<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenag Didemo Ratusan Mahasiswa</title><description>Ratusan Mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Anti  Suap  (GEMPAS) melakukan aksi unjuk rasa didepan Kantor Kementerian Agama   (Kemenag).</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/26/339/709510/kemenag-didemo-ratusan-mahasiswa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/10/26/339/709510/kemenag-didemo-ratusan-mahasiswa"/><item><title>Kemenag Didemo Ratusan Mahasiswa</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/26/339/709510/kemenag-didemo-ratusan-mahasiswa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/10/26/339/709510/kemenag-didemo-ratusan-mahasiswa</guid><pubDate>Jum'at 26 Oktober 2012 02:29 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/26/339/709510/kkYH19Xfxk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/26/339/709510/kkYH19Xfxk.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ratusan Mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Anti  Suap (GEMPAS) melakukan aksi unjuk rasa didepan Kantor Kementerian Agama  (Kemenag) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.Dalam aksinya,  GEMPAS meminta kepada Menteri Agama RI agar menindak tegas oknum pejabat  atas dugaan kongkalikong suap, kolusi dan nepotisme dalam Proyek  Pengadaan Buku-buku pelajaran dan bacaan agama Islam untuk tingkat&amp;nbsp;  Madrasah Aliyah (MA) di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen  Pendis) tahun anggaran perubahan (APBN-P 2012).&quot;Adanya perilaku  korupsi yang diduga dilakukan oleh oknum Pejabat Direktorat di Ditjen  Pendis dengan salah seorang pengusaha terbitan buku bacaan, maka  diyakini negara mengalami kerugian puluhan miliar rupiah,&quot; ujar  Koordinator Aksi GEMPAS, Muhammad Zein, saat orasi didepan ratusan  mahasiswa, di Jakarta, Kamis (25/10/2012). Selain itu, GEMPAS  pun meminta Menteri Agama Suryadharma Ali agar mengusut adanya dugaan  KKN dalam proyek pengadaan buku di Dirjen perndis kemenag yang  melibatkan beberapa oknum pejabat di Kemenag dan beberapa patner yang  menerima tender pengadaan buku.&quot;Kami juga meminta agar Menag  menyelidiki Ada beberapa nama perusahaan yang disinyalir terlibat, bila  ditemukan bukti telah memenangkan proyek pengadaan agar dimasukkan dalam  daftar black list,&quot; ujar Zein.GEMPAS juga meminta kepada  Menteri Agama RI agar mengawasi secara ketat proses penentuan perusahaan  yang diputuskan melakukan pekerjaan Proyek Pengadaan Buku-buku  pelajaran dan bacaan agama Islam untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA) di  Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) tahun anggaran  perubahan (APBN-P 2012).</description><content:encoded>JAKARTA - Ratusan Mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Anti  Suap (GEMPAS) melakukan aksi unjuk rasa didepan Kantor Kementerian Agama  (Kemenag) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.Dalam aksinya,  GEMPAS meminta kepada Menteri Agama RI agar menindak tegas oknum pejabat  atas dugaan kongkalikong suap, kolusi dan nepotisme dalam Proyek  Pengadaan Buku-buku pelajaran dan bacaan agama Islam untuk tingkat&amp;nbsp;  Madrasah Aliyah (MA) di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen  Pendis) tahun anggaran perubahan (APBN-P 2012).&quot;Adanya perilaku  korupsi yang diduga dilakukan oleh oknum Pejabat Direktorat di Ditjen  Pendis dengan salah seorang pengusaha terbitan buku bacaan, maka  diyakini negara mengalami kerugian puluhan miliar rupiah,&quot; ujar  Koordinator Aksi GEMPAS, Muhammad Zein, saat orasi didepan ratusan  mahasiswa, di Jakarta, Kamis (25/10/2012). Selain itu, GEMPAS  pun meminta Menteri Agama Suryadharma Ali agar mengusut adanya dugaan  KKN dalam proyek pengadaan buku di Dirjen perndis kemenag yang  melibatkan beberapa oknum pejabat di Kemenag dan beberapa patner yang  menerima tender pengadaan buku.&quot;Kami juga meminta agar Menag  menyelidiki Ada beberapa nama perusahaan yang disinyalir terlibat, bila  ditemukan bukti telah memenangkan proyek pengadaan agar dimasukkan dalam  daftar black list,&quot; ujar Zein.GEMPAS juga meminta kepada  Menteri Agama RI agar mengawasi secara ketat proses penentuan perusahaan  yang diputuskan melakukan pekerjaan Proyek Pengadaan Buku-buku  pelajaran dan bacaan agama Islam untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA) di  Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) tahun anggaran  perubahan (APBN-P 2012).</content:encoded></item></channel></rss>
