<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK &amp; Komnas HAM Telusuri 'Intimidasi' ke Novel Baswedan</title><description>KPK bersama Komnas HAM sedang menelusuri dugaan intimidasi dari Kepolisian  RI terhadap penyidik KPK, Komisaris polisi Novel Baswedan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/22/339/707448/kpk-komnas-ham-telusuri-intimidasi-ke-novel-baswedan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/10/22/339/707448/kpk-komnas-ham-telusuri-intimidasi-ke-novel-baswedan"/><item><title>KPK &amp; Komnas HAM Telusuri 'Intimidasi' ke Novel Baswedan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/22/339/707448/kpk-komnas-ham-telusuri-intimidasi-ke-novel-baswedan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/10/22/339/707448/kpk-komnas-ham-telusuri-intimidasi-ke-novel-baswedan</guid><pubDate>Senin 22 Oktober 2012 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/22/339/707448/WZOaSGXCcK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara KPK, Johan Budi (Foto:Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/22/339/707448/WZOaSGXCcK.jpg</image><title>Juru Bicara KPK, Johan Budi (Foto:Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sedang menelusuri dugaan intimidasi dari Kepolisian RI terhadap penyidik KPK, Komisaris polisi Novel Baswedan.&quot;Iya, kemungkinan melakukan penelusuran kasus Novel Baswedan,&quot; kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (22/10/2012).Menurut Johan Budi, penelusuran itu dilakukan langsung oleh pucuk pimpinan KPK dan komisioner Komnas HAM. Namun, Johan tidak menjelaskan lebih detail siapa pucuk pimpinan KPK yang mengadakan penelusuran tersebut. &quot;Tadi Komnas HAM bertemu pimpinan KPK,&quot; ungkap Johan.Johan Budi menyatakan penelusuran itu dilakukan setelah tim pengacara Novel Baswedan mengadu ke Komnasham. Di sana, pengacara Novel melapor telah terjadi pelanggaran HAM berupa intimidasi terhadap Novel. &quot;(Komnas HAM) meminta keterangan tindak lanjut pengaduan yang dilaporkan pengacara Novel,&quot; terang Johan.seperti diketahui, Komnas HAM akhirnta membentuk tim investigasi setelah mendapat laporan telah terjadi terhadap para penyidik KPK, terutama Novel Baswedan dan keluarganya. Dugaan intimidasi itu muncul setelah Kepolisian RI berencana menarik 20 penyidiknya dari KPK.Lima penyidik lebih memillih bertahan di KPK. Nah, konon intimidasi terjadi karena mereka dianggap membangkang.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sedang menelusuri dugaan intimidasi dari Kepolisian RI terhadap penyidik KPK, Komisaris polisi Novel Baswedan.&quot;Iya, kemungkinan melakukan penelusuran kasus Novel Baswedan,&quot; kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (22/10/2012).Menurut Johan Budi, penelusuran itu dilakukan langsung oleh pucuk pimpinan KPK dan komisioner Komnas HAM. Namun, Johan tidak menjelaskan lebih detail siapa pucuk pimpinan KPK yang mengadakan penelusuran tersebut. &quot;Tadi Komnas HAM bertemu pimpinan KPK,&quot; ungkap Johan.Johan Budi menyatakan penelusuran itu dilakukan setelah tim pengacara Novel Baswedan mengadu ke Komnasham. Di sana, pengacara Novel melapor telah terjadi pelanggaran HAM berupa intimidasi terhadap Novel. &quot;(Komnas HAM) meminta keterangan tindak lanjut pengaduan yang dilaporkan pengacara Novel,&quot; terang Johan.seperti diketahui, Komnas HAM akhirnta membentuk tim investigasi setelah mendapat laporan telah terjadi terhadap para penyidik KPK, terutama Novel Baswedan dan keluarganya. Dugaan intimidasi itu muncul setelah Kepolisian RI berencana menarik 20 penyidiknya dari KPK.Lima penyidik lebih memillih bertahan di KPK. Nah, konon intimidasi terjadi karena mereka dianggap membangkang.</content:encoded></item></channel></rss>
