<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Kesra: Pemda Harus Tingkatkan Kewaspadaan Konflik Antar Warga</title><description>Menko Kesra, Agung Laksono, pemimpin pusat dan daerah harus mampu  mendeteksi gejala konflik sejak dini guna mencegah timbulnya konflik  yang kerap terjadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/01/340/711934/menko-kesra-pemda-harus-tingkatkan-kewaspadaan-konflik-antar-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/11/01/340/711934/menko-kesra-pemda-harus-tingkatkan-kewaspadaan-konflik-antar-warga"/><item><title>Menko Kesra: Pemda Harus Tingkatkan Kewaspadaan Konflik Antar Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/01/340/711934/menko-kesra-pemda-harus-tingkatkan-kewaspadaan-konflik-antar-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/11/01/340/711934/menko-kesra-pemda-harus-tingkatkan-kewaspadaan-konflik-antar-warga</guid><pubDate>Kamis 01 November 2012 02:57 WIB</pubDate><dc:creator>Yunisa Herawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/01/340/711934/HCAPLrYmN1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/01/340/711934/HCAPLrYmN1.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Konflik yang terjadi antar warga Desa Agom, Kecamatan Kalianda, dengan warga Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan yang memakan belasan korban, disebabkan kekurangnya kepekaan dari Pemerintah Daerah (Pemda).
&amp;nbsp;
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), Agung Laksono, pemimpin pusat dan daerah harus mampu mendeteksi gejala konflik sejak dini guna mencegah timbulnya konflik yang kerap terjadi.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi saya berharap bahwa disamping mengandalkan pemerintah pusat serta tentu pemerintah daerah dan kepala daerah beserta jajarannya harus mampu mendeteksi secara lebih dini guna melakukan tindakan-tindakan  preveentif tentunya pencegahan lebih baik daripada kalau yang sudah terjadi,&quot; kata Agung, usai acara HUT Golkar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (31/10/2012).
&amp;nbsp;
Agung meminta, baik jajaran dari pihak Pemda maupun petugas keamanan agar meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari kemungkinan yang terburuk.
&amp;nbsp;
&quot;Baik dari jajaran pemimpin daerah, TNI, Polri semua dituntut kewaspadaan dilakukan sejak lebih dini,&quot;paparnya
&amp;nbsp;
Agung mengatakan, solusi untuk memecahkan konflik di Lampung Selatan, warga dihimbau untuk tidak melakukan aksi saling serang. &quot;Semua pihak diharapkan untuk menahan diri bahwa kekerasan tidak menyelesaikan masalah dan bukan solusi yang tepat, teror dibalas teror, kekerasan dibalas kekerasan itu bukan cara yang baik,&quot; imbuhnya
&amp;nbsp;
Lebih lanjut, Agung berharap kepada seluruh pemimpin daerah, dapat menyelesaikan konflik tanpa menggunakan cara kekerasan.
&amp;nbsp;
&quot;Saya kira pemimpin dimanapun tidak memberi agitasi atau hal-hal yang mendorong mereka berbuat lebih keras lagi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Konflik yang terjadi antar warga Desa Agom, Kecamatan Kalianda, dengan warga Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan yang memakan belasan korban, disebabkan kekurangnya kepekaan dari Pemerintah Daerah (Pemda).
&amp;nbsp;
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), Agung Laksono, pemimpin pusat dan daerah harus mampu mendeteksi gejala konflik sejak dini guna mencegah timbulnya konflik yang kerap terjadi.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi saya berharap bahwa disamping mengandalkan pemerintah pusat serta tentu pemerintah daerah dan kepala daerah beserta jajarannya harus mampu mendeteksi secara lebih dini guna melakukan tindakan-tindakan  preveentif tentunya pencegahan lebih baik daripada kalau yang sudah terjadi,&quot; kata Agung, usai acara HUT Golkar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (31/10/2012).
&amp;nbsp;
Agung meminta, baik jajaran dari pihak Pemda maupun petugas keamanan agar meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari kemungkinan yang terburuk.
&amp;nbsp;
&quot;Baik dari jajaran pemimpin daerah, TNI, Polri semua dituntut kewaspadaan dilakukan sejak lebih dini,&quot;paparnya
&amp;nbsp;
Agung mengatakan, solusi untuk memecahkan konflik di Lampung Selatan, warga dihimbau untuk tidak melakukan aksi saling serang. &quot;Semua pihak diharapkan untuk menahan diri bahwa kekerasan tidak menyelesaikan masalah dan bukan solusi yang tepat, teror dibalas teror, kekerasan dibalas kekerasan itu bukan cara yang baik,&quot; imbuhnya
&amp;nbsp;
Lebih lanjut, Agung berharap kepada seluruh pemimpin daerah, dapat menyelesaikan konflik tanpa menggunakan cara kekerasan.
&amp;nbsp;
&quot;Saya kira pemimpin dimanapun tidak memberi agitasi atau hal-hal yang mendorong mereka berbuat lebih keras lagi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
