<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PM Jepang: Tidak Akan Ada Kompromi dengan China</title><description>Di sela-sela sidang Majelis Umum PBB, Perdana Menteri Jepang Yoshihiko  Noda menegaskan sikap negaranya terkait sengketa wilayah dengan China.  Noda menegaskan tidak akan ada kompromi atas sengketa wilayah di Laut  Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/27/413/695738/pm-jepang-tidak-akan-ada-kompromi-dengan-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/09/27/413/695738/pm-jepang-tidak-akan-ada-kompromi-dengan-china"/><item><title>PM Jepang: Tidak Akan Ada Kompromi dengan China</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/27/413/695738/pm-jepang-tidak-akan-ada-kompromi-dengan-china</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/09/27/413/695738/pm-jepang-tidak-akan-ada-kompromi-dengan-china</guid><pubDate>Kamis 27 September 2012 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Khairisa Ferida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/27/413/695738/srNNCqVCVw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wilayah Sengketa Jepang-China (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/27/413/695738/srNNCqVCVw.jpg</image><title>Wilayah Sengketa Jepang-China (Foto: AP)</title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Di sela-sela sidang Majelis Umum PBB, Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda menegaskan sikap negaranya terkait sengketa wilayah dengan China. Noda menegaskan tidak akan ada kompromi atas sengketa wilayah di Laut Timur.&quot;Senkaku (China menyebutnya Diaoyu) adalah bagian tidak terpisahkan dari wilayah Jepang. Itu terbaca jelas dalam sejarah juga diakui hukum internasional,&quot; ujar PM Noda, seperti dikutip RIA Novosti, Kamis (27/9/2012).&quot;Karenanya tidak akan pernah ada kompromi yang dapat membuat kita melangkah mundur dari posisi saat ini,&quot; imbuhnya.Kendati tidak akan berkompromi namun menurut Noda, Jepang akan berupaya keras agar kisruh terkait masalah ini tidak membuat hubungan bilateral kedua negara terpuruk.&quot;Kami akan memastikan bahwa sengketa ini tidak memberikan dampak buruk dalam hubungan bilateral kedua negara. Kami akan memastikan bahwa masalah ini diselesaikan dalam kondisi yang tenang serta menjaga komunikasi kedua pihak agar tetap baik,&quot; ungkap PM Noda.Menteri Luar Negeri Jepang Koichiro Gemba dan Menteri Luar Negeri China Yang Jiechi kabarnya gagal meredam ketegangan selama pertemuan keduanya di New York. Namun keduanya sepakat akan saling menjaga komunikasi dan menyelesaikan sengketa wilayah ini melalui jalur diplomatik.Dalam beberapa pekan terakhir hubungan kedua negara memanas akibat pengumuman nasionalisasi Jepang atas wilayah sengketa, memicu protes anti-Jepang di China. Hal ini berdampak dalam hubungan ekonomi kedua negara ketika sejumlah perusahaan raksasa Jepang memutuskan untuk beroperasi sementara waktu.Selama empat dekade Jepang diketahui telah mengelola pulau-pulau tersebut. Menurut Negeri Sakura, satu-satunya yang mendasari klaim Beijing atas pulau-pulau tersebut adalah ditemukannya kandungan sumber daya alam yang besar di wilayah itu.</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Di sela-sela sidang Majelis Umum PBB, Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda menegaskan sikap negaranya terkait sengketa wilayah dengan China. Noda menegaskan tidak akan ada kompromi atas sengketa wilayah di Laut Timur.&quot;Senkaku (China menyebutnya Diaoyu) adalah bagian tidak terpisahkan dari wilayah Jepang. Itu terbaca jelas dalam sejarah juga diakui hukum internasional,&quot; ujar PM Noda, seperti dikutip RIA Novosti, Kamis (27/9/2012).&quot;Karenanya tidak akan pernah ada kompromi yang dapat membuat kita melangkah mundur dari posisi saat ini,&quot; imbuhnya.Kendati tidak akan berkompromi namun menurut Noda, Jepang akan berupaya keras agar kisruh terkait masalah ini tidak membuat hubungan bilateral kedua negara terpuruk.&quot;Kami akan memastikan bahwa sengketa ini tidak memberikan dampak buruk dalam hubungan bilateral kedua negara. Kami akan memastikan bahwa masalah ini diselesaikan dalam kondisi yang tenang serta menjaga komunikasi kedua pihak agar tetap baik,&quot; ungkap PM Noda.Menteri Luar Negeri Jepang Koichiro Gemba dan Menteri Luar Negeri China Yang Jiechi kabarnya gagal meredam ketegangan selama pertemuan keduanya di New York. Namun keduanya sepakat akan saling menjaga komunikasi dan menyelesaikan sengketa wilayah ini melalui jalur diplomatik.Dalam beberapa pekan terakhir hubungan kedua negara memanas akibat pengumuman nasionalisasi Jepang atas wilayah sengketa, memicu protes anti-Jepang di China. Hal ini berdampak dalam hubungan ekonomi kedua negara ketika sejumlah perusahaan raksasa Jepang memutuskan untuk beroperasi sementara waktu.Selama empat dekade Jepang diketahui telah mengelola pulau-pulau tersebut. Menurut Negeri Sakura, satu-satunya yang mendasari klaim Beijing atas pulau-pulau tersebut adalah ditemukannya kandungan sumber daya alam yang besar di wilayah itu.</content:encoded></item></channel></rss>
