<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ade Komarudin : Pernyataan Dipo Alam Dipolitisi</title><description>Ketua DPP Partai Golkar, Ade Komarudin, menilai, bahwa data yang  disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Dipo Alam terkesan sangat politis</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/30/339/696962/ade-komarudin-pernyataan-dipo-alam-dipolitisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/09/30/339/696962/ade-komarudin-pernyataan-dipo-alam-dipolitisi"/><item><title>Ade Komarudin : Pernyataan Dipo Alam Dipolitisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/09/30/339/696962/ade-komarudin-pernyataan-dipo-alam-dipolitisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/09/30/339/696962/ade-komarudin-pernyataan-dipo-alam-dipolitisi</guid><pubDate>Minggu 30 September 2012 01:20 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/30/339/696962/DlF9CygrYL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/30/339/696962/DlF9CygrYL.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar, Ade Komarudin, menilai, bahwa data yang disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Dipo Alam terkait banyaknya kader Partai Golkar yang terlibat korupsi terkesan sangat politis.
&amp;nbsp;
Menurutnya Dipo yang menjabat sebagai Sekretaris Kabinet jelas lebih memihak kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat dalam menyikapi segala sesuatu.
&amp;nbsp;
&quot;Dapat dipastikan bermaksud sangat politis. Tolong bijak dan adil sedikit dalam menghitung. Jangan hanya kuantitatif, tapi juga analisis secara kualitatif,&quot; kata Ade, saat dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu (29/9/2012).
&amp;nbsp;
Ade menganggap bahwa pernyataan Dipo tersebut hanyalah sebuah konsekuensi dari banyaknya kader Partai Golkar yang menjadi pejabat di daerah.
&amp;nbsp;
&quot;Karena kepala daerah yang paling banyak orang Golkar, dan sudah lama selalu dalam kekuasaan, ya konsekwensinya rilis tadi,&quot; imbuh Ade.
&amp;nbsp;
Namun, pria yang juga menjabat Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR ini menghimbau, kepada seluruh pihak untuk tidak subjektif dalam memberikan penilaian terhadap kader Partai Golkar di daerah.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau kita banyak berbuat, pasti banyak melakukan kesalahan. Dan hitung juga, pasti paling banyak, dibanding yang lain. Jadi, disamping kesalahan, amal baik orang Golkar juga lebih banyak,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut, Ade berharap agar pihak aparat penegak hukum harus bersikap tegas, serta mampu memberantas maraknya praktek korupsi yang dilakukan oleh seluruh oknum termasuk penguasa di Indonesia tanpa tebang pilih.
&amp;nbsp;
&quot;Supaya pemberantasan korupsi efektif, jangan sekali-kali dalam menegakkannya nermotif politik. Kasihan negara ini, pemberantasan korupsi harus terus jalan terus. Jangan dilindungi. Termasuk yang paling berkuasa,&quot; pungkasnya. (ctr).</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar, Ade Komarudin, menilai, bahwa data yang disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Dipo Alam terkait banyaknya kader Partai Golkar yang terlibat korupsi terkesan sangat politis.
&amp;nbsp;
Menurutnya Dipo yang menjabat sebagai Sekretaris Kabinet jelas lebih memihak kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat dalam menyikapi segala sesuatu.
&amp;nbsp;
&quot;Dapat dipastikan bermaksud sangat politis. Tolong bijak dan adil sedikit dalam menghitung. Jangan hanya kuantitatif, tapi juga analisis secara kualitatif,&quot; kata Ade, saat dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu (29/9/2012).
&amp;nbsp;
Ade menganggap bahwa pernyataan Dipo tersebut hanyalah sebuah konsekuensi dari banyaknya kader Partai Golkar yang menjadi pejabat di daerah.
&amp;nbsp;
&quot;Karena kepala daerah yang paling banyak orang Golkar, dan sudah lama selalu dalam kekuasaan, ya konsekwensinya rilis tadi,&quot; imbuh Ade.
&amp;nbsp;
Namun, pria yang juga menjabat Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR ini menghimbau, kepada seluruh pihak untuk tidak subjektif dalam memberikan penilaian terhadap kader Partai Golkar di daerah.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau kita banyak berbuat, pasti banyak melakukan kesalahan. Dan hitung juga, pasti paling banyak, dibanding yang lain. Jadi, disamping kesalahan, amal baik orang Golkar juga lebih banyak,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut, Ade berharap agar pihak aparat penegak hukum harus bersikap tegas, serta mampu memberantas maraknya praktek korupsi yang dilakukan oleh seluruh oknum termasuk penguasa di Indonesia tanpa tebang pilih.
&amp;nbsp;
&quot;Supaya pemberantasan korupsi efektif, jangan sekali-kali dalam menegakkannya nermotif politik. Kasihan negara ini, pemberantasan korupsi harus terus jalan terus. Jangan dilindungi. Termasuk yang paling berkuasa,&quot; pungkasnya. (ctr).</content:encoded></item></channel></rss>
