<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Seskab Minta Menpora &amp; Menkeu Tak Obral Omongan</title><description>Kendati demikian, Dipo mengaku telah mengingatkan keduanya terkait kerugian negara dalam proyek Hambalang</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/01/339/712251/seskab-minta-menpora-menkeu-tak-obral-omongan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/11/01/339/712251/seskab-minta-menpora-menkeu-tak-obral-omongan"/><item><title>  Seskab Minta Menpora &amp; Menkeu Tak Obral Omongan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/01/339/712251/seskab-minta-menpora-menkeu-tak-obral-omongan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/11/01/339/712251/seskab-minta-menpora-menkeu-tak-obral-omongan</guid><pubDate>Kamis 01 November 2012 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/01/339/712251/XixYwshMla.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dipo Alam</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/01/339/712251/XixYwshMla.jpg</image><title>Dipo Alam</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng serta Menteri Keuangan Agus Martowardojo tidak banyak berkomentar terkait hasil audit investigatif BPK yang menyebut adanya penyimpangan dalam proyek pembangunan sport center Hambalang.&quot;Saya harapkan supaya keduanya colling down, tidak berkomentar. Jadi saya kira cooling down dulu lebih penting,&quot; kata Dipo saat jumpa pers, di kantornya,Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2012).Kendati demikian, Dipo mengaku telah mengingatkan keduanya terkait kerugian negara dalam proyek Hambalang. &quot;Secara lisan tentu saya akan lakukan (mengingatkan) berdasarkan laporan BPK,&quot; ujarnya.Pihaknya juga tidak ingin kasus itu berlarut-larut sehingga menganggu kinerja pemerintahan. Hasil audit investigasi BPK menunjukkan ada empat lembaga negara yang diduga terlibat dalam kasus proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Jawa Barat. Polemik atas data ini semakin menyeruak tatkala ada rumor yang menyebutkan nama Andi Mallarangeng menghilang dari daftar.Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diterima Okezone, pada Senin 22 Oktober 2012 sedikitnya ada 20 nama yang diduga terlibat kasus Hambalang berdasarkan audit tanggal 1 Oktober 2010, antara lain:A. Kementerian Pemuda dan Olahraga&amp;nbsp;1. Wafid Muharam selaku Sekretaris Kemenpora2. Deddy Kusdinar selaku Kepala Biro Perencanaan Kemenpora dan Pejabat Pemegang Komitmen3. Wisler Manullang selaku Ketua Panitian Pengadaan Kemenpora4. Jaelani selaku Anggota Panitia Pengadaan Kemenpora5. Bambang Siswanto selaku Sekretaris Panitia Pengadaan Kemenpora6. Rio Wilarso selaku staf Biro Perencanaan Kemenpora&amp;nbsp;B. Kementerian Keuangan1. Agus Martowardojo selaku Menteri Keuangan2. Anny Ratnawati selaku Dirjen Anggaran Kemenkeu3. Mulia P Nasution selaku Sekjen Kemenkeu4. Dewi Puji Astuti Handayani selaku Direktur Anggaran II Kemenkeu5. Sudarto selaku Kasubdit II E Ditjen Anggaran Kemenkeu6. Rudi Hermawan Kasie II 4 Dirjen Anggaran Kemenkeu7. Ahmad Malik Staf Seksi II E 4 Dirjen Anggaran KemenkeuC. Kementerian Pekerjaan Umum1. Guratno Hartono selaku Direktu Penataan Bangunan dan Loingkungan Kemen PU2. Dedi Permadi selaku Pengelola teknis Kemen PU D. Badan Pertanahan Nasional&amp;nbsp;1. Joyo Winoto selaku Kepala BPN2. Managam Manurung selaku Setama sekaligus Plt Deputi II BPN3. Binsar Simbolon selaku Direktut Pengatuan dan Pengadaan Tanah Pemerintah BPN4. Erna Widyawati selaku staf pengelola data Deputi II BPN5. Luki Ambar Winarti selaku Kabag Persuratan BPN</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng serta Menteri Keuangan Agus Martowardojo tidak banyak berkomentar terkait hasil audit investigatif BPK yang menyebut adanya penyimpangan dalam proyek pembangunan sport center Hambalang.&quot;Saya harapkan supaya keduanya colling down, tidak berkomentar. Jadi saya kira cooling down dulu lebih penting,&quot; kata Dipo saat jumpa pers, di kantornya,Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2012).Kendati demikian, Dipo mengaku telah mengingatkan keduanya terkait kerugian negara dalam proyek Hambalang. &quot;Secara lisan tentu saya akan lakukan (mengingatkan) berdasarkan laporan BPK,&quot; ujarnya.Pihaknya juga tidak ingin kasus itu berlarut-larut sehingga menganggu kinerja pemerintahan. Hasil audit investigasi BPK menunjukkan ada empat lembaga negara yang diduga terlibat dalam kasus proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Jawa Barat. Polemik atas data ini semakin menyeruak tatkala ada rumor yang menyebutkan nama Andi Mallarangeng menghilang dari daftar.Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diterima Okezone, pada Senin 22 Oktober 2012 sedikitnya ada 20 nama yang diduga terlibat kasus Hambalang berdasarkan audit tanggal 1 Oktober 2010, antara lain:A. Kementerian Pemuda dan Olahraga&amp;nbsp;1. Wafid Muharam selaku Sekretaris Kemenpora2. Deddy Kusdinar selaku Kepala Biro Perencanaan Kemenpora dan Pejabat Pemegang Komitmen3. Wisler Manullang selaku Ketua Panitian Pengadaan Kemenpora4. Jaelani selaku Anggota Panitia Pengadaan Kemenpora5. Bambang Siswanto selaku Sekretaris Panitia Pengadaan Kemenpora6. Rio Wilarso selaku staf Biro Perencanaan Kemenpora&amp;nbsp;B. Kementerian Keuangan1. Agus Martowardojo selaku Menteri Keuangan2. Anny Ratnawati selaku Dirjen Anggaran Kemenkeu3. Mulia P Nasution selaku Sekjen Kemenkeu4. Dewi Puji Astuti Handayani selaku Direktur Anggaran II Kemenkeu5. Sudarto selaku Kasubdit II E Ditjen Anggaran Kemenkeu6. Rudi Hermawan Kasie II 4 Dirjen Anggaran Kemenkeu7. Ahmad Malik Staf Seksi II E 4 Dirjen Anggaran KemenkeuC. Kementerian Pekerjaan Umum1. Guratno Hartono selaku Direktu Penataan Bangunan dan Loingkungan Kemen PU2. Dedi Permadi selaku Pengelola teknis Kemen PU D. Badan Pertanahan Nasional&amp;nbsp;1. Joyo Winoto selaku Kepala BPN2. Managam Manurung selaku Setama sekaligus Plt Deputi II BPN3. Binsar Simbolon selaku Direktut Pengatuan dan Pengadaan Tanah Pemerintah BPN4. Erna Widyawati selaku staf pengelola data Deputi II BPN5. Luki Ambar Winarti selaku Kabag Persuratan BPN</content:encoded></item></channel></rss>
