<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Giliran Markas FPI Yogyakarta 'Diserbu' Ribuan Orang</title><description>Ribuan orang pagi ini mendatangi Markas FPI Yogyakarta di Jalan Wates Km 8,  Kampung Ngaran, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman,  Yogyakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/16/510/678434/giliran-markas-fpi-yogyakarta-diserbu-ribuan-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/08/16/510/678434/giliran-markas-fpi-yogyakarta-diserbu-ribuan-orang"/><item><title>Giliran Markas FPI Yogyakarta 'Diserbu' Ribuan Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/16/510/678434/giliran-markas-fpi-yogyakarta-diserbu-ribuan-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/08/16/510/678434/giliran-markas-fpi-yogyakarta-diserbu-ribuan-orang</guid><pubDate>Kamis 16 Agustus 2012 09:32 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/16/510/678434/i93xJWPlyt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Yogya mengantre di Kantor FPI (Foto: Prabowo/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/16/510/678434/i93xJWPlyt.jpg</image><title>Warga Yogya mengantre di Kantor FPI (Foto: Prabowo/okezone)</title></images><description>YOGYAKARTA- Ribuan orang pagi ini mendatangi Markas FPI Yogyakarta di Jalan Wates Km 8, Kampung Ngaran, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.Mereka bukan melakukan aksi demo atau menuntut kepada ormas islam tersebut, tetapi untuk mendapatkan bingkisan Lebaran 1433 H dari keluarga FPI Yogyakarta.&quot;Kami sekeluarga menyediakan 5.000 bingkisan. Isinya sembako, ada beras, mie instant, teh, dan gula pasir,&quot; kata Sebrat Haryati, istri Bambang Tedi saat ditemui Okezone di sela-sela pemberian zakat mal tersebut, Kamis (16/8/2012).Kepala Desa Balecatur itu mengaku, pemberian tersebut merupakan wujud syukur kepada sang pencipta. Selain itu, pemberian itu sebagai tanda kemenangan masyarakat dalam menjalani puasa yang hampir selesai satu bulan ini.Disinggung nominal per bingkisan itu, Sebrat hanya tersenyum. &quot;Sekitar Rp 50 ribu per paket, kita juga berikan uang Rp50 ribu pada masyarakat yang menerima,&quot; jelas perempuaan yang akrab disapa Bu Haji itu.Masyarakat yang mendapatkan bingkisan lebaran juga sudah mendapatkan kupon dari panitia. Pemberian kupon itu diharapkan agar tidak terjadi kericuhan.Pantauan di lapangan, puluhan petugas berpakaian seragam batik melakukan pemberikan dengan urut. Mereka dari pamong desa dan pengurus di kampung setempat. Tampak petugas dari Kepolisian setempat dan koramil turun melakukan pengamanan agar tidak terjadi kericuhan.</description><content:encoded>YOGYAKARTA- Ribuan orang pagi ini mendatangi Markas FPI Yogyakarta di Jalan Wates Km 8, Kampung Ngaran, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.Mereka bukan melakukan aksi demo atau menuntut kepada ormas islam tersebut, tetapi untuk mendapatkan bingkisan Lebaran 1433 H dari keluarga FPI Yogyakarta.&quot;Kami sekeluarga menyediakan 5.000 bingkisan. Isinya sembako, ada beras, mie instant, teh, dan gula pasir,&quot; kata Sebrat Haryati, istri Bambang Tedi saat ditemui Okezone di sela-sela pemberian zakat mal tersebut, Kamis (16/8/2012).Kepala Desa Balecatur itu mengaku, pemberian tersebut merupakan wujud syukur kepada sang pencipta. Selain itu, pemberian itu sebagai tanda kemenangan masyarakat dalam menjalani puasa yang hampir selesai satu bulan ini.Disinggung nominal per bingkisan itu, Sebrat hanya tersenyum. &quot;Sekitar Rp 50 ribu per paket, kita juga berikan uang Rp50 ribu pada masyarakat yang menerima,&quot; jelas perempuaan yang akrab disapa Bu Haji itu.Masyarakat yang mendapatkan bingkisan lebaran juga sudah mendapatkan kupon dari panitia. Pemberian kupon itu diharapkan agar tidak terjadi kericuhan.Pantauan di lapangan, puluhan petugas berpakaian seragam batik melakukan pemberikan dengan urut. Mereka dari pamong desa dan pengurus di kampung setempat. Tampak petugas dari Kepolisian setempat dan koramil turun melakukan pengamanan agar tidak terjadi kericuhan.</content:encoded></item></channel></rss>
