berlebihan.&quot;Pembangunan gedung KPK yang baru ada caranya dan sudah diatur melalui ketatanegaraan serta tertib administrasi,&quot; kata Adhie, saat Diskusi Polemik Sindo Radio, di Warung Daun Cikini, Sabtu (30/6/2012).Menurutnya, jika prosedur yang sudah diatur dalam ketatatnegaraan dan tertib administrasi itu disalahi itu merupakan suatu tindak pidana korupsi.&amp;nbsp; &quot;Begini toh, kita kan sudah memiliki aturan tentang anggaran, jadi jangan dilanggar,&quot;&amp;nbsp; jelasnya.Kata dia, KPK jangan mengeluhkan masalah pembangunan gedung baru kepada publik. Semestinya yang harus dikeluhkan itu jika kesulitan membongkar suatu tindakan korupsi.&quot;Kalau itu yang dikeluhkan apa bedanya KPK dengan lembaga lainnya.&amp;nbsp; KPK harus menunjukkan kualitasnya dulu,&quot; terangnya.Hal yang berbeda diucapkan Koalisi Masyarakat Sipil, Asep Iriawan, menjelaskan tidak disetujuinya pembangunan gedung KPK, berarti ada pelemahan terhadap KPK dalam pemberantasan korupsi.&quot;KPK ibarat anjing sebagai penjaga rumah, di saat sudah bisa menjaga rumah. Langsung di makan oleh pemiliknya,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Gerkan Indonesia Bersih,&amp;nbsp; Adhie Masardi, menilai pengumpulan dana untuk pembangunan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilakukan Koalisi Masyarakat Sipil, terlalu berlebihan.&quot;Pembangunan gedung KPK yang baru ada caranya dan sudah diatur melalui ketatanegaraan serta tertib administrasi,&quot; kata Adhie, saat Diskusi Polemik Sindo Radio, di Warung Daun Cikini, Sabtu (30/6/2012).Menurutnya, jika prosedur yang sudah diatur dalam ketatatnegaraan dan tertib administrasi itu disalahi itu merupakan suatu tindak pidana korupsi.&amp;nbsp; &quot;Begini toh, kita kan sudah memiliki aturan tentang anggaran, jadi jangan dilanggar,&quot;&amp;nbsp; jelasnya.Kata dia, KPK jangan mengeluhkan masalah pembangunan gedung baru kepada publik. Semestinya yang harus dikeluhkan itu jika kesulitan membongkar suatu tindakan korupsi.&quot;Kalau itu yang dikeluhkan apa bedanya KPK dengan lembaga lainnya.&amp;nbsp; KPK harus menunjukkan kualitasnya dulu,&quot; terangnya.Hal yang berbeda diucapkan Koalisi Masyarakat Sipil, Asep Iriawan, menjelaskan tidak disetujuinya pembangunan gedung KPK, berarti ada pelemahan terhadap KPK dalam pemberantasan korupsi.&quot;KPK ibarat anjing sebagai penjaga rumah, di saat sudah bisa menjaga rumah. Langsung di makan oleh pemiliknya,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
