<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ruhut: Nama Ical Tak Menjual </title><description>Politisi Demokrat Ruhut Sitompul menilai nama Ketua Umum Partai Golkar  Aburizal Bakrie tak menjual.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/07/09/339/660543/ruhut-nama-ical-tak-menjual</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/07/09/339/660543/ruhut-nama-ical-tak-menjual"/><item><title>Ruhut: Nama Ical Tak Menjual </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/07/09/339/660543/ruhut-nama-ical-tak-menjual</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/07/09/339/660543/ruhut-nama-ical-tak-menjual</guid><pubDate>Senin 09 Juli 2012 08:43 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/09/339/660543/9F5ZgKipSL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aburizal Bakrie (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/09/339/660543/9F5ZgKipSL.jpg</image><title>Aburizal Bakrie (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA- Politisi Demokrat Ruhut Sitompul menilai nama Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tak menjual. Pernyataan itu menyusul hasil Saiful Mujani Research &amp;amp; Consulting (SMRC) yang menyatakan nama Ical sapaan dari Aburizal Bakrie yang kalah popular dibandingkan dengan calon presiden lainnya.&amp;ldquo;Merujuk hasil polling kemarin, kita bisa lihat nama-nama yang dijual, termasuk Ical yang di bawah 10 persen. Artinya, nama itu tidak menjual,&amp;rdquo; kata Ruhut kepada Okezone, Senin (9/7/2012).Ruhut juga berpesan kepada Ical untuk memperbaiki nasib korban lumpur Lapindo sebelum mencalonkan diri sebagai presiden. &amp;nbsp;Dia juga meminta kepada Ical untuk memperhatikan Hari Suwandi, salah seorang warga Porong yang melakukan aksi jalan kaki Sidoarjo-Jakarta untuk menuntut ganti-rugi. Hari telah tiba di Jakarta untuk menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. &amp;ldquo;Inilah bedanya partai kami, Partai Demokrat dengan Partai Golkar. Katanya suara Golkar suara rakyat, apakah Hari bukan rakyat?&amp;rdquo; tanya Ruhut.&amp;nbsp;Ruhut juga memberi dukungan dan semangat kepada Hari untuk terus melanjutkan perjuanganya.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Untuk Hari maju terus,&amp;rdquo; tegas Ruhut.&amp;nbsp; Seperti diberitakan sebelumnya, Hari tiba di Jakarta pada Minggu 8 Juli 2012 sekira pukul 09.00 WIB. Dia langsung menuju Kantor Kontras di Jalan Borobudur, Cikini, Jakarta Pusat.</description><content:encoded>JAKARTA- Politisi Demokrat Ruhut Sitompul menilai nama Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tak menjual. Pernyataan itu menyusul hasil Saiful Mujani Research &amp;amp; Consulting (SMRC) yang menyatakan nama Ical sapaan dari Aburizal Bakrie yang kalah popular dibandingkan dengan calon presiden lainnya.&amp;ldquo;Merujuk hasil polling kemarin, kita bisa lihat nama-nama yang dijual, termasuk Ical yang di bawah 10 persen. Artinya, nama itu tidak menjual,&amp;rdquo; kata Ruhut kepada Okezone, Senin (9/7/2012).Ruhut juga berpesan kepada Ical untuk memperbaiki nasib korban lumpur Lapindo sebelum mencalonkan diri sebagai presiden. &amp;nbsp;Dia juga meminta kepada Ical untuk memperhatikan Hari Suwandi, salah seorang warga Porong yang melakukan aksi jalan kaki Sidoarjo-Jakarta untuk menuntut ganti-rugi. Hari telah tiba di Jakarta untuk menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. &amp;ldquo;Inilah bedanya partai kami, Partai Demokrat dengan Partai Golkar. Katanya suara Golkar suara rakyat, apakah Hari bukan rakyat?&amp;rdquo; tanya Ruhut.&amp;nbsp;Ruhut juga memberi dukungan dan semangat kepada Hari untuk terus melanjutkan perjuanganya.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Untuk Hari maju terus,&amp;rdquo; tegas Ruhut.&amp;nbsp; Seperti diberitakan sebelumnya, Hari tiba di Jakarta pada Minggu 8 Juli 2012 sekira pukul 09.00 WIB. Dia langsung menuju Kantor Kontras di Jalan Borobudur, Cikini, Jakarta Pusat.</content:encoded></item></channel></rss>
