<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>300 Tim SAR Diterjunkan Cari Pesawat Viper</title><description>Pesawat Viper, PK-IWH, yang hilang kontak kemarin, diduga jatuh di  antara koordinat  117&amp;deg;.14&amp;rsquo;5.762&amp;rsquo; E - 0&amp;deg;.9&amp;rsquo;35.931 N dan koordinat  117&amp;deg;.08&amp;rsquo;18.562 E - 0&amp;deg;.15&amp;rsquo;50.590&amp;rsquo;N. Sebanyak 300 personel Tim SAR diterjunkan untuk memastikan keberadaan </description><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/25/337/680537/300-tim-sar-diterjunkan-cari-pesawat-viper</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/08/25/337/680537/300-tim-sar-diterjunkan-cari-pesawat-viper"/><item><title>300 Tim SAR Diterjunkan Cari Pesawat Viper</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/25/337/680537/300-tim-sar-diterjunkan-cari-pesawat-viper</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/08/25/337/680537/300-tim-sar-diterjunkan-cari-pesawat-viper</guid><pubDate>Sabtu 25 Agustus 2012 12:46 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Kusumaningrum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/25/337/680537/L0aExGMVpg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat Viper (Foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/25/337/680537/L0aExGMVpg.jpg</image><title>Pesawat Viper (Foto: istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Pesawat Viper, PK-IWH, yang hilang kontak kemarin, diduga jatuh di antara koordinat  117&amp;deg;.14&amp;rsquo;5.762&amp;rsquo; E - 0&amp;deg;.9&amp;rsquo;35.931 N dan koordinat 117&amp;deg;.08&amp;rsquo;18.562 E - 0&amp;deg;.15&amp;rsquo;50.590&amp;rsquo;N.&quot;Pesawat jatuh diperkirakan di hutan atau di perbukitan,&quot; ujar  Kepala Bandara Temindung, Samarinda, Aritonang saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (25/8/2012).Untuk memastikan keberadaan pesawat yang dipiloti oleh Kapten Marshal Bashir tersebut, kata dia, sebanyak 300 personel Tim Search and Rescue (SAR) sudah diterjunkan.&quot;Sejak pukul 10.43 telah diberangkatkan Tim SAR, seluruh personel telah menyebar menyusuri pesawat hilang tersebut,&quot; jelasnya.Pesawat jenis PA-31-350 Navajo Chieftan ini terbang untuk keperluan survei udara di kawasan Bontang, Kalimantan Timur. Pesawat tersebut berpenumpang empat orang, yakni Kapten Marshal Bashir (pilot), Suyoto (Mabes TNI), Peter John Elliot, dan Jandri Hendrizal.</description><content:encoded>JAKARTA - Pesawat Viper, PK-IWH, yang hilang kontak kemarin, diduga jatuh di antara koordinat  117&amp;deg;.14&amp;rsquo;5.762&amp;rsquo; E - 0&amp;deg;.9&amp;rsquo;35.931 N dan koordinat 117&amp;deg;.08&amp;rsquo;18.562 E - 0&amp;deg;.15&amp;rsquo;50.590&amp;rsquo;N.&quot;Pesawat jatuh diperkirakan di hutan atau di perbukitan,&quot; ujar  Kepala Bandara Temindung, Samarinda, Aritonang saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (25/8/2012).Untuk memastikan keberadaan pesawat yang dipiloti oleh Kapten Marshal Bashir tersebut, kata dia, sebanyak 300 personel Tim Search and Rescue (SAR) sudah diterjunkan.&quot;Sejak pukul 10.43 telah diberangkatkan Tim SAR, seluruh personel telah menyebar menyusuri pesawat hilang tersebut,&quot; jelasnya.Pesawat jenis PA-31-350 Navajo Chieftan ini terbang untuk keperluan survei udara di kawasan Bontang, Kalimantan Timur. Pesawat tersebut berpenumpang empat orang, yakni Kapten Marshal Bashir (pilot), Suyoto (Mabes TNI), Peter John Elliot, dan Jandri Hendrizal.</content:encoded></item></channel></rss>
