<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPP Minta KPK Waspada Atas Dukungan Pembangunan Gedung</title><description>Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) waspada terhadap dukungan pembangunan gedung baru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/12/339/703234/ppp-minta-kpk-waspada-atas-dukungan-pembangunan-gedung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/10/12/339/703234/ppp-minta-kpk-waspada-atas-dukungan-pembangunan-gedung"/><item><title>PPP Minta KPK Waspada Atas Dukungan Pembangunan Gedung</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/12/339/703234/ppp-minta-kpk-waspada-atas-dukungan-pembangunan-gedung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/10/12/339/703234/ppp-minta-kpk-waspada-atas-dukungan-pembangunan-gedung</guid><pubDate>Jum'at 12 Oktober 2012 18:26 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/12/339/703234/QPKYx8jiIo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/12/339/703234/QPKYx8jiIo.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) waspada terhadap dukungan pembangunan gedung baru.
&amp;nbsp;
&quot;KPK harus hati-hati dengan dukungan-dukungan terhadap KPK yang mendukung itu bisa saja syarat dikelilingi oleh koruptor di belakangnya,&quot; ujar anggota Komisi III, Dimyati Natakusuma di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/10/2012).
&amp;nbsp;
Oleh karena itu, Dimyati memita KPK harus berhati-hati. Pasalnya, saat ini semuanya seolah-olah mendukung KPK. &quot;Bisa saja dibelakang dukungan itu ada maksud atau hal lain,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu, terkait pembangunan gedung baru, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR ini sebenarnya lebih mengusulkan mencari gedung pemerintah. Ketimbang bangun yang baru.
&amp;nbsp;
&quot;Sejak awal kami menginginkan KPK untuk mencari gedung. Tapi, jangan sampai nantinya dikemudian hari KPK bermasalah dalam proses pengadannya,&quot; tegasnya
&amp;nbsp;
Menurutnya, proses pengadaan&amp;nbsp;sarat dengan profitable, seperti pembentukan panitia lelang dan Pejabat Pembuat Komitmen. &quot;Pengusaha dan pemborongnya yang dapat menangkan tender pasti cari keuntungan,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Sehingga, sambungnya, dibutuhkan pelaksanaan yang clean, jangan sampai dikemudian hari ada masalah dengan proses pengadaan.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) waspada terhadap dukungan pembangunan gedung baru.
&amp;nbsp;
&quot;KPK harus hati-hati dengan dukungan-dukungan terhadap KPK yang mendukung itu bisa saja syarat dikelilingi oleh koruptor di belakangnya,&quot; ujar anggota Komisi III, Dimyati Natakusuma di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/10/2012).
&amp;nbsp;
Oleh karena itu, Dimyati memita KPK harus berhati-hati. Pasalnya, saat ini semuanya seolah-olah mendukung KPK. &quot;Bisa saja dibelakang dukungan itu ada maksud atau hal lain,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu, terkait pembangunan gedung baru, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR ini sebenarnya lebih mengusulkan mencari gedung pemerintah. Ketimbang bangun yang baru.
&amp;nbsp;
&quot;Sejak awal kami menginginkan KPK untuk mencari gedung. Tapi, jangan sampai nantinya dikemudian hari KPK bermasalah dalam proses pengadannya,&quot; tegasnya
&amp;nbsp;
Menurutnya, proses pengadaan&amp;nbsp;sarat dengan profitable, seperti pembentukan panitia lelang dan Pejabat Pembuat Komitmen. &quot;Pengusaha dan pemborongnya yang dapat menangkan tender pasti cari keuntungan,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Sehingga, sambungnya, dibutuhkan pelaksanaan yang clean, jangan sampai dikemudian hari ada masalah dengan proses pengadaan.</content:encoded></item></channel></rss>
