<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polda Kaltim Tingkatkan Pengamanan di Perbatasan Malaysia</title><description>Penangkapan terduga teroris di sejumlah daerah dalam pekan kamarin,  membuat kepolisian Polda Kalimantan Timur melakukan peningkatan  pengamanan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/24/340/693960/polda-kaltim-tingkatkan-pengamanan-di-perbatasan-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/09/24/340/693960/polda-kaltim-tingkatkan-pengamanan-di-perbatasan-malaysia"/><item><title>Polda Kaltim Tingkatkan Pengamanan di Perbatasan Malaysia</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/24/340/693960/polda-kaltim-tingkatkan-pengamanan-di-perbatasan-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/09/24/340/693960/polda-kaltim-tingkatkan-pengamanan-di-perbatasan-malaysia</guid><pubDate>Senin 24 September 2012 02:14 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Sarifudin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/23/340/693960/YBw4e9omIt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/23/340/693960/YBw4e9omIt.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>BALIKPAPAN &amp;ndash; Penangkapan terduga teroris di sejumlah daerah dalam pekan kamarin, membuat kepolisian Polda Kalimantan Timur melakukan peningkatan pengamanan. Peningkatan keamanan tersebut terfokus pada jalur masuk perbatasan Indonesia-Malaysia,&amp;nbsp; seperti Kabupaten Nunukan dan Malinau. Termasuk di sejumlah obyek  vital&amp;nbsp; nasioal di daerah.Kabid Humas Polda Kalitm Kombes Pol Wisnu Sutirta  mengatakan, wilayah perbatasan memang paling mendapat perhatian ekstra,  mengingat luas wilayah dan geografisnya sangat memungkinan teroris bisa  menyusup. &amp;ldquo;Iya memang khusus di perbatasan di wilayah Nunukan dan Malinau,  kita perketat pengamanannya, begitu juga sejumlah obyek vital, karena di Kaltim  banyak juga obyek vital yang perlu pengamanan, begitu juga di pelabuhan dan  bandara, karena kita tidak ingin kecolongan,&amp;rdquo; ucap Kabid Humas Polda Kaltim  Kombes Pol Antonius, Minggu (23/9).Di Perbatasan itu, lanjut Antonius, wilayahnya sangat luas, tentu banyak  jalan-jalan kecil yang bisa mereka (teroris) untuk menyusup masuk. &quot;Itu yang  tidak kita ingin,&amp;rdquo; katanya.Selain itu, Antonius menambahkan pihaknya bekerjasama dengan TNI, dan&amp;nbsp; mengintesifkan pengamanan wilayah melalui peran Polres-Polres di 13 Kota  dan Kabupaten di Kaltim.&amp;ldquo;Polda Kaltim memang kita berkoordinasi dengan Polres-Polres,  untuk memaksimalkan personil sabhara maupun Samapta, juga bekerjasama dengan  pihak TNI khususnya menjaga daerah-daerah strategis dan vital yang bisa menjadi  jalur masuk teroris, seperti bandara maupun pelabuhan,&amp;rdquo;imbunnya.Hanya saja, sambung Antonius, pengamanan tersebut, tidak dilakukan secara transparan. Namun  pengawasan itu dilakukan selama 24 jam. Dia meminta agar masyarakat  tidak perlu khawatir, hal tersebut hanya sebagai bentuk antisipasi yang  dilakukan kepolisian.Sementara terkait keberadaan rumah sewa atau kos-kos yang  bisa saja digunakan lokasi persinggahan atau persembunyian, pihaknya meminta  partisipasi masyarakat&amp;nbsp; ikut mengawasi.&amp;ldquo;Masyarakat bisa melaporkan ke  kepolisian terdekat, jika ada yang&amp;nbsp; mencurigakan, karena kita butuh peran  masyarakat untuk mencegah teroris, bukan Cuma aparat kepolisian ataupun TNI,&amp;rdquo;  tandasnya.</description><content:encoded>BALIKPAPAN &amp;ndash; Penangkapan terduga teroris di sejumlah daerah dalam pekan kamarin, membuat kepolisian Polda Kalimantan Timur melakukan peningkatan pengamanan. Peningkatan keamanan tersebut terfokus pada jalur masuk perbatasan Indonesia-Malaysia,&amp;nbsp; seperti Kabupaten Nunukan dan Malinau. Termasuk di sejumlah obyek  vital&amp;nbsp; nasioal di daerah.Kabid Humas Polda Kalitm Kombes Pol Wisnu Sutirta  mengatakan, wilayah perbatasan memang paling mendapat perhatian ekstra,  mengingat luas wilayah dan geografisnya sangat memungkinan teroris bisa  menyusup. &amp;ldquo;Iya memang khusus di perbatasan di wilayah Nunukan dan Malinau,  kita perketat pengamanannya, begitu juga sejumlah obyek vital, karena di Kaltim  banyak juga obyek vital yang perlu pengamanan, begitu juga di pelabuhan dan  bandara, karena kita tidak ingin kecolongan,&amp;rdquo; ucap Kabid Humas Polda Kaltim  Kombes Pol Antonius, Minggu (23/9).Di Perbatasan itu, lanjut Antonius, wilayahnya sangat luas, tentu banyak  jalan-jalan kecil yang bisa mereka (teroris) untuk menyusup masuk. &quot;Itu yang  tidak kita ingin,&amp;rdquo; katanya.Selain itu, Antonius menambahkan pihaknya bekerjasama dengan TNI, dan&amp;nbsp; mengintesifkan pengamanan wilayah melalui peran Polres-Polres di 13 Kota  dan Kabupaten di Kaltim.&amp;ldquo;Polda Kaltim memang kita berkoordinasi dengan Polres-Polres,  untuk memaksimalkan personil sabhara maupun Samapta, juga bekerjasama dengan  pihak TNI khususnya menjaga daerah-daerah strategis dan vital yang bisa menjadi  jalur masuk teroris, seperti bandara maupun pelabuhan,&amp;rdquo;imbunnya.Hanya saja, sambung Antonius, pengamanan tersebut, tidak dilakukan secara transparan. Namun  pengawasan itu dilakukan selama 24 jam. Dia meminta agar masyarakat  tidak perlu khawatir, hal tersebut hanya sebagai bentuk antisipasi yang  dilakukan kepolisian.Sementara terkait keberadaan rumah sewa atau kos-kos yang  bisa saja digunakan lokasi persinggahan atau persembunyian, pihaknya meminta  partisipasi masyarakat&amp;nbsp; ikut mengawasi.&amp;ldquo;Masyarakat bisa melaporkan ke  kepolisian terdekat, jika ada yang&amp;nbsp; mencurigakan, karena kita butuh peran  masyarakat untuk mencegah teroris, bukan Cuma aparat kepolisian ataupun TNI,&amp;rdquo;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
