<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ginjal Kronis Bisa Sebabkan Kematian</title><description>Penyakit ginjal mempengaruhi  sekira 10 sampai 16 persen  orang dewasa di Asia,  Eropa, Australia, dan Amerika Serikat.  Hipertensi dan diabetes adalah  kondisi umum dengan penyakit ginjal kronis yang  dapat menyebabkan  kematian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/27/486/696019/ginjal-kronis-bisa-sebabkan-kematian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/09/27/486/696019/ginjal-kronis-bisa-sebabkan-kematian"/><item><title>Ginjal Kronis Bisa Sebabkan Kematian</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/27/486/696019/ginjal-kronis-bisa-sebabkan-kematian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/09/27/486/696019/ginjal-kronis-bisa-sebabkan-kematian</guid><pubDate>Kamis 27 September 2012 17:45 WIB</pubDate><dc:creator>Niken Anggun Nurani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/27/486/696019/tr9ua3YI0c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penderita hipertensi bisa terkena ginjal kronis (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/27/486/696019/tr9ua3YI0c.jpg</image><title>Penderita hipertensi bisa terkena ginjal kronis (Foto: Corbis)</title></images><description>PENYAKIT ginjal mempengaruhi  sekira 10 sampai 16 persen  orang dewasa di Asia, Eropa, Australia, dan Amerika Serikat.  Hipertensi dan diabetes adalah kondisi umum dengan penyakit ginjal kronis yang  dapat menyebabkan kematian.
&amp;nbsp;
Dua studi baru dari John Hopkins  yang memfokuskan pada kesehatan ginjal menemukan bahwa penyakit ginjal kronis  itu sendiri bisa menjadi indikator kuat risiko kematian dan stadium akhir  penyakit ginjal, bahkan pada pasien tanpa hipertensi atau diabetes. Pada  penderita hipertensi, ginjal mengalami penurunan fungsi dan tingkat protein yang  cukup tinggi. Sementara penderita diabetes punya risiko lebih tinggi pada  kerusakan ginjal, demikian yang dilansir Health24.
&amp;nbsp;
Namun, tidak semua penderita  hipertensi atau diabetes dapat menderita ginjal kronis. Hanya saja risiko kerusakan dan  kematian ginjal kronis pada penderita hipertensi dan diabetes menjadi lebih  tinggi.
&amp;nbsp;
Kebanyakan orang yang menderita  ginjal kronis mendapati ginjalnya sudah dalam keadaan rusak parah atau stadium  akhir yang pada akhirnya menyebabkan kematian. Inilah yang mengakibatkan  kerusakan ginjal menjadi faktor utama kematian, baik pada penderita  diabetes atau hipertensi, termasuk  pada  orang tanpa penyakit keduanya. (ina)</description><content:encoded>PENYAKIT ginjal mempengaruhi  sekira 10 sampai 16 persen  orang dewasa di Asia, Eropa, Australia, dan Amerika Serikat.  Hipertensi dan diabetes adalah kondisi umum dengan penyakit ginjal kronis yang  dapat menyebabkan kematian.
&amp;nbsp;
Dua studi baru dari John Hopkins  yang memfokuskan pada kesehatan ginjal menemukan bahwa penyakit ginjal kronis  itu sendiri bisa menjadi indikator kuat risiko kematian dan stadium akhir  penyakit ginjal, bahkan pada pasien tanpa hipertensi atau diabetes. Pada  penderita hipertensi, ginjal mengalami penurunan fungsi dan tingkat protein yang  cukup tinggi. Sementara penderita diabetes punya risiko lebih tinggi pada  kerusakan ginjal, demikian yang dilansir Health24.
&amp;nbsp;
Namun, tidak semua penderita  hipertensi atau diabetes dapat menderita ginjal kronis. Hanya saja risiko kerusakan dan  kematian ginjal kronis pada penderita hipertensi dan diabetes menjadi lebih  tinggi.
&amp;nbsp;
Kebanyakan orang yang menderita  ginjal kronis mendapati ginjalnya sudah dalam keadaan rusak parah atau stadium  akhir yang pada akhirnya menyebabkan kematian. Inilah yang mengakibatkan  kerusakan ginjal menjadi faktor utama kematian, baik pada penderita  diabetes atau hipertensi, termasuk  pada  orang tanpa penyakit keduanya. (ina)</content:encoded></item></channel></rss>
