<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PKS Sesalkan Ruki Buka Borok BPK</title><description>Wakil Ketua DPR Anis Matta mengatakan, tidak seharusnya Taufiqurrahman  Ruki melontarkan pernyataan perihal adanya intervensi ke Badan Pemeriksa  Keuangan (BPK). Sebab hal itu justru dapat membuka borok yang ada di  internal lembaga itu sendiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/23/339/707914/pks-sesalkan-ruki-buka-borok-bpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/10/23/339/707914/pks-sesalkan-ruki-buka-borok-bpk"/><item><title>PKS Sesalkan Ruki Buka Borok BPK</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/23/339/707914/pks-sesalkan-ruki-buka-borok-bpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/10/23/339/707914/pks-sesalkan-ruki-buka-borok-bpk</guid><pubDate>Selasa 23 Oktober 2012 12:12 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/23/339/707914/J2NCOYKXfl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anis Matta</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/23/339/707914/J2NCOYKXfl.jpg</image><title>Anis Matta</title></images><description>JAKARTA- Wakil Ketua DPR Anis Matta mengatakan, tidak seharusnya Taufiqurrahman Ruki melontarkan pernyataan perihal adanya intervensi ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sebab hal itu justru dapat membuka borok yang ada di internal lembaga itu sendiri.&quot;Yang jelas yang dilakukan beliau (Ruki) itu tidak lazim. Tapi kan kita tidak tahu sebenarnya seperti apa. Saya tidak berani menjustifikasi terlalu jauh,&quot; ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (23/10/2012).Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, hal itu juga akan berdampak pada munculnya dugaan adanya politisasi di internal BPK. &quot;Saya kira yang jelas bahwa tindakan dari BPK ini jelas melahirkan dampak politisasi terhadap masalah ini. Karena jika seperti ini, saya merasa ada kesan politisasi baik dari dalam BPK maupun dari luar terhadap masalah ini,&quot; terangnya.Meskipun demikian, Anis menyarankan kepada semua pihak untuk tidak gegabah meragukan hasil audit BPK tersebut.&amp;nbsp; &quot;Kami tidak bisa menyatakan meragukan, kecuali kita telah melihatnya secara langsung. Prosesnya masih berjalan, tidak banyak hal yang bisa kita lakukan kecuali kalau kita melihatnya secara langsung,&quot; tambahnya.Selain itu, Anis juga tidak bersedia memberikan pernyataan saat dimintai keterangan perlu atau tidak BPK melakukan audit ulang karena diduga ada indikasi kecurangan dalam audit Hambalang kali ini. &quot;Saya kira proses ini masih berjalan. Kita biarkan dulu proses ini berjalan sambil Komisi X yang terkait memantau persoalan ini. Saya lebih suka menyerahkan permasalahan ini ke Komisi X untuk mereka tangani,&quot; tutup Anis.</description><content:encoded>JAKARTA- Wakil Ketua DPR Anis Matta mengatakan, tidak seharusnya Taufiqurrahman Ruki melontarkan pernyataan perihal adanya intervensi ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sebab hal itu justru dapat membuka borok yang ada di internal lembaga itu sendiri.&quot;Yang jelas yang dilakukan beliau (Ruki) itu tidak lazim. Tapi kan kita tidak tahu sebenarnya seperti apa. Saya tidak berani menjustifikasi terlalu jauh,&quot; ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (23/10/2012).Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, hal itu juga akan berdampak pada munculnya dugaan adanya politisasi di internal BPK. &quot;Saya kira yang jelas bahwa tindakan dari BPK ini jelas melahirkan dampak politisasi terhadap masalah ini. Karena jika seperti ini, saya merasa ada kesan politisasi baik dari dalam BPK maupun dari luar terhadap masalah ini,&quot; terangnya.Meskipun demikian, Anis menyarankan kepada semua pihak untuk tidak gegabah meragukan hasil audit BPK tersebut.&amp;nbsp; &quot;Kami tidak bisa menyatakan meragukan, kecuali kita telah melihatnya secara langsung. Prosesnya masih berjalan, tidak banyak hal yang bisa kita lakukan kecuali kalau kita melihatnya secara langsung,&quot; tambahnya.Selain itu, Anis juga tidak bersedia memberikan pernyataan saat dimintai keterangan perlu atau tidak BPK melakukan audit ulang karena diduga ada indikasi kecurangan dalam audit Hambalang kali ini. &quot;Saya kira proses ini masih berjalan. Kita biarkan dulu proses ini berjalan sambil Komisi X yang terkait memantau persoalan ini. Saya lebih suka menyerahkan permasalahan ini ke Komisi X untuk mereka tangani,&quot; tutup Anis.</content:encoded></item></channel></rss>
