<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Didera Skandal Penyiksaan, Mendagri Georgia Mundur</title><description>Menteri Dalam Negeri Georgia Bacho Akhalaia mengundurkan diri dari  jabatannya setelah munculnya video penyiksaan terhadap tahanan di  penjara. Video itupun tersebar ke penjuru dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/21/414/693083/didera-skandal-penyiksaan-mendagri-georgia-mundur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/09/21/414/693083/didera-skandal-penyiksaan-mendagri-georgia-mundur"/><item><title>Didera Skandal Penyiksaan, Mendagri Georgia Mundur</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/21/414/693083/didera-skandal-penyiksaan-mendagri-georgia-mundur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/09/21/414/693083/didera-skandal-penyiksaan-mendagri-georgia-mundur</guid><pubDate>Jum'at 21 September 2012 11:09 WIB</pubDate><dc:creator>Aulia Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/21/414/693083/iVFrMiQ98p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bacho Akhalaia</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/21/414/693083/iVFrMiQ98p.jpg</image><title>Bacho Akhalaia</title></images><description>TBLISI - Menteri Dalam Negeri Georgia Bacho Akhalaia mengundurkan diri dari jabatannya setelah munculnya video penyiksaan terhadap tahanan di penjara. Video itupun tersebar ke penjuru dunia.&quot;Saya merasa gagal dalam memenuhi tanggung jawab moral dan politik untuk menghapuskan praktik penyiksaan itu. Inilah yang membuat saya untuk mengajukan surat pengunduran diri saya ke presiden,&quot; ujar Akhalaia, seperti dikutip AFP, Jumat (21/9/2012).Video yang muncul di negara bekas Uni Soviet itu cukup mengundang kecaman dari sejumlah negara. Warga Georgia pun berdemo di Kota Tblisi, Batumi dan Rustavi. Mereka mendesak Akhalaia untuk mundur. Akhalaia sendiri sempat menjabat sebagai kepala penjara pada 2005 hingga 2088.Dalam video itu, para narapidana pria terlihat sedang menangis karena mengalami kekerasan seksual. Mereka disodomi oleh para sipir dengan menggunakan tongkat pemukul. Sementara itu, narapidana lain juga dipukuli dan ditendang.Presiden Mikhail Saakashvili pun mencoba menenangkan warga dengan menunjuk seorang Menteri Penjara baru, Giorgi Tugushi. Tugushi adalah seorang yang sering mengkritisi aktivitas-aktivitas di penjara Georgia.Kejaksaan Agung Georgia juga melaporkan, 11 aparat penjaga penjara sudah ditangkap. Namun mereka masih memburu beberapa aparat lainnya. Isu skandal itu pun dimanfaatkan oleh fraksi oposisi Georgia yang dipimpin oleh Bidzina Ivanishvilli. Saat ini, fraksi oposisi kerap menuduh Pemerintah Georgia menjalankan praktik politik ala diktator dan memicu peperangan dengan Rusia.</description><content:encoded>TBLISI - Menteri Dalam Negeri Georgia Bacho Akhalaia mengundurkan diri dari jabatannya setelah munculnya video penyiksaan terhadap tahanan di penjara. Video itupun tersebar ke penjuru dunia.&quot;Saya merasa gagal dalam memenuhi tanggung jawab moral dan politik untuk menghapuskan praktik penyiksaan itu. Inilah yang membuat saya untuk mengajukan surat pengunduran diri saya ke presiden,&quot; ujar Akhalaia, seperti dikutip AFP, Jumat (21/9/2012).Video yang muncul di negara bekas Uni Soviet itu cukup mengundang kecaman dari sejumlah negara. Warga Georgia pun berdemo di Kota Tblisi, Batumi dan Rustavi. Mereka mendesak Akhalaia untuk mundur. Akhalaia sendiri sempat menjabat sebagai kepala penjara pada 2005 hingga 2088.Dalam video itu, para narapidana pria terlihat sedang menangis karena mengalami kekerasan seksual. Mereka disodomi oleh para sipir dengan menggunakan tongkat pemukul. Sementara itu, narapidana lain juga dipukuli dan ditendang.Presiden Mikhail Saakashvili pun mencoba menenangkan warga dengan menunjuk seorang Menteri Penjara baru, Giorgi Tugushi. Tugushi adalah seorang yang sering mengkritisi aktivitas-aktivitas di penjara Georgia.Kejaksaan Agung Georgia juga melaporkan, 11 aparat penjaga penjara sudah ditangkap. Namun mereka masih memburu beberapa aparat lainnya. Isu skandal itu pun dimanfaatkan oleh fraksi oposisi Georgia yang dipimpin oleh Bidzina Ivanishvilli. Saat ini, fraksi oposisi kerap menuduh Pemerintah Georgia menjalankan praktik politik ala diktator dan memicu peperangan dengan Rusia.</content:encoded></item></channel></rss>
