<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FUI: Usulan Sertifikasi Ulama Konyol</title><description>Usulan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Direktur  Deradikalisasi Irfan Idris, agar setiap pemuka agama di sertifikasi  dinilai sebuah usulan yang tak masuk akal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/11/337/687969/fui-usulan-sertifikasi-ulama-konyol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/09/11/337/687969/fui-usulan-sertifikasi-ulama-konyol"/><item><title>FUI: Usulan Sertifikasi Ulama Konyol</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/11/337/687969/fui-usulan-sertifikasi-ulama-konyol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/09/11/337/687969/fui-usulan-sertifikasi-ulama-konyol</guid><pubDate>Selasa 11 September 2012 06:41 WIB</pubDate><dc:creator>Stefanus Yugo Hindarto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/11/337/687969/1HaXDk3kj4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/11/337/687969/1HaXDk3kj4.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Usulan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Direktur Deradikalisasi Irfan Idris, agar setiap pemuka agama di sertifikasi dinilai sebuah usulan yang tak masuk akal.&amp;ldquo;Itu usulan mengada-ada, dan tidak layak diusulkan. Sertifikasi ulama itu cenderung ngawur dan konyol,&amp;rdquo; kata Sekertaris Jenderal Forum Umat Islam Al Khattat kepada okezone, Selasa (11/9/2012).Menurut Al Khattat, usulan mensertifikasi para ulama dengan tujuan meminimalisir terorisme bisa diartikan, BNPT menuding ulama-ulama berada di balik terorisme yang selama ini terjadi. &amp;ldquo;Enggak ada urusannya antara ulama dengan terorisme. Kalau sekarang disertifikasi, sama saja mereka menganggap kiai-kiai seperti Ahmad Dahlan, Hasyim Ashari tidak kredibel, itu kan ngawur,&amp;rdquo; kata Khattat.Lebih lanjut Khattat mengatakan, sertifikasi itu tak bisa dijalankan di Indonesia. Sebab, belum ada lembaga yang kredibel untuk melakukan sertifikasi kepada para pemuka agama. &amp;ldquo;Siapa badan yang akan melakukan sertifikasi? Kementerian agama?, bagaimana mungkin, orang kementerian agama saja masih meminta pendapat pada ulama, kok mengeluarkan sertifikat untuk ulama,&amp;rdquo; kata Khattat.Lagipula, ditegaskan Al Khattat, sertifikasi tidak akan mampu menekan&amp;nbsp; mencegah terorisme di Indonesia. &amp;ldquo;Saya justru curiga, jangan-jangan ada agenda asing dibalik usulan tersebut, sebab saya lihat sudah menyimpang usulannya,&amp;rdquo; kata Al Khattat.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Usulan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Direktur Deradikalisasi Irfan Idris, agar setiap pemuka agama di sertifikasi dinilai sebuah usulan yang tak masuk akal.&amp;ldquo;Itu usulan mengada-ada, dan tidak layak diusulkan. Sertifikasi ulama itu cenderung ngawur dan konyol,&amp;rdquo; kata Sekertaris Jenderal Forum Umat Islam Al Khattat kepada okezone, Selasa (11/9/2012).Menurut Al Khattat, usulan mensertifikasi para ulama dengan tujuan meminimalisir terorisme bisa diartikan, BNPT menuding ulama-ulama berada di balik terorisme yang selama ini terjadi. &amp;ldquo;Enggak ada urusannya antara ulama dengan terorisme. Kalau sekarang disertifikasi, sama saja mereka menganggap kiai-kiai seperti Ahmad Dahlan, Hasyim Ashari tidak kredibel, itu kan ngawur,&amp;rdquo; kata Khattat.Lebih lanjut Khattat mengatakan, sertifikasi itu tak bisa dijalankan di Indonesia. Sebab, belum ada lembaga yang kredibel untuk melakukan sertifikasi kepada para pemuka agama. &amp;ldquo;Siapa badan yang akan melakukan sertifikasi? Kementerian agama?, bagaimana mungkin, orang kementerian agama saja masih meminta pendapat pada ulama, kok mengeluarkan sertifikat untuk ulama,&amp;rdquo; kata Khattat.Lagipula, ditegaskan Al Khattat, sertifikasi tidak akan mampu menekan&amp;nbsp; mencegah terorisme di Indonesia. &amp;ldquo;Saya justru curiga, jangan-jangan ada agenda asing dibalik usulan tersebut, sebab saya lihat sudah menyimpang usulannya,&amp;rdquo; kata Al Khattat.</content:encoded></item></channel></rss>
