<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Tahun Bocah Ini Hidup Tanpa Anus</title><description>Seorang bocah asal Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo harus menjalani  hidup tanpa anus selama tujuh tahun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/23/340/679914/7-tahun-bocah-ini-hidup-tanpa-anus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/08/23/340/679914/7-tahun-bocah-ini-hidup-tanpa-anus"/><item><title>7 Tahun Bocah Ini Hidup Tanpa Anus</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/23/340/679914/7-tahun-bocah-ini-hidup-tanpa-anus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/08/23/340/679914/7-tahun-bocah-ini-hidup-tanpa-anus</guid><pubDate>Kamis 23 Agustus 2012 06:15 WIB</pubDate><dc:creator>Jumardi Nurdin</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>SULAWESI- Seorang bocah asal Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo harus menjalani hidup tanpa anus selama tujuh tahun. Putri Wardani (7) memilih mengurungkan diri dari teman-teman sebayanya karena malu tak memiliki anus saat dilahirkan. Untuk proses pembuangan kotoran, Putri pernah menjalani operasi pertama pada usia tiga bulan. Dalam operasi petama itu, saluran pembuangan sementara Putri pun berhasil melalui usus yang di bungkus dengan plastik dari perut sebelah kiri.Putri kini telah tumbuh menjadi anak yang pendiam dan pemurung di rumahnya yang terletak di Desa Ujung Baru, Kecamatan Tanasitolo. Sayangnya meski telah menginjak bangku kelas satu sekolah dasar, Putri tetap mengurung diri sambil belajar dengan didikan ayahnya yang hanya berprofesi sebagai tenaga bantu di kantor kepala Desa setempat.&quot;Saya mau sekali di sembuhkan,&quot; kata Putri yang bercita-cita menjadi Dokter.Ibu Putri, Farida, mengatakan secara medis anaknya harus menjalani operasi hingga tiga kali secara bertahap. Tahap pertama telah selesai yakni dengan membuat pembuangan tinja sementara melalui usus yang diselipkan pada kulit perut sebelah kiri. &quot;Tapi kami tidak punya kemampuan untuk melanjutkan operas selanjutnya,&quot; katanya.Kepala Desa Ujung Baru Ambo Emmeng, mengatakan hal tersebut telah dikatahuinya dan sudah di laporkan ke tingkat kecamatan.</description><content:encoded>SULAWESI- Seorang bocah asal Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo harus menjalani hidup tanpa anus selama tujuh tahun. Putri Wardani (7) memilih mengurungkan diri dari teman-teman sebayanya karena malu tak memiliki anus saat dilahirkan. Untuk proses pembuangan kotoran, Putri pernah menjalani operasi pertama pada usia tiga bulan. Dalam operasi petama itu, saluran pembuangan sementara Putri pun berhasil melalui usus yang di bungkus dengan plastik dari perut sebelah kiri.Putri kini telah tumbuh menjadi anak yang pendiam dan pemurung di rumahnya yang terletak di Desa Ujung Baru, Kecamatan Tanasitolo. Sayangnya meski telah menginjak bangku kelas satu sekolah dasar, Putri tetap mengurung diri sambil belajar dengan didikan ayahnya yang hanya berprofesi sebagai tenaga bantu di kantor kepala Desa setempat.&quot;Saya mau sekali di sembuhkan,&quot; kata Putri yang bercita-cita menjadi Dokter.Ibu Putri, Farida, mengatakan secara medis anaknya harus menjalani operasi hingga tiga kali secara bertahap. Tahap pertama telah selesai yakni dengan membuat pembuangan tinja sementara melalui usus yang diselipkan pada kulit perut sebelah kiri. &quot;Tapi kami tidak punya kemampuan untuk melanjutkan operas selanjutnya,&quot; katanya.Kepala Desa Ujung Baru Ambo Emmeng, mengatakan hal tersebut telah dikatahuinya dan sudah di laporkan ke tingkat kecamatan.</content:encoded></item></channel></rss>
