<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sumpah Alquran untuk Foke, Melecehkan Kitab Suci</title><description>Kasus sumpah di hadapan Alquran untuk memilih pasangan Fauzi  Bowo-Nachrowi Ramli dengan embel-embel Jaminan Kesehetan Daerah  (Jamkesda) merupakan sebuah pelecehan terhadap kitab suci.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/07/505/686362/sumpah-alquran-untuk-foke-melecehkan-kitab-suci</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/09/07/505/686362/sumpah-alquran-untuk-foke-melecehkan-kitab-suci"/><item><title>Sumpah Alquran untuk Foke, Melecehkan Kitab Suci</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/07/505/686362/sumpah-alquran-untuk-foke-melecehkan-kitab-suci</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/09/07/505/686362/sumpah-alquran-untuk-foke-melecehkan-kitab-suci</guid><pubDate>Jum'at 07 September 2012 08:10 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/07/505/686362/vUlbpK4aRt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/07/505/686362/vUlbpK4aRt.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kasus sumpah di hadapan Alquran untuk memilih pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dengan embel-embel Jaminan Kesehetan Daerah (Jamkesda) merupakan sebuah pelecehan terhadap kitab suci.&amp;ldquo;Pertama, peristiwa ini sungguh menunjukkan betapa kampanye untuk memilih Fauzi Bowo sudah masuk ke ranah yang tidak masuk akal dan melecehkan kitab sucinya sendiri,&amp;rdquo; ungkap Manajer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz kepada Okezone, Sabtu (7/9/2012).Menurutnya, tindakan dan cara-cara yang dilakukan oleh pasangan Foke-Nara tersebut sangatlah kotor dan menghalalkan segala cara untuk menang di Pilgub DKI putaran kedua nanti. &amp;ldquo;Syarat untuk memilih pasangan nomor satu dengan Alquran untuk mendapatkan Jamkesda adalah nyata-nyata tindakan kotor dan menggunakan segala cara untuk meraih kemenangan,&amp;rdquo; kata dia.Bagi dia, Jamkesda merupakan hak semua warga DKI terutama masyarakat yang tidak mampu. &amp;ldquo;Jamkesda adalah milik semua, terutama bagi yang tidak mampu, ini adalah hak bagi warga untuk mendapatkannya dan tidak ada alasan dan ketentuan apapun untuk menghalanginya,&amp;rdquo; jelas dia.Dinas kesehatan kata dia, tak boleh atas nama apapun, menggunakan kesempatan itu untuk meraih simpati, apalagi pemaksaaan agar memilih pasangan tertentu dengan menggunakan Alquran.&amp;ldquo;Ingatlah, bahwa lampu mati itu sesungguhnya adalah &amp;lsquo;Penanda&amp;rsquo; dimana kegiatan sumpah menyumpah itu tidak diperbolehkan. Dinas kesehatan harus membaca penanda itu,&amp;rdquo; imbuhnya.Dia berharap Panwaslu untuk segera menindaklanjuti apakah ada keterlibatan Timses yang terlibat dalam pemaksaan untuk memilih pasangan Foke-Nara tersebut. &amp;ldquo;Untuk timses, adalah Panwaslu untuk meneliti lebih lanjut apakah itu ada keterlibatan tim sukses atau tidak,&amp;rdquo; kata dia.&amp;ldquo;Kalau ternyata tim sukses terlibat segera secara langsung, segera proses dan tindak sesuai dengan peraturan yang berlaku, agar kejadian seperti ini tidak meluas,&amp;rdquo; ucapnya. (sus)</description><content:encoded>JAKARTA - Kasus sumpah di hadapan Alquran untuk memilih pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dengan embel-embel Jaminan Kesehetan Daerah (Jamkesda) merupakan sebuah pelecehan terhadap kitab suci.&amp;ldquo;Pertama, peristiwa ini sungguh menunjukkan betapa kampanye untuk memilih Fauzi Bowo sudah masuk ke ranah yang tidak masuk akal dan melecehkan kitab sucinya sendiri,&amp;rdquo; ungkap Manajer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz kepada Okezone, Sabtu (7/9/2012).Menurutnya, tindakan dan cara-cara yang dilakukan oleh pasangan Foke-Nara tersebut sangatlah kotor dan menghalalkan segala cara untuk menang di Pilgub DKI putaran kedua nanti. &amp;ldquo;Syarat untuk memilih pasangan nomor satu dengan Alquran untuk mendapatkan Jamkesda adalah nyata-nyata tindakan kotor dan menggunakan segala cara untuk meraih kemenangan,&amp;rdquo; kata dia.Bagi dia, Jamkesda merupakan hak semua warga DKI terutama masyarakat yang tidak mampu. &amp;ldquo;Jamkesda adalah milik semua, terutama bagi yang tidak mampu, ini adalah hak bagi warga untuk mendapatkannya dan tidak ada alasan dan ketentuan apapun untuk menghalanginya,&amp;rdquo; jelas dia.Dinas kesehatan kata dia, tak boleh atas nama apapun, menggunakan kesempatan itu untuk meraih simpati, apalagi pemaksaaan agar memilih pasangan tertentu dengan menggunakan Alquran.&amp;ldquo;Ingatlah, bahwa lampu mati itu sesungguhnya adalah &amp;lsquo;Penanda&amp;rsquo; dimana kegiatan sumpah menyumpah itu tidak diperbolehkan. Dinas kesehatan harus membaca penanda itu,&amp;rdquo; imbuhnya.Dia berharap Panwaslu untuk segera menindaklanjuti apakah ada keterlibatan Timses yang terlibat dalam pemaksaan untuk memilih pasangan Foke-Nara tersebut. &amp;ldquo;Untuk timses, adalah Panwaslu untuk meneliti lebih lanjut apakah itu ada keterlibatan tim sukses atau tidak,&amp;rdquo; kata dia.&amp;ldquo;Kalau ternyata tim sukses terlibat segera secara langsung, segera proses dan tindak sesuai dengan peraturan yang berlaku, agar kejadian seperti ini tidak meluas,&amp;rdquo; ucapnya. (sus)</content:encoded></item></channel></rss>
