<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Terduga Teroris di Poso Terlibat Pengeboman &amp; Penembakan</title><description>Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Dewa Parsana, mengatakan, dua  terduga teroris yang ditangkap di Desa Kelora, Kecamatan Poso Pesisir  Utara pada 31 Oktober lalu merupakan bagian dari kelompok pelaku tindak  kekerasan di Poso.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/02/340/712676/dua-terduga-teroris-di-poso-terlibat-pengeboman-penembakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/11/02/340/712676/dua-terduga-teroris-di-poso-terlibat-pengeboman-penembakan"/><item><title>Dua Terduga Teroris di Poso Terlibat Pengeboman &amp; Penembakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/02/340/712676/dua-terduga-teroris-di-poso-terlibat-pengeboman-penembakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/11/02/340/712676/dua-terduga-teroris-di-poso-terlibat-pengeboman-penembakan</guid><pubDate>Jum'at 02 November 2012 12:30 WIB</pubDate><dc:creator>Yoanes Lita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/02/340/712676/FV7HWdEgyX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/02/340/712676/FV7HWdEgyX.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>POSO - Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Dewa Parsana, mengatakan, dua terduga teroris yang ditangkap di Desa Kelora, Kecamatan Poso Pesisir Utara pada 31 Oktober lalu merupakan bagian dari kelompok pelaku tindak kekerasan di Poso. Dua pria berinisial N dan R itu ditangkap dalam keadaan hidup.Dewa menjabarkan, keduanya terlibat dalam penembakan di Desa Sepe, Kecamatan Lage, pada 26 Agustus 2012 yang menewaskan Noldy Ombolando (27), kemudian penembakan di Desa Masani yang melukai warga bernama Hasman Sao (35) pada 4 Oktober 2012.Selain dua kasus itu, mereka juga terlibat peledakan bom di Kelurahan Kawua, Kecamatan Poso Kota Selatan, pada 9 Oktober 2012. Tewasnya dua anggota polisi yang ditemukan dalam satu liang di kawasan hutan Dusun Tamanjeka, juga melibatkan mereka.&quot;Mereka ini juga terlibat dalam peledakan bom di Pos Lantas Poso Kota yang melukai dua orang, yakni Briptu Rusliadi dan satpam Muhammad Akbar pada 21 Oktober lalu,&quot; urai Dewa di Mapolres Poso, Jumat (2/11/2012).Lebih lanjut Dewa memaparkan, dua tersangka juga merupakan DPO kasus penembakan polisi di Bank BCA Palu pada 2011 lalu. Mereka juga terlibat dalam pelatihan militer di Gunung Biru, Tamanjeka, Gunung Padapu, dan Milano.Hingga saat ini, sambungnya, sudah tujuh orang yang dijadikan tersangka atas kasus terorisme di Poso. Tiga di antaranya ditangkap dalam operasi penyergapan, sedangkan sisanya terjaring saat operasi tutup kota melalui razia di jalan raya.&quot;Upaya pengejaran terhadap orang-orang yang merupakan bagian dari kelompok para pelaku yang sudah tertangkap tersebut masih akan terus dilakukan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>POSO - Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Dewa Parsana, mengatakan, dua terduga teroris yang ditangkap di Desa Kelora, Kecamatan Poso Pesisir Utara pada 31 Oktober lalu merupakan bagian dari kelompok pelaku tindak kekerasan di Poso. Dua pria berinisial N dan R itu ditangkap dalam keadaan hidup.Dewa menjabarkan, keduanya terlibat dalam penembakan di Desa Sepe, Kecamatan Lage, pada 26 Agustus 2012 yang menewaskan Noldy Ombolando (27), kemudian penembakan di Desa Masani yang melukai warga bernama Hasman Sao (35) pada 4 Oktober 2012.Selain dua kasus itu, mereka juga terlibat peledakan bom di Kelurahan Kawua, Kecamatan Poso Kota Selatan, pada 9 Oktober 2012. Tewasnya dua anggota polisi yang ditemukan dalam satu liang di kawasan hutan Dusun Tamanjeka, juga melibatkan mereka.&quot;Mereka ini juga terlibat dalam peledakan bom di Pos Lantas Poso Kota yang melukai dua orang, yakni Briptu Rusliadi dan satpam Muhammad Akbar pada 21 Oktober lalu,&quot; urai Dewa di Mapolres Poso, Jumat (2/11/2012).Lebih lanjut Dewa memaparkan, dua tersangka juga merupakan DPO kasus penembakan polisi di Bank BCA Palu pada 2011 lalu. Mereka juga terlibat dalam pelatihan militer di Gunung Biru, Tamanjeka, Gunung Padapu, dan Milano.Hingga saat ini, sambungnya, sudah tujuh orang yang dijadikan tersangka atas kasus terorisme di Poso. Tiga di antaranya ditangkap dalam operasi penyergapan, sedangkan sisanya terjaring saat operasi tutup kota melalui razia di jalan raya.&quot;Upaya pengejaran terhadap orang-orang yang merupakan bagian dari kelompok para pelaku yang sudah tertangkap tersebut masih akan terus dilakukan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
