<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lokasi Penemuan 2 Jenazah Polisi Diduga Tempat Pelatihan Teroris</title><description>Mabes Polri menduga lokasi ditemukannya dua jenazah anggota polisi  jajaran Polres Poso pada Selasa kemarin, merupakan tempat pelatihan  kelompok teroris Jamaah Ansharut Tauhid (JAT).</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/17/340/705230/lokasi-penemuan-2-jenazah-polisi-diduga-tempat-pelatihan-teroris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/10/17/340/705230/lokasi-penemuan-2-jenazah-polisi-diduga-tempat-pelatihan-teroris"/><item><title>Lokasi Penemuan 2 Jenazah Polisi Diduga Tempat Pelatihan Teroris</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/17/340/705230/lokasi-penemuan-2-jenazah-polisi-diduga-tempat-pelatihan-teroris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/10/17/340/705230/lokasi-penemuan-2-jenazah-polisi-diduga-tempat-pelatihan-teroris</guid><pubDate>Rabu 17 Oktober 2012 12:55 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/17/340/705230/C9jIsvxCTb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/17/340/705230/C9jIsvxCTb.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Mabes Polri menduga lokasi ditemukannya dua jenazah anggota polisi jajaran Polres Poso pada Selasa kemarin, merupakan tempat pelatihan kelompok teroris Jamaah Ansharut Tauhid (JAT).&quot;Memang data yang ada lokasi tersebut, salah satunya dianggap lokasi latihan para pelaku tindak krimnalitas terkait teror. Kita peroleh itu dari info beberapa tersangka yang ditangkap,&quot; kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (17/10/2012). Kendati demikian, polisi masih melakukan penyelidikan dari kelompok mana pelaku pembunuhan anggota polisi tersebut. &quot;Masih pendalaman pihak-pihak mana yang dianggap tanggungjawab atas peristiwa tersebut,&quot; ujarnya.Dijelaskannya, saat melakukan penyelidikan di Dusun Tamanjeka Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Briptu Andi Sapa dan Brigadir Sudirman tidak mengenakan pakaian dinas. &quot;Mereka kebetulan bertugas tidak berseragam, keterkaitan ini merupakan tugas-tugas polisi secara umum termasuk mendalami permasalahan akhir-akhir ini,&quot; ujarnya.Keduanya kemudian dinyatakan hilang pada 8 Oktober lalu, dan ditemukan dalam keadaan meninggal pada Selasa kemarin oleh tim pencari gabungan di dalam satu liang. &quot;Ada kejanggalan di lokasi karena terlihat gundukan tanah baru, disitu digali,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mabes Polri menduga lokasi ditemukannya dua jenazah anggota polisi jajaran Polres Poso pada Selasa kemarin, merupakan tempat pelatihan kelompok teroris Jamaah Ansharut Tauhid (JAT).&quot;Memang data yang ada lokasi tersebut, salah satunya dianggap lokasi latihan para pelaku tindak krimnalitas terkait teror. Kita peroleh itu dari info beberapa tersangka yang ditangkap,&quot; kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (17/10/2012). Kendati demikian, polisi masih melakukan penyelidikan dari kelompok mana pelaku pembunuhan anggota polisi tersebut. &quot;Masih pendalaman pihak-pihak mana yang dianggap tanggungjawab atas peristiwa tersebut,&quot; ujarnya.Dijelaskannya, saat melakukan penyelidikan di Dusun Tamanjeka Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Briptu Andi Sapa dan Brigadir Sudirman tidak mengenakan pakaian dinas. &quot;Mereka kebetulan bertugas tidak berseragam, keterkaitan ini merupakan tugas-tugas polisi secara umum termasuk mendalami permasalahan akhir-akhir ini,&quot; ujarnya.Keduanya kemudian dinyatakan hilang pada 8 Oktober lalu, dan ditemukan dalam keadaan meninggal pada Selasa kemarin oleh tim pencari gabungan di dalam satu liang. &quot;Ada kejanggalan di lokasi karena terlihat gundukan tanah baru, disitu digali,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
