<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Efek Samping Jatuh Cinta yang Rugikan Kesehatan</title><description>Jatuh cinta tak sekedar masalah hati saja.  Menjalin hubungan asmara dengan  seseorang juga bisa memberikan efek positif dan  negatif bagi kesehatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/07/19/486/665818/efek-samping-jatuh-cinta-yang-rugikan-kesehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/07/19/486/665818/efek-samping-jatuh-cinta-yang-rugikan-kesehatan"/><item><title>Efek Samping Jatuh Cinta yang Rugikan Kesehatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/07/19/486/665818/efek-samping-jatuh-cinta-yang-rugikan-kesehatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/07/19/486/665818/efek-samping-jatuh-cinta-yang-rugikan-kesehatan</guid><pubDate>Kamis 19 Juli 2012 19:28 WIB</pubDate><dc:creator>Ina Naulanifa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/19/486/665818/oLHSEaiO6P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasangan yang sedang jatuh cinta (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/19/486/665818/oLHSEaiO6P.jpg</image><title>Pasangan yang sedang jatuh cinta (Foto: Corbis)</title></images><description>JATUH cinta tak sekedar masalah hati saja.  Menjalin hubungan asmara dengan seseorang juga bisa memberikan efek positif dan  negatif bagi kesehatan.
&amp;nbsp;
Ibarat sebuah lagu, jatuh cinta  berjuta rasanya. Jatuh cinta memang menyenangkan, apalagi ketika cinta yang  dimiliki bersambut baik. Namun di balik keceriaan dan indahnya jatuh cinta,  ternyata terselip efek negatif yang dapat merugikan kesehatan.
&amp;nbsp;
Berikut ini beberapa efek buruk  dari jatuh cinta, seperti yang dilansir Healthmad.
&amp;nbsp;
Tidak bisa  tidur
&amp;nbsp;
Saat jatuh cinta, tak jarang dari  Anda yang mengalami sulit tidur. Hal ini dikarenakan produksi hormon dopamin dan  norepinefrin yang terlalu banyak. Itulah sebabnya Anda memiliki banyak energi,  tidak bisa tidur selama berhari-hari dan wajah jadi merah  merona.
&amp;nbsp;
Tidak bisa  makan
&amp;nbsp;
Dalam beberapa kasus, jatuh cinta  justru bisa berbahaya. Misalnya, ketika seseorang memasuki fase  limerence yang artinya tergila-gila.  Saat mengalami limerence, seseorang menjadi obsesif, mengganggu, sulit  makan, serta melupakan  pekerjaan, teman, keluarga bahkan tanggung jawab pada dirinya  sendiri.
&amp;nbsp;
Tidak dapat  berkonsentrasi
&amp;nbsp;
Saat sedang jatuh cinta,  seseorang akan sulit berkonsentrasi dan tidak bisa memikirkan apa  pun  selain orang yang dicintainya. Hal ini merupakan akibat dari hormon dopamin yang  membuat orang menjadi obsesif.
&amp;nbsp;
Tekanan pada  dada
&amp;nbsp;
Menurut Dr. Helen Fisher, ilmuwan  dari Rutgers University, Amerika, ketika seseorang merasakan tekanan pada dada,  biasanya orang itu sedang dalam keadaan panik. Saat seseorang jatuh cinta, otak  seringkali terkait dengan rasa cemas dan panik.
&amp;nbsp;
Mual dan sensasi menggelitik  dalam perut
&amp;nbsp;
Pelepasan norepinefrin, dopamin  dan kortisol mengalirkan darah dari usus dan memberikan efek mual dan rasa gugup  ketika bertemu orang yang dicintai. Orang yang sedang jatuh cinta biasanya  mengalami gejala telapak tangan berkeringat, mulut kering, peningkatan denyut  jantung, dan pusing saat  melihat cahaya terang.</description><content:encoded>JATUH cinta tak sekedar masalah hati saja.  Menjalin hubungan asmara dengan seseorang juga bisa memberikan efek positif dan  negatif bagi kesehatan.
&amp;nbsp;
Ibarat sebuah lagu, jatuh cinta  berjuta rasanya. Jatuh cinta memang menyenangkan, apalagi ketika cinta yang  dimiliki bersambut baik. Namun di balik keceriaan dan indahnya jatuh cinta,  ternyata terselip efek negatif yang dapat merugikan kesehatan.
&amp;nbsp;
Berikut ini beberapa efek buruk  dari jatuh cinta, seperti yang dilansir Healthmad.
&amp;nbsp;
Tidak bisa  tidur
&amp;nbsp;
Saat jatuh cinta, tak jarang dari  Anda yang mengalami sulit tidur. Hal ini dikarenakan produksi hormon dopamin dan  norepinefrin yang terlalu banyak. Itulah sebabnya Anda memiliki banyak energi,  tidak bisa tidur selama berhari-hari dan wajah jadi merah  merona.
&amp;nbsp;
Tidak bisa  makan
&amp;nbsp;
Dalam beberapa kasus, jatuh cinta  justru bisa berbahaya. Misalnya, ketika seseorang memasuki fase  limerence yang artinya tergila-gila.  Saat mengalami limerence, seseorang menjadi obsesif, mengganggu, sulit  makan, serta melupakan  pekerjaan, teman, keluarga bahkan tanggung jawab pada dirinya  sendiri.
&amp;nbsp;
Tidak dapat  berkonsentrasi
&amp;nbsp;
Saat sedang jatuh cinta,  seseorang akan sulit berkonsentrasi dan tidak bisa memikirkan apa  pun  selain orang yang dicintainya. Hal ini merupakan akibat dari hormon dopamin yang  membuat orang menjadi obsesif.
&amp;nbsp;
Tekanan pada  dada
&amp;nbsp;
Menurut Dr. Helen Fisher, ilmuwan  dari Rutgers University, Amerika, ketika seseorang merasakan tekanan pada dada,  biasanya orang itu sedang dalam keadaan panik. Saat seseorang jatuh cinta, otak  seringkali terkait dengan rasa cemas dan panik.
&amp;nbsp;
Mual dan sensasi menggelitik  dalam perut
&amp;nbsp;
Pelepasan norepinefrin, dopamin  dan kortisol mengalirkan darah dari usus dan memberikan efek mual dan rasa gugup  ketika bertemu orang yang dicintai. Orang yang sedang jatuh cinta biasanya  mengalami gejala telapak tangan berkeringat, mulut kering, peningkatan denyut  jantung, dan pusing saat  melihat cahaya terang.</content:encoded></item></channel></rss>
