<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Bukti Baru, Serangan 9/11 Sudah Diketahui Bush</title><description>Serangan  11 September 2001 terjadi 11 tahun lalu. Tetapi hingga saat  ini masih banyak  pertanyaan di balik peristiwa itu. Ada bukti baru baru  mantan Presiden AS George W Bush sudah menerima  uraian akan adanya serangan sebelum  insiden 9/11.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/11/414/688416/ada-bukti-baru-serangan-9-11-sudah-diketahui-bush</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/09/11/414/688416/ada-bukti-baru-serangan-9-11-sudah-diketahui-bush"/><item><title>Ada Bukti Baru, Serangan 9/11 Sudah Diketahui Bush</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/11/414/688416/ada-bukti-baru-serangan-9-11-sudah-diketahui-bush</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/09/11/414/688416/ada-bukti-baru-serangan-9-11-sudah-diketahui-bush</guid><pubDate>Selasa 11 September 2012 21:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fajar Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/11/414/688416/Z2YOkGWJbW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Serangan terhadap menara kembar WTC (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/11/414/688416/Z2YOkGWJbW.jpg</image><title>Serangan terhadap menara kembar WTC (Foto: AP)</title></images><description>WASHINGTON - Serangan  11 September 2001 terjadi 11 tahun lalu. Tetapi hingga saat ini masih banyak  pertanyaan di balik peristiwa itu. Ada bukti baru baru mantan Presiden Amerika  Serikat (AS) George W Bush sudah menerima uraian akan adanya serangan sebelum  insiden 9/11 tersebut.&amp;nbsp;Pada 6 Agustus 2001, Bush saat itu mendapatkan  uraian rahasia mengenai ancaman dari Osama bin Laden dan jaringan terorisnya, Al  Qaeda. Pada pagi itu, Bush mendapatkan laporan pagi harian dari CIA yang  bertajuk: &quot;Bin Laden Bermaksud untuk Menyerang AS.&quot; Beberapa minggu kemudian,  serangan Al Qaeda itu terbukti. Demikian diberitakan The New York Times, Selasa  (11/9/2012).Laporan mengenai uraian tersebut disanggah oleh pihak Bush  pada 10 April 2004, ketika dirinya dihadapkan pada komisi 9/11 yang menyelidiki  kejadian penyerangan. Pejabat AS saat itu menolak dokumen yang menunjukkan  adanya uraian tersebut. Mereka menilai dokumen tersebut hanya sejarah Al Qaeda  bukan peringatan atas serangan.&amp;nbsp;Peringatan langsung kepada Bush mengenai  kemungkinan serangan Al Qaeda, sudah dimulai sejak musim semi 2001. Pada 1 Mei  2001, Dinas Intelijen AS (CIA) mengatakan, &quot;sebuah kelompok yang saat ini berada  di Amerika Serikat tengah berencana melakukan serangan teror.&quot;Satu pekan  kemudian, pada 22 Juni, datang laporan baru yang menyebutkan serangan Al Qaeda  sudah sangat dekat. Tetapi hal ini diacuhkan meskipun waktunya sudah  dipastikan.Namun beberapa pihak di Pemerintahan Bush menganggap  peringatan itu hanyalah gertakan. Kalangan yang dekat dengan Bush justru  mengatakan kepada Gedung Putih bahwa CIA telah ditipu. Menurut mereka, Bin Laden  hanya ingin berpura-pura melakukan serangan guna mengalihkan perhatian  Pemerintah AS terhadap Saddam Hussein.Sebagai respons, CIA  mempersiapkan analisis yang mendesak Gedung Putih untuk menerima peringatan  ancaman bahaya dari Bin Laden dan ancaman itu adalah benar adanya. Tetapi pada  akhirnya, Bush beserta pejabat-pejabatnya gagal mengambil aksi signifikan  mencegah serangan Bin Laden dan peristiwa 11 September 2001 terjadi hingga  menewaskan sekira 3 ribu jiwa.</description><content:encoded>WASHINGTON - Serangan  11 September 2001 terjadi 11 tahun lalu. Tetapi hingga saat ini masih banyak  pertanyaan di balik peristiwa itu. Ada bukti baru baru mantan Presiden Amerika  Serikat (AS) George W Bush sudah menerima uraian akan adanya serangan sebelum  insiden 9/11 tersebut.&amp;nbsp;Pada 6 Agustus 2001, Bush saat itu mendapatkan  uraian rahasia mengenai ancaman dari Osama bin Laden dan jaringan terorisnya, Al  Qaeda. Pada pagi itu, Bush mendapatkan laporan pagi harian dari CIA yang  bertajuk: &quot;Bin Laden Bermaksud untuk Menyerang AS.&quot; Beberapa minggu kemudian,  serangan Al Qaeda itu terbukti. Demikian diberitakan The New York Times, Selasa  (11/9/2012).Laporan mengenai uraian tersebut disanggah oleh pihak Bush  pada 10 April 2004, ketika dirinya dihadapkan pada komisi 9/11 yang menyelidiki  kejadian penyerangan. Pejabat AS saat itu menolak dokumen yang menunjukkan  adanya uraian tersebut. Mereka menilai dokumen tersebut hanya sejarah Al Qaeda  bukan peringatan atas serangan.&amp;nbsp;Peringatan langsung kepada Bush mengenai  kemungkinan serangan Al Qaeda, sudah dimulai sejak musim semi 2001. Pada 1 Mei  2001, Dinas Intelijen AS (CIA) mengatakan, &quot;sebuah kelompok yang saat ini berada  di Amerika Serikat tengah berencana melakukan serangan teror.&quot;Satu pekan  kemudian, pada 22 Juni, datang laporan baru yang menyebutkan serangan Al Qaeda  sudah sangat dekat. Tetapi hal ini diacuhkan meskipun waktunya sudah  dipastikan.Namun beberapa pihak di Pemerintahan Bush menganggap  peringatan itu hanyalah gertakan. Kalangan yang dekat dengan Bush justru  mengatakan kepada Gedung Putih bahwa CIA telah ditipu. Menurut mereka, Bin Laden  hanya ingin berpura-pura melakukan serangan guna mengalihkan perhatian  Pemerintah AS terhadap Saddam Hussein.Sebagai respons, CIA  mempersiapkan analisis yang mendesak Gedung Putih untuk menerima peringatan  ancaman bahaya dari Bin Laden dan ancaman itu adalah benar adanya. Tetapi pada  akhirnya, Bush beserta pejabat-pejabatnya gagal mengambil aksi signifikan  mencegah serangan Bin Laden dan peristiwa 11 September 2001 terjadi hingga  menewaskan sekira 3 ribu jiwa.</content:encoded></item></channel></rss>
