<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Lokon Meletus Muntahkan Material Setinggi 2,5 Km</title><description>Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, siang ini kembali meletus  dan memuntahkan material vulkanik setinggi 2.5 kilometer dari kawah  Tompaluan. Gunung meletus pada pukul 10.15 Wita.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/21/340/693059/gunung-lokon-meletus-muntahkan-material-setinggi-2-5-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/09/21/340/693059/gunung-lokon-meletus-muntahkan-material-setinggi-2-5-km"/><item><title>Gunung Lokon Meletus Muntahkan Material Setinggi 2,5 Km</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/21/340/693059/gunung-lokon-meletus-muntahkan-material-setinggi-2-5-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/09/21/340/693059/gunung-lokon-meletus-muntahkan-material-setinggi-2-5-km</guid><pubDate>Jum'at 21 September 2012 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Herdiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/21/340/693059/ZeV2kCFVTI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi warga saksikan aktivitas Gunung Lokon (Dok: Sindo TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/21/340/693059/ZeV2kCFVTI.jpg</image><title>Ilustrasi warga saksikan aktivitas Gunung Lokon (Dok: Sindo TV)</title></images><description>BANDUNG - Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, siang ini kembali meletus dan memuntahkan material vulkanik setinggi 2.5 kilometer dari kawah Tompaluan. Gunung meletus pada pukul 10.15 Wita.&amp;ldquo;Rekomendasi, agar tidak ada kegiatan masyarakat dalam radius 2.5 kilometer dari kawah Tompaluan,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono, kepada wartawan, Jumat (21/9/2012).Rekomendasi tersebut disampaikan karena aktivitas Gunung Lokon masih tinggi. &amp;ldquo;Agar semua pihak yang berkepentingan senantiasa siaga mengantisipasi ancaman bahaya erupsi Gunung Lokon,&amp;rdquo; tambahnya.Dia menuturkan, seperti pernah disampaikan PVMBG sebelumnya, sejak Kamis, 20 September kemarin pukul 23.00 Wita, telah terjadi peningkatan aktivitas di Kawah Tompaluan.Surono menyebut, pada Kamis kemarin, pukul 12.00-18.00 Wita terjadi empat kali gempa vulkanik dalam, 19 kali gempa vulkanik dangkal, tujub kali gempa embusan asap. Tremor vulkanik menerus dengan amplitudo rata-rata tiga milimeter.Sejak pukul 18.00 hingga 23.18 AWita, aktivitas kegempaan meningkat sangat tajam. Ini diketahui dengan terekamnya sekira 90 kali gempa vulkanik dalam dan dangkal. Gempa dangkal lebih banyak terjadi.&amp;ldquo;Jika peningkatan aktivitas kegempaan terus berlangsung dapat diikuti erupsi,&amp;rdquo; tegasnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, siang ini kembali meletus dan memuntahkan material vulkanik setinggi 2.5 kilometer dari kawah Tompaluan. Gunung meletus pada pukul 10.15 Wita.&amp;ldquo;Rekomendasi, agar tidak ada kegiatan masyarakat dalam radius 2.5 kilometer dari kawah Tompaluan,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono, kepada wartawan, Jumat (21/9/2012).Rekomendasi tersebut disampaikan karena aktivitas Gunung Lokon masih tinggi. &amp;ldquo;Agar semua pihak yang berkepentingan senantiasa siaga mengantisipasi ancaman bahaya erupsi Gunung Lokon,&amp;rdquo; tambahnya.Dia menuturkan, seperti pernah disampaikan PVMBG sebelumnya, sejak Kamis, 20 September kemarin pukul 23.00 Wita, telah terjadi peningkatan aktivitas di Kawah Tompaluan.Surono menyebut, pada Kamis kemarin, pukul 12.00-18.00 Wita terjadi empat kali gempa vulkanik dalam, 19 kali gempa vulkanik dangkal, tujub kali gempa embusan asap. Tremor vulkanik menerus dengan amplitudo rata-rata tiga milimeter.Sejak pukul 18.00 hingga 23.18 AWita, aktivitas kegempaan meningkat sangat tajam. Ini diketahui dengan terekamnya sekira 90 kali gempa vulkanik dalam dan dangkal. Gempa dangkal lebih banyak terjadi.&amp;ldquo;Jika peningkatan aktivitas kegempaan terus berlangsung dapat diikuti erupsi,&amp;rdquo; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
