<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Belum Perlu Mediasi KPK-Polri</title><description>Sesepuh Polri, Komjem (purn) Noegroho Djajoesman mengaku tidak setuju  dengan anggapan yang mengatakan sikap Polri belakangan ini bermaksud  untuk melemahkan Komisi Pembersatasan Korupsi (KPK).</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/07/339/700290/presiden-belum-perlu-mediasi-kpk-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/10/07/339/700290/presiden-belum-perlu-mediasi-kpk-polri"/><item><title>Presiden Belum Perlu Mediasi KPK-Polri</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/07/339/700290/presiden-belum-perlu-mediasi-kpk-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/10/07/339/700290/presiden-belum-perlu-mediasi-kpk-polri</guid><pubDate>Minggu 07 Oktober 2012 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/07/339/700290/DBJ9AiASjw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: (dok okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/07/339/700290/DBJ9AiASjw.jpg</image><title>Foto: (dok okezone)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp; Sesepuh Polri, Komjem (purn) Noegroho Djajoesman mengaku tidak setuju dengan anggapan yang mengatakan sikap Polri belakangan ini bermaksud untuk melemahkan Komisi Pembersatasan Korupsi (KPK).&quot;Saya tidak setuju sama sekali pendapat seperti ini. Dimana unsur pelemahannya kepada KPK?&quot; Kata Noegroho dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu (7/10/2012). Yang jadi substansi masalah, lanjut Noegroho, soal penarikan dan penggantian penyidik dengan tenaga baru yang lebih fresh dan memiliki kemampuan yang sama bahkan lebih berbobot. &quot;Bisa disebut suatu masalah kalau Polri menarik penugasan anggotanya tanpa ada penggantian. Penugasan dimana pun juga memiliki aturan dan prosedur yang sama,&quot; ungkapnya.Bisa diartikan, justru Polri yang dilemahkan dengan banyak pencitraan negatif. Dengan pembentukan opini yang menyesatkan. &quot;Ya jelas lah hal ini sangat merugikan bagi Polri,&quot; tegasnya.Mantan Kapolda Metro Jaya ini menuturkan bahwa untuk saat ini presiden belum perlu untuk terjun memediasi KPK dan Polri. &amp;nbsp;&quot;Nggak seperti itu lah. Apa setiap masalah harus dimediasi atau diselesaikan oleh Presiden. Presiden kan banyak tugas lain yang lebih besar,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp; Sesepuh Polri, Komjem (purn) Noegroho Djajoesman mengaku tidak setuju dengan anggapan yang mengatakan sikap Polri belakangan ini bermaksud untuk melemahkan Komisi Pembersatasan Korupsi (KPK).&quot;Saya tidak setuju sama sekali pendapat seperti ini. Dimana unsur pelemahannya kepada KPK?&quot; Kata Noegroho dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu (7/10/2012). Yang jadi substansi masalah, lanjut Noegroho, soal penarikan dan penggantian penyidik dengan tenaga baru yang lebih fresh dan memiliki kemampuan yang sama bahkan lebih berbobot. &quot;Bisa disebut suatu masalah kalau Polri menarik penugasan anggotanya tanpa ada penggantian. Penugasan dimana pun juga memiliki aturan dan prosedur yang sama,&quot; ungkapnya.Bisa diartikan, justru Polri yang dilemahkan dengan banyak pencitraan negatif. Dengan pembentukan opini yang menyesatkan. &quot;Ya jelas lah hal ini sangat merugikan bagi Polri,&quot; tegasnya.Mantan Kapolda Metro Jaya ini menuturkan bahwa untuk saat ini presiden belum perlu untuk terjun memediasi KPK dan Polri. &amp;nbsp;&quot;Nggak seperti itu lah. Apa setiap masalah harus dimediasi atau diselesaikan oleh Presiden. Presiden kan banyak tugas lain yang lebih besar,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
