<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Kongkalingkong, SBY Diminta Lapor ke Polisi</title><description>Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol (purn) Nugroho Djajusman,  berpendapat informasi dari orang nomor satu itu seharusnya disampaikan  ke polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/07/25/339/668065/soal-kongkalingkong-sby-diminta-lapor-ke-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/07/25/339/668065/soal-kongkalingkong-sby-diminta-lapor-ke-polisi"/><item><title>Soal Kongkalingkong, SBY Diminta Lapor ke Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/07/25/339/668065/soal-kongkalingkong-sby-diminta-lapor-ke-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/07/25/339/668065/soal-kongkalingkong-sby-diminta-lapor-ke-polisi</guid><pubDate>Rabu 25 Juli 2012 08:04 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/25/339/668065/Cgkv8uFuiB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/25/339/668065/Cgkv8uFuiB.jpg</image><title>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku mengetahui adanya kongkalingkong yang terjadi antara pejabat pemerintah dengan anggota dewan. Namun dirinya memilih untuk diam agar tidak terjadi kegaduhan politik.
&amp;nbsp;
Terkait hal tersebut, mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol (purn) Nugroho Djajusman, berpendapat informasi dari orang nomor satu itu seharusnya disampaikan ke polisi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Seharusnya lapor ke polisi, karena mengetahui kejahatan. Apalagi ini tindak pidana korupsi,&amp;rdquo; kata Nugroho saat berbincang dengan Okezone, Rabu (25/7/2012).
&amp;nbsp;
Dia menambahkan, apa yang telah dilontarkan harus diselesaikan secara terbuka, agar publik mengetahui.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Harus terbuka, demikian siapa anggota DPR menterinya, silakan saja,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut sesepuh Polri itu mengatakan, bila tidak dituntaskan melalui jalur hukum, maka Indonesia tidak akan benar-benar bersih dari korupsi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Supaya betul-betul negara ini bangsa ini bebas korupsi. Saya masih ingat ucapan mantan pimpinan KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean, &amp;lsquo;Kita ada palu, tapi ada yang keliatan, ada yang tidak&amp;rsquo;,&amp;rdquo; tukasnya.
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, SBY mengatakan, saat ini masih ada yang berani di antara anggota parlemen mengajak eksekutif kongkalikong.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini sekian anggarannya, sekian persen anggarannya tolong dikeluarkan, Masya Allah, Nauzubillah, luar biasa,&quot; ujar Presiden, Kamis 19 Juli lalu.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku mengetahui adanya kongkalingkong yang terjadi antara pejabat pemerintah dengan anggota dewan. Namun dirinya memilih untuk diam agar tidak terjadi kegaduhan politik.
&amp;nbsp;
Terkait hal tersebut, mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol (purn) Nugroho Djajusman, berpendapat informasi dari orang nomor satu itu seharusnya disampaikan ke polisi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Seharusnya lapor ke polisi, karena mengetahui kejahatan. Apalagi ini tindak pidana korupsi,&amp;rdquo; kata Nugroho saat berbincang dengan Okezone, Rabu (25/7/2012).
&amp;nbsp;
Dia menambahkan, apa yang telah dilontarkan harus diselesaikan secara terbuka, agar publik mengetahui.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Harus terbuka, demikian siapa anggota DPR menterinya, silakan saja,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut sesepuh Polri itu mengatakan, bila tidak dituntaskan melalui jalur hukum, maka Indonesia tidak akan benar-benar bersih dari korupsi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Supaya betul-betul negara ini bangsa ini bebas korupsi. Saya masih ingat ucapan mantan pimpinan KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean, &amp;lsquo;Kita ada palu, tapi ada yang keliatan, ada yang tidak&amp;rsquo;,&amp;rdquo; tukasnya.
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, SBY mengatakan, saat ini masih ada yang berani di antara anggota parlemen mengajak eksekutif kongkalikong.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini sekian anggarannya, sekian persen anggarannya tolong dikeluarkan, Masya Allah, Nauzubillah, luar biasa,&quot; ujar Presiden, Kamis 19 Juli lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
