<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD: Kerusuhan di Negara Merdeka Sangat Berbahaya</title><description>Mahfud mendesak agar aparat penegak hukum segera  mengambil tindakan tegas dan cepat terkait adanya kerusuhan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/27/337/680868/mahfud-md-kerusuhan-di-negara-merdeka-sangat-berbahaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/08/27/337/680868/mahfud-md-kerusuhan-di-negara-merdeka-sangat-berbahaya"/><item><title>Mahfud MD: Kerusuhan di Negara Merdeka Sangat Berbahaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/27/337/680868/mahfud-md-kerusuhan-di-negara-merdeka-sangat-berbahaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/08/27/337/680868/mahfud-md-kerusuhan-di-negara-merdeka-sangat-berbahaya</guid><pubDate>Senin 27 Agustus 2012 00:39 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/26/337/680868/nV6JKk7oP0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/26/337/680868/nV6JKk7oP0.jpg</image><title>Mahfud MD</title></images><description>YOGYAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menyesalkan adanya kerusuhan di  Kabupaten Sampang, Madura. Menurutnya, aksi kekerasan jalanan sangat berbahaya  bila terjadi di suatu negara yang sudah merdeka.&amp;ldquo;Seharusnya kerusuhan  itu tidak boleh terjadi. Pengadilan langsung oleh rakyat terhadap rakyat yang  lain itu sangat berbahaya bagi suatu negara merdeka,&amp;rdquo; kata Mahfud di Yogyakarta,  Minggu (26/8/2012).Mahfud mendesak agar aparat penegak hukum segera  mengambil tindakan tegas dan cepat terkait adanya kerusuhan tersebut. Jangan  sampai kerusuhan itu menjalar hingga ke wilayah lainnya.&amp;ldquo;Aparat penegak  hukum jangan pandang bulu. Siapa yang mengadili orang di luar kewenangannya,  apalagi sampai membunuh itu harus dikenakan tindakan sesuai hukum yang berlaku,&amp;rdquo;  jelasnya.Pria yang juga kelahiran Madura ini berharap, kerusuhan tidak  terjadi apalagi ada timbul niat melakukan pembalasan.Sebagaimana  diketahui kerusuhan di Kabupaten Sampang, Madura, Minggu siang tadi menewaskan  dua orang yakni Hamama dan Tohir. Belasan rumah milik pengikut Syiah di Desa  Karang Gayam, Kecamatan Omben dan Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Sampang  hangus terbakar.Petang ini, ratusan aparat kepolisian sudah siaga di  lokasi. Suasana di lokasi masih mencekam. Informasi yang dihimpun, kerusuhan  yang menimpa pengikut Syiah di Kabupaten Sampang pernah terjadi pada Desember  2011 lalu.Saat itu, massa intoleran melakukan pembakaran terhadap  Kompleks Pesantren Islam Syiah di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam,  Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menyesalkan adanya kerusuhan di  Kabupaten Sampang, Madura. Menurutnya, aksi kekerasan jalanan sangat berbahaya  bila terjadi di suatu negara yang sudah merdeka.&amp;ldquo;Seharusnya kerusuhan  itu tidak boleh terjadi. Pengadilan langsung oleh rakyat terhadap rakyat yang  lain itu sangat berbahaya bagi suatu negara merdeka,&amp;rdquo; kata Mahfud di Yogyakarta,  Minggu (26/8/2012).Mahfud mendesak agar aparat penegak hukum segera  mengambil tindakan tegas dan cepat terkait adanya kerusuhan tersebut. Jangan  sampai kerusuhan itu menjalar hingga ke wilayah lainnya.&amp;ldquo;Aparat penegak  hukum jangan pandang bulu. Siapa yang mengadili orang di luar kewenangannya,  apalagi sampai membunuh itu harus dikenakan tindakan sesuai hukum yang berlaku,&amp;rdquo;  jelasnya.Pria yang juga kelahiran Madura ini berharap, kerusuhan tidak  terjadi apalagi ada timbul niat melakukan pembalasan.Sebagaimana  diketahui kerusuhan di Kabupaten Sampang, Madura, Minggu siang tadi menewaskan  dua orang yakni Hamama dan Tohir. Belasan rumah milik pengikut Syiah di Desa  Karang Gayam, Kecamatan Omben dan Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Sampang  hangus terbakar.Petang ini, ratusan aparat kepolisian sudah siaga di  lokasi. Suasana di lokasi masih mencekam. Informasi yang dihimpun, kerusuhan  yang menimpa pengikut Syiah di Kabupaten Sampang pernah terjadi pada Desember  2011 lalu.Saat itu, massa intoleran melakukan pembakaran terhadap  Kompleks Pesantren Islam Syiah di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam,  Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.</content:encoded></item></channel></rss>
