<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sultan Masih Tercatat Sebagai Kader Golkar</title><description>Meski Rancangan Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta telah disahkan,  namun sejumlah klausul di aturan tersebut belum sepenuhnya dilaksanakan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/31/339/683514/sultan-masih-tercatat-sebagai-kader-golkar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/08/31/339/683514/sultan-masih-tercatat-sebagai-kader-golkar"/><item><title>Sultan Masih Tercatat Sebagai Kader Golkar</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/08/31/339/683514/sultan-masih-tercatat-sebagai-kader-golkar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/08/31/339/683514/sultan-masih-tercatat-sebagai-kader-golkar</guid><pubDate>Jum'at 31 Agustus 2012 19:07 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Kusumaningrum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/31/339/683514/TNlRGOfehC.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/31/339/683514/TNlRGOfehC.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Meski Rancangan Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta telah disahkan, namun sejumlah klausul di aturan tersebut belum sepenuhnya dilaksanakan. Salah satunya terkait larangan bagi Sultan dan Paku Alam berpartai.
&amp;nbsp;
Sultan Hamengkubuwono IX hingga kini masih tercatat sebagai kader Partai Golkar. Dia secara resmi belum mengundurkan diri dari partai tempatnya bernaung selama ini.
&amp;nbsp;
&quot;(Sultan) belum mengajukan, tapi kita ikuti UU,&quot; ujar Sekjen Partai Golkar Idrus Marham usai menyerahkan berkas persyaratan partai di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2012).
&amp;nbsp;
Lebih lanjut Idrus mengemukakan meski Sultan ke depan tidak bernaung di bawah bendera Golkar, namun jiwa dan semangatnya akan tetap bersama partai berlambang pohon beringin itu. &quot;Sultan tetap darahnya di Golkar. Jiwa dan perannya di Golkar sangat besar,&quot; cetusnya.
&amp;nbsp;
Karena itu, Idrus optimistis hengkangnya Sultan tidak akan banyak berpengaruh terhadap perolehan suara partai, terutama di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Meski Rancangan Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta telah disahkan, namun sejumlah klausul di aturan tersebut belum sepenuhnya dilaksanakan. Salah satunya terkait larangan bagi Sultan dan Paku Alam berpartai.
&amp;nbsp;
Sultan Hamengkubuwono IX hingga kini masih tercatat sebagai kader Partai Golkar. Dia secara resmi belum mengundurkan diri dari partai tempatnya bernaung selama ini.
&amp;nbsp;
&quot;(Sultan) belum mengajukan, tapi kita ikuti UU,&quot; ujar Sekjen Partai Golkar Idrus Marham usai menyerahkan berkas persyaratan partai di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2012).
&amp;nbsp;
Lebih lanjut Idrus mengemukakan meski Sultan ke depan tidak bernaung di bawah bendera Golkar, namun jiwa dan semangatnya akan tetap bersama partai berlambang pohon beringin itu. &quot;Sultan tetap darahnya di Golkar. Jiwa dan perannya di Golkar sangat besar,&quot; cetusnya.
&amp;nbsp;
Karena itu, Idrus optimistis hengkangnya Sultan tidak akan banyak berpengaruh terhadap perolehan suara partai, terutama di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
