<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemda Segera Urus Pemulangan Jenazah Hajrah</title><description>Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Polewali  Mandar, akan segera menindaklanjuti adanya Tenaga Kerja Indonesia (TKI)  yang diketahui meninggal di Arab Saudi, pada Agustus lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/05/340/685188/pemda-segera-urus-pemulangan-jenazah-hajrah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/09/05/340/685188/pemda-segera-urus-pemulangan-jenazah-hajrah"/><item><title>Pemda Segera Urus Pemulangan Jenazah Hajrah</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/05/340/685188/pemda-segera-urus-pemulangan-jenazah-hajrah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/09/05/340/685188/pemda-segera-urus-pemulangan-jenazah-hajrah</guid><pubDate>Rabu 05 September 2012 02:24 WIB</pubDate><dc:creator>Andi Indra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/05/340/685188/8hjkvlRYeD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/05/340/685188/8hjkvlRYeD.jpg</image><title>Foto: Ilustrasi</title></images><description>POLEWALI - Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Polewali Mandar, akan segera menindaklanjuti adanya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang diketahui meninggal di Arab Saudi, pada Agustus lalu.
&amp;nbsp;
Kepala Dinsosnakertrans Polewali Mandar Ahmad Saifuddin mengatakan pihaknya baru mengetahui kemarin soal adanya TKI asal Polewali yang meninggal di Arab Saudi.
&amp;nbsp;
&quot;Itupun setelah kami terima faximile surat pemberitahuan adanya TKI dari warga Polman di Arab Saudi yang meninggal,&quot; kata Ahmad, Selasa (4/9/2012).
&amp;nbsp;
Selain itu, lanjut Ahmad, pihaknya sudah mengkoordinasikan kepada Sekda Kab Polewali, H.M Natsir dalam upaya mempercepat pemulangan jenazah.
&amp;nbsp;
&quot;Kita sudah laporkan ke Pak Sekda untuk mengurus pemulangan jenazah Hajrah. Ini juga sekaligus untuk mempertanyakan kenapa baru ada kabar setelah 20 hari lamanya meninggal,&quot; jelas Ahmad Saifuddin.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tewas di luar negeri. Kali ini nasib naas menimpa Hajrah binti Muhadin (38), TKI asal Desa Pake, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), dikabarkan meninggal dunia di Arab Saudi.
&amp;nbsp;
Kabar tewasnya TKI tersebut baru diketahui pihak keluarga, setelah 20 hari meninggalnya ibu beranak dua tersebut.</description><content:encoded>POLEWALI - Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Polewali Mandar, akan segera menindaklanjuti adanya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang diketahui meninggal di Arab Saudi, pada Agustus lalu.
&amp;nbsp;
Kepala Dinsosnakertrans Polewali Mandar Ahmad Saifuddin mengatakan pihaknya baru mengetahui kemarin soal adanya TKI asal Polewali yang meninggal di Arab Saudi.
&amp;nbsp;
&quot;Itupun setelah kami terima faximile surat pemberitahuan adanya TKI dari warga Polman di Arab Saudi yang meninggal,&quot; kata Ahmad, Selasa (4/9/2012).
&amp;nbsp;
Selain itu, lanjut Ahmad, pihaknya sudah mengkoordinasikan kepada Sekda Kab Polewali, H.M Natsir dalam upaya mempercepat pemulangan jenazah.
&amp;nbsp;
&quot;Kita sudah laporkan ke Pak Sekda untuk mengurus pemulangan jenazah Hajrah. Ini juga sekaligus untuk mempertanyakan kenapa baru ada kabar setelah 20 hari lamanya meninggal,&quot; jelas Ahmad Saifuddin.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tewas di luar negeri. Kali ini nasib naas menimpa Hajrah binti Muhadin (38), TKI asal Desa Pake, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), dikabarkan meninggal dunia di Arab Saudi.
&amp;nbsp;
Kabar tewasnya TKI tersebut baru diketahui pihak keluarga, setelah 20 hari meninggalnya ibu beranak dua tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
