<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Banjir Bandang di Padang Masih Mengungsi</title><description>Korban banjir bandang masih bertahan di tenda pengungsian di dua  kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat, dua hari pascakejadian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/07/26/340/668831/korban-banjir-bandang-di-padang-masih-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/07/26/340/668831/korban-banjir-bandang-di-padang-masih-mengungsi"/><item><title>Korban Banjir Bandang di Padang Masih Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/07/26/340/668831/korban-banjir-bandang-di-padang-masih-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/07/26/340/668831/korban-banjir-bandang-di-padang-masih-mengungsi</guid><pubDate>Kamis 26 Juli 2012 12:50 WIB</pubDate><dc:creator>Budi Sunandar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/26/340/668831/k40TmDahJq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi banjir bandang (Dok: Sindo TV/Wahyu Sikumbang)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/26/340/668831/k40TmDahJq.jpg</image><title>Ilustrasi banjir bandang (Dok: Sindo TV/Wahyu Sikumbang)</title></images><description>PADANG - Korban banjir bandang masih bertahan di tenda pengungsian di dua kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat, dua hari pascakejadian.Para korban umumnya bingung kemana harus pulang karena rumah mereka hancur. Alasan lain, material lumpur dan air masih menggenangi rumah dan jalan-jalan di tempat tinggal mereka. Tidak mudah membersihkan material yang terbawa banjir, seperti lumpur dan kayu. Warga meminta bantuan alat berat.&amp;ldquo;Sekarang sudah mulai ada bau tidak sedap,&amp;rdquo; tutur Nisa, pengungsi di posko Bandar Gadang, Kamis (26/7/2012).Para pengungsi, kata Nisa, membutuhkan air bersih dan pakaian ganti. Pakaian yang tersimpan di rumah tidak bisa digunakan karena terkena air. Selain itu ada pakaian warga yang hanyut.Warga juga menghadapi ancaman penyakit kulit dan infeksi saluran pernapasan karena sanitasi yang buruk.Ada dua dapur darurat didirikan oleh personel TNI di Kecamatan Nanggalo dan dua lainnya di Kecamtan Pauh.</description><content:encoded>PADANG - Korban banjir bandang masih bertahan di tenda pengungsian di dua kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat, dua hari pascakejadian.Para korban umumnya bingung kemana harus pulang karena rumah mereka hancur. Alasan lain, material lumpur dan air masih menggenangi rumah dan jalan-jalan di tempat tinggal mereka. Tidak mudah membersihkan material yang terbawa banjir, seperti lumpur dan kayu. Warga meminta bantuan alat berat.&amp;ldquo;Sekarang sudah mulai ada bau tidak sedap,&amp;rdquo; tutur Nisa, pengungsi di posko Bandar Gadang, Kamis (26/7/2012).Para pengungsi, kata Nisa, membutuhkan air bersih dan pakaian ganti. Pakaian yang tersimpan di rumah tidak bisa digunakan karena terkena air. Selain itu ada pakaian warga yang hanyut.Warga juga menghadapi ancaman penyakit kulit dan infeksi saluran pernapasan karena sanitasi yang buruk.Ada dua dapur darurat didirikan oleh personel TNI di Kecamatan Nanggalo dan dua lainnya di Kecamtan Pauh.</content:encoded></item></channel></rss>
