<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri Bantah Dana Intelejen Minim  </title><description>Kapolri Jenderal Timur Pradopo, membantah jika intelejen kepolisian  selalu kecolongan dalam mengantisipasi terjadinya teror yang belakangan  terjadi di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/03/337/684266/kapolri-bantah-dana-intelejen-minim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/09/03/337/684266/kapolri-bantah-dana-intelejen-minim"/><item><title>Kapolri Bantah Dana Intelejen Minim  </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/03/337/684266/kapolri-bantah-dana-intelejen-minim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/09/03/337/684266/kapolri-bantah-dana-intelejen-minim</guid><pubDate>Senin 03 September 2012 12:34 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/03/337/684266/LHhsM7EL2q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: (dok okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/03/337/684266/LHhsM7EL2q.jpg</image><title>Foto: (dok okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Timur Pradopo, membantah jika intelejen kepolisian selalu kecolongan dalam mengantisipasi terjadinya teror yang belakangan terjadi di Indonesia.&quot;Semua tentunya ada hitungannya, pasukan ditambah, dikurangi, digeser. Semua dari hasil evalusai Kapolres, Kapolsek dan Kapolda,&quot; jelas Timur sebelum Rapat Dengar Pendapat oleh Komisi III DPR, Senin (3/9/2012). Kemudian, saat dikonfirmasi apakah kelambanan intelejen mengantisipasi teror dikarenakan kekurangan anggaran, Kapolri membantahnya. &quot;Semua anggaran kita maksimalkan dan dipertanggung jawabkan,&quot; sambungnya.Sementara itu, soal kedatangannya ke DPR yang diundang langsung oleh Komisi III, Jenderal Polisi ini menyambut baik keinginan para anggota dewan yang merupakan mitra kepolisian itu. &quot;Tentunya, ini bagus dari anggora dewan bagaimana memaksimalkan dari soal pencegahan,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Timur Pradopo, membantah jika intelejen kepolisian selalu kecolongan dalam mengantisipasi terjadinya teror yang belakangan terjadi di Indonesia.&quot;Semua tentunya ada hitungannya, pasukan ditambah, dikurangi, digeser. Semua dari hasil evalusai Kapolres, Kapolsek dan Kapolda,&quot; jelas Timur sebelum Rapat Dengar Pendapat oleh Komisi III DPR, Senin (3/9/2012). Kemudian, saat dikonfirmasi apakah kelambanan intelejen mengantisipasi teror dikarenakan kekurangan anggaran, Kapolri membantahnya. &quot;Semua anggaran kita maksimalkan dan dipertanggung jawabkan,&quot; sambungnya.Sementara itu, soal kedatangannya ke DPR yang diundang langsung oleh Komisi III, Jenderal Polisi ini menyambut baik keinginan para anggota dewan yang merupakan mitra kepolisian itu. &quot;Tentunya, ini bagus dari anggora dewan bagaimana memaksimalkan dari soal pencegahan,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
