<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HUT OPM, 1 orang diamankan</title><description>HUT OPM, 650 aparat kemanan dikerahkan untuk mengamankan Kabupaten  Jayapura guna menetralisir keamanan di Sentani sehingga masyarakat bisa  beraktivitas seperti sebelum-sebelumnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/07/01/448/656823/hut-opm-1-orang-diamankan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/07/01/448/656823/hut-opm-1-orang-diamankan"/><item><title>HUT OPM, 1 orang diamankan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/07/01/448/656823/hut-opm-1-orang-diamankan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/07/01/448/656823/hut-opm-1-orang-diamankan</guid><pubDate>Minggu 01 Juli 2012 13:59 WIB</pubDate><dc:creator>Herawati (Sindo Radio)</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/01/448/656823/zQub1zgQXB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/01/448/656823/zQub1zgQXB.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>Sindonews.com - Sentani, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)  TPN/OPM ke-41 yang jatuh hari ini, mendapat mengawalan yang cukup ketat  dari aparat gabungan yaitu anggota Polres Jayapura yang dibantu Polsek  Sentani Kota, Polsek Sentani Timur, dan Polsek Sentani Barat. Selain itu  Anggota Batalyon 751/BS juga turut membantu Kepolisian dengan  mengerahkan anggotanya tiga SSK yang dibagi di beberapa titik dari Jayapura  hingga Sentani.  Kapolres Jayapura AKBP Anthonius Wantri Yulianto membenarkan hal  tersebut. &quot;Kali ini 650 anggota dikerahkan untuk mengamankan Kabupaten  Jayapura guna menetralisir keamanan di Sentani sehingga masyarakat bisa  beraktivitas seperti sebelum-sebelumnya,&quot; ungkapnya, Jayapura, Minggu (1/7/2012).  Selain itu, sejak semalam seluruh aparat TNI dan Polri bersiaga satu.  Anggota Polres Jayapura, Polsek Sentani Kota, dan Polsek Sentani Timur,  yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jayapura AKBP Anthonius Wantri  Yulianto langsung mengadakan sweeping di Sentani Timur, dan Sentani  Kota.  Hasilnya, satu senjata rakitan milik warga Genyem diamankan. Namun  dengan alasan senjata tersebut digunakan untuk berburu, maka pemilik  dilepas. Berbeda dengan Elyas Tamaka SH, warga Boven Digoel terpaksa  diamankan di Polsek Sentani Kota, akibat ketangkap basah membawa  file-file yang berisi dokumen-dokumen Bendera Bintang Kejora.  Dari hasil sweeping yang memakan waktu dua jam lamanya, sejak pukul  20.00-22.00 WIT. Aparat kepolisian banyak menemukan senjata tajam dan  minuman beralkohol milik warga yang menggunakan kendaraan roda empat dan  roda dua.  Kota Sentani saat itu menjadi tegang, warga juga lebih memilih tidak  beraktivitas di malam hari, karena tahun-tahun sebelumnya setiap hari  peringatan baik 1 juli maupun 1 Desember pasti ada kejadian yang tidak  diinginkan. Namun kali ini keadaan Kota Sentani aman terkendali di bawah  pengamanan yang ketat dari aparat.  Namun berbeda di Kabupaten Keerom, satu orang dinyatakan tewas akibat  terkena timah panas dari sekelompok sipil bersenjata. belum diketahui  motifnya, namun korban bernama Yohanes seorang Kepala Desa Sawitani  ditembak kurang lebih 600 Meter dari Sawitani ke arah Kali UB pada pukul  08.25 WIT tadi pagi.  10 menit sebelumnya, anggota linud yonif 431/Kariango-Makassar juga  dibrondong peluru di lokasi yang sama dengan korban penembakan. Anggota  tersebut, yang dipimpin langsung oleh Letkol Inf Indarto mengadakan  patroli seperti biasanya dari Wembi yang rencananya akan menuju pos  Kotis, namun sesampai di lokasi merekapun dihadang. Hasilnya, saling  tembakpun terjadi antara anggota yonif 431 dan kelompok tak dikenal dan  beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.  