<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswi SMK N 1 Bantul Kesurupan Massal</title><description>Sekira 10 siswi SMKN 1 Sewon, Kabupaten Bantul, DIY, kesurupan usai  mengikuti upacara bendera, pagi tadi. Hal itu membuat kepanikan dari  pihak sekolah, baik siswa-siswi maupun guru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/17/510/691084/siswi-smk-n-1-bantul-kesurupan-massal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/09/17/510/691084/siswi-smk-n-1-bantul-kesurupan-massal"/><item><title>Siswi SMK N 1 Bantul Kesurupan Massal</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/17/510/691084/siswi-smk-n-1-bantul-kesurupan-massal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/09/17/510/691084/siswi-smk-n-1-bantul-kesurupan-massal</guid><pubDate>Senin 17 September 2012 16:32 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/17/510/691084/kA5lg19EjQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kesurupan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/17/510/691084/kA5lg19EjQ.jpg</image><title>Ilustrasi kesurupan</title></images><description>BANTUL- Sekira 10 siswi SMKN 1 Sewon, Kabupaten Bantul, DIY, kesurupan usai mengikuti upacara bendera, pagi tadi. Hal itu membuat kepanikan dari pihak sekolah, baik siswa-siswi maupun guru.Pihak sekolah pun memilih untuk memulangkan seluruh siswa agar kejadian tersebut tidak merembet ke siswa-siswi lainnya.&amp;ldquo;Ada sekira 10 anak. Awalnya ada satu siswi yang pingsan usai upacara, setelah itu berteriak-teriak sendiri seperti kesurupan,&amp;rdquo; ujar Kepala SMKN 1 Sewon, Sudaryanti, Senin (17/9/2012).Dari satu anak tersebut kemudian diikuti beberapa siswi-siswi lainnya yang berteriak. Beberapa guru dan siswi-siswi kemudian mendatangkan tokoh agama di perkampungan tersebut.&amp;ldquo;Kita undang tokoh agama, bukan paranormal supaya menenangkan situasi di sekolah. Meskipun ini ganjil, tetapi yang namanya gaib itu ada di sekitar kita,&amp;rdquo; bebernya.Usai tokoh agama memberikan pertolongan dengan caranya, pihak sekolah menyuruh siswa-siswi di sekolah untuk pulang lebih awal.Sudaryanti menduga dengan kesurupan ini karena siswa-siswi terlalu capek dan kurang istirahat. Sebab, sebelumnya ada siswa-siswi yang mengikuti kegiatan kemah di sekolah tersebut pada Sabtu dan Minggu kemarin.&amp;ldquo;Iya mungkin mereka kecapean, karena sebelumnya mengikuti kemah di sekolah,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>BANTUL- Sekira 10 siswi SMKN 1 Sewon, Kabupaten Bantul, DIY, kesurupan usai mengikuti upacara bendera, pagi tadi. Hal itu membuat kepanikan dari pihak sekolah, baik siswa-siswi maupun guru.Pihak sekolah pun memilih untuk memulangkan seluruh siswa agar kejadian tersebut tidak merembet ke siswa-siswi lainnya.&amp;ldquo;Ada sekira 10 anak. Awalnya ada satu siswi yang pingsan usai upacara, setelah itu berteriak-teriak sendiri seperti kesurupan,&amp;rdquo; ujar Kepala SMKN 1 Sewon, Sudaryanti, Senin (17/9/2012).Dari satu anak tersebut kemudian diikuti beberapa siswi-siswi lainnya yang berteriak. Beberapa guru dan siswi-siswi kemudian mendatangkan tokoh agama di perkampungan tersebut.&amp;ldquo;Kita undang tokoh agama, bukan paranormal supaya menenangkan situasi di sekolah. Meskipun ini ganjil, tetapi yang namanya gaib itu ada di sekitar kita,&amp;rdquo; bebernya.Usai tokoh agama memberikan pertolongan dengan caranya, pihak sekolah menyuruh siswa-siswi di sekolah untuk pulang lebih awal.Sudaryanti menduga dengan kesurupan ini karena siswa-siswi terlalu capek dan kurang istirahat. Sebab, sebelumnya ada siswa-siswi yang mengikuti kegiatan kemah di sekolah tersebut pada Sabtu dan Minggu kemarin.&amp;ldquo;Iya mungkin mereka kecapean, karena sebelumnya mengikuti kemah di sekolah,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
