<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Menkum HAM: Tangani Imigran Ilegal Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan</title><description>Menurut Menkum HAM Amir Syamsuddin penanganan jumlah imigran ilegal dari waktu ke waktu semakin meningkat dan perlu adanya kerjasama  international.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/23/339/707996/menkum-ham-tangani-imigran-ilegal-tak-semudah-membalikkan-telapak-tangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/10/23/339/707996/menkum-ham-tangani-imigran-ilegal-tak-semudah-membalikkan-telapak-tangan"/><item><title> Menkum HAM: Tangani Imigran Ilegal Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/23/339/707996/menkum-ham-tangani-imigran-ilegal-tak-semudah-membalikkan-telapak-tangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/10/23/339/707996/menkum-ham-tangani-imigran-ilegal-tak-semudah-membalikkan-telapak-tangan</guid><pubDate>Selasa 23 Oktober 2012 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Kusumaningrum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/23/339/707996/GDdqBTkOaV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkumham Amir Syamsuddin, (Foto:Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/23/339/707996/GDdqBTkOaV.jpg</image><title>Menkumham Amir Syamsuddin, (Foto:Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM), Amir Syamsuddin mengatakan jumlah imigran ilegal dari waktu ke waktu semakin meningkat. Menurutnya penanganan tersebut sangat sulit perlu adanya kerjasama international dengan International Organization of Migration (IOM) dan united Nation High Commisioner of Refugees (UNHCR).&quot;Proses penyaluran imigran-imigran ke negara tujuannya itu, tidak semudah dan secepat kita bayangkan, sementara kita di Indonesia sebagai negara persinggahan karena jangka waktu yang lama telah menimbulkan persolan sosial yang tidak kecil,&quot; kata Amir di sela-sela menghadiri Penyuluhan Kebijakan Keimigrasian Terpusat (PKKT), di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (23/10/2012).Lebih lanjut Amir menambahkan untuk bisa mendeteksi dan mengurai keadaan masalah tersebut, dia mengakui tak semudah mengembalikan telapak tangan.&quot;Kalau kerjasama Australia tidak ada persoalan, sepanjang tidak mengusik kedaulatan kita dan tujuanya untuk memperlancar arus daripada orang-orang yang meniatkan tujuannya ke Australia, tapi jangan kita menjadi tempat semacam Pulau Galang yang dulu, kita tidak ingin mengulangi sejarah pulau galang,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM), Amir Syamsuddin mengatakan jumlah imigran ilegal dari waktu ke waktu semakin meningkat. Menurutnya penanganan tersebut sangat sulit perlu adanya kerjasama international dengan International Organization of Migration (IOM) dan united Nation High Commisioner of Refugees (UNHCR).&quot;Proses penyaluran imigran-imigran ke negara tujuannya itu, tidak semudah dan secepat kita bayangkan, sementara kita di Indonesia sebagai negara persinggahan karena jangka waktu yang lama telah menimbulkan persolan sosial yang tidak kecil,&quot; kata Amir di sela-sela menghadiri Penyuluhan Kebijakan Keimigrasian Terpusat (PKKT), di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (23/10/2012).Lebih lanjut Amir menambahkan untuk bisa mendeteksi dan mengurai keadaan masalah tersebut, dia mengakui tak semudah mengembalikan telapak tangan.&quot;Kalau kerjasama Australia tidak ada persoalan, sepanjang tidak mengusik kedaulatan kita dan tujuanya untuk memperlancar arus daripada orang-orang yang meniatkan tujuannya ke Australia, tapi jangan kita menjadi tempat semacam Pulau Galang yang dulu, kita tidak ingin mengulangi sejarah pulau galang,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
