<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Korban Banjir Bandang di Aceh Tenggara Belum Ditemukan</title><description>Warga dan TNI sampai saat ini masih melakukan pencarian terhadap empat  orang korban banjir bandang di Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh  Tenggara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/21/340/679781/4-korban-banjir-bandang-di-aceh-tenggara-belum-ditemukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/08/21/340/679781/4-korban-banjir-bandang-di-aceh-tenggara-belum-ditemukan"/><item><title>4 Korban Banjir Bandang di Aceh Tenggara Belum Ditemukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/21/340/679781/4-korban-banjir-bandang-di-aceh-tenggara-belum-ditemukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/08/21/340/679781/4-korban-banjir-bandang-di-aceh-tenggara-belum-ditemukan</guid><pubDate>Selasa 21 Agustus 2012 12:05 WIB</pubDate><dc:creator>Marzuki</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/21/340/679781/Ivpa8fFF79.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi dampak banjir bandang (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/21/340/679781/Ivpa8fFF79.jpg</image><title>Ilustrasi dampak banjir bandang (foto: Okezone)</title></images><description>ACEH- Warga dan TNI sampai saat ini masih melakukan pencarian terhadap empat orang korban banjir bandang di Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara. Empat korban yang diketahui bernama Saiman (17), Wati (33), Heri (2) dan Taufik (4) merupakan lima belas warga yang terseret arus banjir bandang. Namun sebelas orang berhasil ditemukan dua diantaranya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Salah satu keluarga korban yang bernama Adnan mengatakan, pencarian telah dilakukan mulai dari puing-puing kayu hingga sampai di bantaran sungai namun sampai saat ini tak juga membuahkan hasil. Dirinya mengaku pasrah dan berharap, korban secepatnya ditemukan walaupun sudah dalam keadaan tak bernyawa. Berdasarkan pantauan, Selasa (21/8/2012), lokasi bekas banjir bandang masih nampak berserakan. Gelondongan kayu dan lumpur masih ada di pemukiman warga. Meski bantuan sudah disalurkan namun belum terlihat adanya posko darurat yang didirikan. Warga lebih memilih mengungsi ke rumah kerabat dan sanak saudaranya. Seperti diketahui banjir bandang menerjang Aceh Tenggara. Adapun desa yang menjadi korban banjir bandang ini adalah Desa Sepakat, Desa Naga Timbu, Desa Pucendi, Desa Sukadamai, Desa Tunas Muda dan Desa Hutaharapan. </description><content:encoded>ACEH- Warga dan TNI sampai saat ini masih melakukan pencarian terhadap empat orang korban banjir bandang di Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara. Empat korban yang diketahui bernama Saiman (17), Wati (33), Heri (2) dan Taufik (4) merupakan lima belas warga yang terseret arus banjir bandang. Namun sebelas orang berhasil ditemukan dua diantaranya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Salah satu keluarga korban yang bernama Adnan mengatakan, pencarian telah dilakukan mulai dari puing-puing kayu hingga sampai di bantaran sungai namun sampai saat ini tak juga membuahkan hasil. Dirinya mengaku pasrah dan berharap, korban secepatnya ditemukan walaupun sudah dalam keadaan tak bernyawa. Berdasarkan pantauan, Selasa (21/8/2012), lokasi bekas banjir bandang masih nampak berserakan. Gelondongan kayu dan lumpur masih ada di pemukiman warga. Meski bantuan sudah disalurkan namun belum terlihat adanya posko darurat yang didirikan. Warga lebih memilih mengungsi ke rumah kerabat dan sanak saudaranya. Seperti diketahui banjir bandang menerjang Aceh Tenggara. Adapun desa yang menjadi korban banjir bandang ini adalah Desa Sepakat, Desa Naga Timbu, Desa Pucendi, Desa Sukadamai, Desa Tunas Muda dan Desa Hutaharapan. </content:encoded></item></channel></rss>
