<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY Dipuji karena &quot;Tangkap&quot; Aspirasi Rakyat</title><description>Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menyelesaikan  perseteruan Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan  pujian serta dukungan dari berbagai kalangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/08/339/701005/sby-dipuji-karena-tangkap-aspirasi-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/10/08/339/701005/sby-dipuji-karena-tangkap-aspirasi-rakyat"/><item><title>SBY Dipuji karena &quot;Tangkap&quot; Aspirasi Rakyat</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/08/339/701005/sby-dipuji-karena-tangkap-aspirasi-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/10/08/339/701005/sby-dipuji-karena-tangkap-aspirasi-rakyat</guid><pubDate>Senin 08 Oktober 2012 23:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/08/339/701005/ihD4CKLTiO.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/08/339/701005/ihD4CKLTiO.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menyelesaikan perseteruan Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan pujian serta dukungan dari berbagai kalangan. Mantan Anggota Tim Pencari Fakta Kasus Bibit-Chandra, Hikmahanto Juwana mengapresiasi pernyataan orang nomor satu di Negeri ini.&amp;ldquo;Presiden sudah menyampaikan pidatonya malam ini terkait ketegangan antara KPK dan Kepolisian. Apresiasi harus disampaikan kepada SBY karena telah mampu menangkap aspirasi publik atas dinamika yang terjadi,&quot; jelas Hikmahanto melalui siaran pers yang diterima okezone, Senin (8/10/2012).Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini, menyatakan Presiden sudah tepat untuk berpihak pada pemberantasan korupsi dan tidak mendukung pelemahan terhadap institusi KPK maupun Kepolisian. &quot;Presiden di samping menyampaikan apresiasi terhadap dua lembaga ini, beliau juga mengkritik apa yang tidak seharusnya,&quot; sambungnya.Kemudian, terkait upaya penangkapan penyidik dari Polri yang sudah bertugas lama di KPK, yakni Kompol Novel Baswedan, Hikmahanto melihat solusi yang dikeluarkan SBY dalam menanggapi hal itu juga sudah tepat. &quot;Beliau (SBY) menyesalkan tindakan Polda Bengkulu yang hendak melakukan penangkapan terhadap Kompol Novel Baswedan. Tetapi beliau juga mengkritik proses alih status penyidik Polri menjadi penyidik KPK secara sepihak oleh KPK,&quot; simpulnya.Hikmahanto menambahkan, tantangan ke depan adalah mengawal agar dua institusi penegak hukum tersebut dapat mengimplementasikan apa yang telah disepakati dan sesuai arahan Presiden SBY.</description><content:encoded>JAKARTA - Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menyelesaikan perseteruan Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan pujian serta dukungan dari berbagai kalangan. Mantan Anggota Tim Pencari Fakta Kasus Bibit-Chandra, Hikmahanto Juwana mengapresiasi pernyataan orang nomor satu di Negeri ini.&amp;ldquo;Presiden sudah menyampaikan pidatonya malam ini terkait ketegangan antara KPK dan Kepolisian. Apresiasi harus disampaikan kepada SBY karena telah mampu menangkap aspirasi publik atas dinamika yang terjadi,&quot; jelas Hikmahanto melalui siaran pers yang diterima okezone, Senin (8/10/2012).Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini, menyatakan Presiden sudah tepat untuk berpihak pada pemberantasan korupsi dan tidak mendukung pelemahan terhadap institusi KPK maupun Kepolisian. &quot;Presiden di samping menyampaikan apresiasi terhadap dua lembaga ini, beliau juga mengkritik apa yang tidak seharusnya,&quot; sambungnya.Kemudian, terkait upaya penangkapan penyidik dari Polri yang sudah bertugas lama di KPK, yakni Kompol Novel Baswedan, Hikmahanto melihat solusi yang dikeluarkan SBY dalam menanggapi hal itu juga sudah tepat. &quot;Beliau (SBY) menyesalkan tindakan Polda Bengkulu yang hendak melakukan penangkapan terhadap Kompol Novel Baswedan. Tetapi beliau juga mengkritik proses alih status penyidik Polri menjadi penyidik KPK secara sepihak oleh KPK,&quot; simpulnya.Hikmahanto menambahkan, tantangan ke depan adalah mengawal agar dua institusi penegak hukum tersebut dapat mengimplementasikan apa yang telah disepakati dan sesuai arahan Presiden SBY.</content:encoded></item></channel></rss>
