<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bagaimana Suriah Rayakan Idul Adha? </title><description>Hari Raya Idul Adha seharusnya bisa dirayakan dengan meriah oleh rakyat  Suriah. Tetapi kenyataannya berbeda. Meski gencatan senjata selama Idul  Adha disepakati, tetap saja serangan masih tampak terjadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/26/412/709559/bagaimana-suriah-rayakan-idul-adha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/10/26/412/709559/bagaimana-suriah-rayakan-idul-adha"/><item><title>Bagaimana Suriah Rayakan Idul Adha? </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/10/26/412/709559/bagaimana-suriah-rayakan-idul-adha</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/10/26/412/709559/bagaimana-suriah-rayakan-idul-adha</guid><pubDate>Jum'at 26 Oktober 2012 10:21 WIB</pubDate><dc:creator>Fajar Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/26/412/709559/oP51IExBw0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Militer Suriah (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/26/412/709559/oP51IExBw0.jpg</image><title>Militer Suriah (Foto: Reuters)</title></images><description>DAMASKUS - Hari Raya Idul Adha seharusnya bisa dirayakan dengan meriah oleh rakyat Suriah. Tetapi kenyataannya berbeda. Meski gencatan senjata selama Idul Adha disepakati, tetap saja serangan masih tampak terjadi.Beberapa jam sebelum gencatan efektif berlaku, pasukan Pemerintah Suriah justru melesakkan serangan artileri ke wilayah Hajar al-Aswad, yang dipenuhi warga miskin yang berasal dari wilayah Dataran Tinggi Golan. Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam serangan tersebut.&quot;Serangan artileri beruntun yang berasal dari (wilayah) Qaisoun terus mengguncang rumah saya,&quot; ujar seorang warga bernama Omar, seperti dikutip AFP, Jumat (26/10/2012).Pada Kamis (25/10/2012) pihak oposisi Suriah Free Syrian Army (FSA) memberikan dukungan untuk gencatan senjata yang diajukan oleh utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)-Liga Arab, Lakhdar Brahimi. Tetapi pihak FSA mendesak untuk membebaskan tawanan.Sementara pihak Pemerintah Suriah mengeluarkan pernyataan resmi yang mendukung gencatan senjata ini. &quot;Berkaitan dengan Idul Adha, perintah dari petinggi angkatan darat dan angkatan udara adalah untuk menghentikan operasi militer di wilayah Suriah sejak Jumat pagi hingga Senin,&quot; pernyataan militer Suriah.Namun pihak militer memperingatkan bahwa pihaknya berhak untuk merespons bisa kelompok FSA melepaskan tembakan ke arah warga sipil dan pasukan pemerintah. Mereka juga akan akan merespons bila pihak FSA mengumpulkan kembali kekuatan, termasuk dengan memasok senjata dari luar.Pihak FSA yang diwakili oleh Qassem Saadeddine mengatakan, pihaknya bersama para pejuang akan berkomitmen penuh dengan gencatan senjata tersebut. &quot;Tetapi kami tidak akan rezim kembali memperkuat posisinya. Kami mendesak mereka untuk melepaskan tahanan, pemerintah harus membebaskan mereka,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>DAMASKUS - Hari Raya Idul Adha seharusnya bisa dirayakan dengan meriah oleh rakyat Suriah. Tetapi kenyataannya berbeda. Meski gencatan senjata selama Idul Adha disepakati, tetap saja serangan masih tampak terjadi.Beberapa jam sebelum gencatan efektif berlaku, pasukan Pemerintah Suriah justru melesakkan serangan artileri ke wilayah Hajar al-Aswad, yang dipenuhi warga miskin yang berasal dari wilayah Dataran Tinggi Golan. Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam serangan tersebut.&quot;Serangan artileri beruntun yang berasal dari (wilayah) Qaisoun terus mengguncang rumah saya,&quot; ujar seorang warga bernama Omar, seperti dikutip AFP, Jumat (26/10/2012).Pada Kamis (25/10/2012) pihak oposisi Suriah Free Syrian Army (FSA) memberikan dukungan untuk gencatan senjata yang diajukan oleh utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)-Liga Arab, Lakhdar Brahimi. Tetapi pihak FSA mendesak untuk membebaskan tawanan.Sementara pihak Pemerintah Suriah mengeluarkan pernyataan resmi yang mendukung gencatan senjata ini. &quot;Berkaitan dengan Idul Adha, perintah dari petinggi angkatan darat dan angkatan udara adalah untuk menghentikan operasi militer di wilayah Suriah sejak Jumat pagi hingga Senin,&quot; pernyataan militer Suriah.Namun pihak militer memperingatkan bahwa pihaknya berhak untuk merespons bisa kelompok FSA melepaskan tembakan ke arah warga sipil dan pasukan pemerintah. Mereka juga akan akan merespons bila pihak FSA mengumpulkan kembali kekuatan, termasuk dengan memasok senjata dari luar.Pihak FSA yang diwakili oleh Qassem Saadeddine mengatakan, pihaknya bersama para pejuang akan berkomitmen penuh dengan gencatan senjata tersebut. &quot;Tetapi kami tidak akan rezim kembali memperkuat posisinya. Kami mendesak mereka untuk melepaskan tahanan, pemerintah harus membebaskan mereka,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