Tadi malam juga kejadian sama juga terjadi, di tikungan Gereja Katolik  Maranatha Abepantai Distrik Abepura. Saat Anggota Polisi melakukan  patroli di sekitar lokasi tersebut, namun tiba-tiba ada dua orang yang  membuang oli di sepanjang jalan utama sehingga anggotapun berhenti.  Beberapa menit kemudian suara tembakan mengarah ke anggota,  pengejaranpun dilakukan pukul 01.00 WIT, dini hari. Namun pelaku tidak  ditemukan.</description><content:encoded>Sindonews.com - Sentani, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)  TPN/OPM ke-41 yang jatuh hari ini, mendapat mengawalan yang cukup ketat  dari aparat gabungan yaitu anggota Polres Jayapura yang dibantu Polsek  Sentani Kota, Polsek Sentani Timur, dan Polsek Sentani Barat. Selain itu  Anggota Batalyon 751/BS juga turut membantu Kepolisian dengan  mengerahkan anggotanya tiga SSK yang dibagi di beberapa titik dari Jayapura  hingga Sentani.  Kapolres Jayapura AKBP Anthonius Wantri Yulianto membenarkan hal  tersebut. &quot;Kali ini 650 anggota dikerahkan untuk mengamankan Kabupaten  Jayapura guna menetralisir keamanan di Sentani sehingga masyarakat bisa  beraktivitas seperti sebelum-sebelumnya,&quot; ungkapnya, Jayapura, Minggu (1/7/2012).  Selain itu, sejak semalam seluruh aparat TNI dan Polri bersiaga satu.  Anggota Polres Jayapura, Polsek Sentani Kota, dan Polsek Sentani Timur,  yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jayapura AKBP Anthonius Wantri  Yulianto langsung mengadakan sweeping di Sentani Timur, dan Sentani  Kota.  Hasilnya, satu senjata rakitan milik warga Genyem diamankan. Namun  dengan alasan senjata tersebut digunakan untuk berburu, maka pemilik  dilepas. Berbeda dengan Elyas Tamaka SH, warga Boven Digoel terpaksa  diamankan di Polsek Sentani Kota, akibat ketangkap basah membawa  file-file yang berisi dokumen-dokumen Bendera Bintang Kejora.  Dari hasil sweeping yang memakan waktu dua jam lamanya, sejak pukul  20.00-22.00 WIT. Aparat kepolisian banyak menemukan senjata tajam dan  minuman beralkohol milik warga yang menggunakan kendaraan roda empat dan  roda dua.  Kota Sentani saat itu menjadi tegang, warga juga lebih memilih tidak  beraktivitas di malam hari, karena tahun-tahun sebelumnya setiap hari  peringatan baik 1 juli maupun 1 Desember pasti ada kejadian yang tidak  diinginkan. Namun kali ini keadaan Kota Sentani aman terkendali di bawah  pengamanan yang ketat dari aparat.  Namun berbeda di Kabupaten Keerom, satu orang dinyatakan tewas akibat  terkena timah panas dari sekelompok sipil bersenjata. belum diketahui  motifnya, namun korban bernama Yohanes seorang Kepala Desa Sawitani  ditembak kurang lebih 600 Meter dari Sawitani ke arah Kali UB pada pukul  08.25 WIT tadi pagi.  10 menit sebelumnya, anggota linud yonif 431/Kariango-Makassar juga  dibrondong peluru di lokasi yang sama dengan korban penembakan. Anggota  tersebut, yang dipimpin langsung oleh Letkol Inf Indarto mengadakan  patroli seperti biasanya dari Wembi yang rencananya akan menuju pos  Kotis, namun sesampai di lokasi merekapun dihadang. Hasilnya, saling  tembakpun terjadi antara anggota yonif 431 dan kelompok tak dikenal dan  beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.  Tadi malam juga kejadian sama juga terjadi, di tikungan Gereja Katolik  Maranatha Abepantai Distrik Abepura. Saat Anggota Polisi melakukan  patroli di sekitar lokasi tersebut, namun tiba-tiba ada dua orang yang  membuang oli di sepanjang jalan utama sehingga anggotapun berhenti.  Beberapa menit kemudian suara tembakan mengarah ke anggota,  pengejaranpun dilakukan pukul 01.00 WIT, dini hari. Namun pelaku tidak  ditemukan.</content:encoded></item></channel></rss>
