<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Izin Klinik Tong Fang Dikeluarkan Dinas Pariwisata?</title><description>Ketua Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia, Charles Sareang geram dengan  keberadaan klinik tradisional asal Tiongkok, Tong Fang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/10/339/675772/izin-klinik-tong-fang-dikeluarkan-dinas-pariwisata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/08/10/339/675772/izin-klinik-tong-fang-dikeluarkan-dinas-pariwisata"/><item><title>Izin Klinik Tong Fang Dikeluarkan Dinas Pariwisata?</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/10/339/675772/izin-klinik-tong-fang-dikeluarkan-dinas-pariwisata</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/08/10/339/675772/izin-klinik-tong-fang-dikeluarkan-dinas-pariwisata</guid><pubDate>Jum'at 10 Agustus 2012 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/09/339/675772/iVhVChB2Kx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/09/339/675772/iVhVChB2Kx.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia, Charles Sareang geram dengan keberadaan klinik tradisional asal Tiongkok, Tong Fang. Menurutnya kepemilikan klinik tersebut masih menjadi pertanyaan.&amp;ldquo;Sebenarnya klinik Tong Fang itu punya siapa sih? Kita saja sampai sekarang belum tahu, cuma kabarnya saja klinik itu punya orang asing,&amp;rdquo; ungkap Charles saat berbincang dengan Okezone, Kamis (9/8/2012) malam.Selain itu, Charles mengaku merasa heran dengan tindakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang seolah bungkam dengan apa yang dilakukan klinik Tong Fang yang beriklan di sejumlah stasiun televisi.&amp;ldquo;Kok bisa-bisanya Depkes membiarkan Tong Fang terus-terusan ada di iklan. Kita yang pengusaha jamu saja enggak boleh, kok dia yang punya orang asing bisa terus-terusan ada di TV,&amp;rdquo; terangnya.Bahkan, kata dia, perizinan praktik klinik Tong Fang bukan berasal dari Dinas Kesehatan, &amp;ldquo;izinnya saja bukan dari Dinkes, izinnya itu dari Dinas Pariwisata, memangnya dia itu massage (pijat) apa?&amp;rdquo; protesnya.Sebelumnya, Anggota Komisi IX DPR Poempida Hidayatullah menyatakan, keberadaan klinik Tong Fang harus menjadi sorotan dari penyelenggara kesehatan.&quot;Memang unik masalah isu pengobatan alternatif ini, karena tidak berbasis ilmu kedokteran, maka sebetulnya harus jelas regulasi dan posisi hukum para penyelenggara pengobatan alternatif ini di Kementerian Kesehatan,&quot; kata Poempida.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia, Charles Sareang geram dengan keberadaan klinik tradisional asal Tiongkok, Tong Fang. Menurutnya kepemilikan klinik tersebut masih menjadi pertanyaan.&amp;ldquo;Sebenarnya klinik Tong Fang itu punya siapa sih? Kita saja sampai sekarang belum tahu, cuma kabarnya saja klinik itu punya orang asing,&amp;rdquo; ungkap Charles saat berbincang dengan Okezone, Kamis (9/8/2012) malam.Selain itu, Charles mengaku merasa heran dengan tindakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang seolah bungkam dengan apa yang dilakukan klinik Tong Fang yang beriklan di sejumlah stasiun televisi.&amp;ldquo;Kok bisa-bisanya Depkes membiarkan Tong Fang terus-terusan ada di iklan. Kita yang pengusaha jamu saja enggak boleh, kok dia yang punya orang asing bisa terus-terusan ada di TV,&amp;rdquo; terangnya.Bahkan, kata dia, perizinan praktik klinik Tong Fang bukan berasal dari Dinas Kesehatan, &amp;ldquo;izinnya saja bukan dari Dinkes, izinnya itu dari Dinas Pariwisata, memangnya dia itu massage (pijat) apa?&amp;rdquo; protesnya.Sebelumnya, Anggota Komisi IX DPR Poempida Hidayatullah menyatakan, keberadaan klinik Tong Fang harus menjadi sorotan dari penyelenggara kesehatan.&quot;Memang unik masalah isu pengobatan alternatif ini, karena tidak berbasis ilmu kedokteran, maka sebetulnya harus jelas regulasi dan posisi hukum para penyelenggara pengobatan alternatif ini di Kementerian Kesehatan,&quot; kata Poempida.</content:encoded></item></channel></rss>
