<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Paku di Tubuh Supiati Kini Bisa Dikeluarkan Tanpa Operasi</title><description>Tim medis RS Nur Hidayah, Kabupaten Bantul, DIY, mengakui masih ada  benda asing yang berada di dalam tubuh Supiyati (25) pasca-operasi,  namun pihak rumah sakit tidak akan melakukan operasi kembali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/01/510/697380/paku-di-tubuh-supiati-kini-bisa-dikeluarkan-tanpa-operasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/10/01/510/697380/paku-di-tubuh-supiati-kini-bisa-dikeluarkan-tanpa-operasi"/><item><title>Paku di Tubuh Supiati Kini Bisa Dikeluarkan Tanpa Operasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/01/510/697380/paku-di-tubuh-supiati-kini-bisa-dikeluarkan-tanpa-operasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/10/01/510/697380/paku-di-tubuh-supiati-kini-bisa-dikeluarkan-tanpa-operasi</guid><pubDate>Senin 01 Oktober 2012 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/01/510/697380/RxX9XLoHwS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi, tiga jarum yang dikeluarkan dari betis Yusril (Dok: Sindo TV/Abdillah MS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/01/510/697380/RxX9XLoHwS.jpg</image><title>Ilustrasi, tiga jarum yang dikeluarkan dari betis Yusril (Dok: Sindo TV/Abdillah MS)</title></images><description>YOGYAKARTA- Tim medis RS Nur Hidayah, Kabupaten Bantul, DIY, mengakui masih ada benda asing yang berada di dalam tubuh Supiyati (25) pasca-operasi, namun pihak rumah sakit tidak akan melakukan operasi kembali.&quot;Masih ada hingga saat ini, tetapi keberadaan benda asing itu di bagian luka bekas operasi. Kami tidak melakukan operasi karena bisa dikeluarkan saat perawatan,&quot; jelas ketua tim medis, dr Sagiran, Senin (1/10/2012).Terkadang, benda asing itu bisa keluar dengan sendirinya. Jalan operasi ditempuh bila benda asing seperti paku, jarum, maupun kawat, tidak bisa dikeluarkan.&quot;Ke depan mudah-mudahan sudah tidak ada lagi. Kami lakukan pengawasan secara optimal selama 24 jam untuk memonitor perkembangannya,&quot; jelasnya.Sebagaimana diketahui, kondisi Supiyati mulai membaik usai operasi. Tim medis berencana memulangkan Supiati ke rumahnya di kampung Seropan I, RT 01, Muntuk, Dlingo, Bantul, pada Selasa, 2 September besok.Pasien sudah mampu makan, minum, dan beraktivitas meski masih merasakan sakit.&quot;Besok setelah terapi, insya Allah sudah bisa dibawa pulang. Setelah pulang bukannya kami lepas tangan, tetapi masih ada tim yang memonitor perkembangan kesehatan pasien,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>YOGYAKARTA- Tim medis RS Nur Hidayah, Kabupaten Bantul, DIY, mengakui masih ada benda asing yang berada di dalam tubuh Supiyati (25) pasca-operasi, namun pihak rumah sakit tidak akan melakukan operasi kembali.&quot;Masih ada hingga saat ini, tetapi keberadaan benda asing itu di bagian luka bekas operasi. Kami tidak melakukan operasi karena bisa dikeluarkan saat perawatan,&quot; jelas ketua tim medis, dr Sagiran, Senin (1/10/2012).Terkadang, benda asing itu bisa keluar dengan sendirinya. Jalan operasi ditempuh bila benda asing seperti paku, jarum, maupun kawat, tidak bisa dikeluarkan.&quot;Ke depan mudah-mudahan sudah tidak ada lagi. Kami lakukan pengawasan secara optimal selama 24 jam untuk memonitor perkembangannya,&quot; jelasnya.Sebagaimana diketahui, kondisi Supiyati mulai membaik usai operasi. Tim medis berencana memulangkan Supiati ke rumahnya di kampung Seropan I, RT 01, Muntuk, Dlingo, Bantul, pada Selasa, 2 September besok.Pasien sudah mampu makan, minum, dan beraktivitas meski masih merasakan sakit.&quot;Besok setelah terapi, insya Allah sudah bisa dibawa pulang. Setelah pulang bukannya kami lepas tangan, tetapi masih ada tim yang memonitor perkembangan kesehatan pasien,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
