<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pindahkan Pesawat Hawk 200, TNI AU Butuh Waktu 1,5 Jam</title><description>TNI Angkatan Udara (AU) akhirnya memindahkan pesawat Hawk 200 yang jatuh  di Jalan Amal, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar,  Riau, kemarin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/17/340/705453/pindahkan-pesawat-hawk-200-tni-au-butuh-waktu-1-5-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/10/17/340/705453/pindahkan-pesawat-hawk-200-tni-au-butuh-waktu-1-5-jam"/><item><title>Pindahkan Pesawat Hawk 200, TNI AU Butuh Waktu 1,5 Jam</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/17/340/705453/pindahkan-pesawat-hawk-200-tni-au-butuh-waktu-1-5-jam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/10/17/340/705453/pindahkan-pesawat-hawk-200-tni-au-butuh-waktu-1-5-jam</guid><pubDate>Rabu 17 Oktober 2012 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/17/340/705453/X3aiBsrU5i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat Hawk 200 yang jatuh di Riau (Foto: Banda H/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/17/340/705453/X3aiBsrU5i.jpg</image><title>Pesawat Hawk 200 yang jatuh di Riau (Foto: Banda H/okezone)</title></images><description>PEKANBARU- TNI Angkatan Udara (AU) akhirnya memindahkan pesawat Hawk 200 yang jatuh di Jalan Amal, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, kemarin.Dalam pemindahan pesawat tersebut, TNI AU membutuhkan waktu sekira 1,5 jam sejak pukul 15.30 sampai pukul 17.00 WIB. Untuk memudahkan proses pemidahan tersebut, pesawat dibagi menjadi tiga bagian yakni badan pesawat dan dua sayap.Pantauan di lapangan untuk memindahkan badan pesawat yang besar tim membutuhkan truk dan crane, Rabu (17/10/2012). Saat dipindahkan, bagian badan pesawat terlihat hangus dan tidak utuh lagi. Bagian depan pesawat itu terlihat ringsek.Pangkoops I TNI AU, Marsekal Muda Bagus Puruwhito, mengatakan, pemindahan pesawat tempur itu berlangsung lama karena ada amunisi yang berbahaya.&amp;ldquo;Sehingga proses pemindahan harus dilakukan dengan hati-hati,&amp;rdquo; kata Bagus saat dikonfirmasi Okezone.Bangkai pesawat Hawk 200 itu, lanjutnya, dibawa menuju Lanud Roesmin Nurjadin. &amp;ldquo;Di sana akan dilakukan investigasi,&amp;rdquo; tuturnya.Sementara itu, dipindahkannya pesawat tempur itu petugas menarik garis polisi yang sudah terpasang sejak kemarin. Kini masyarakat sekitar sudah kembali ke rumah masing-masing.</description><content:encoded>PEKANBARU- TNI Angkatan Udara (AU) akhirnya memindahkan pesawat Hawk 200 yang jatuh di Jalan Amal, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, kemarin.Dalam pemindahan pesawat tersebut, TNI AU membutuhkan waktu sekira 1,5 jam sejak pukul 15.30 sampai pukul 17.00 WIB. Untuk memudahkan proses pemidahan tersebut, pesawat dibagi menjadi tiga bagian yakni badan pesawat dan dua sayap.Pantauan di lapangan untuk memindahkan badan pesawat yang besar tim membutuhkan truk dan crane, Rabu (17/10/2012). Saat dipindahkan, bagian badan pesawat terlihat hangus dan tidak utuh lagi. Bagian depan pesawat itu terlihat ringsek.Pangkoops I TNI AU, Marsekal Muda Bagus Puruwhito, mengatakan, pemindahan pesawat tempur itu berlangsung lama karena ada amunisi yang berbahaya.&amp;ldquo;Sehingga proses pemindahan harus dilakukan dengan hati-hati,&amp;rdquo; kata Bagus saat dikonfirmasi Okezone.Bangkai pesawat Hawk 200 itu, lanjutnya, dibawa menuju Lanud Roesmin Nurjadin. &amp;ldquo;Di sana akan dilakukan investigasi,&amp;rdquo; tuturnya.Sementara itu, dipindahkannya pesawat tempur itu petugas menarik garis polisi yang sudah terpasang sejak kemarin. Kini masyarakat sekitar sudah kembali ke rumah masing-masing.</content:encoded></item></channel></rss>
