<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jika Anas Lebih Dulu Jadi Tersangka, Ini Permainan Politik</title><description>KPK dinilai bermain politik apabila  lebih dulu menjerat Ketua Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, dalam  mengusut kasus proyek pembangunan sport center Hambalang</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/04/339/713291/jika-anas-lebih-dulu-jadi-tersangka-ini-permainan-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/11/04/339/713291/jika-anas-lebih-dulu-jadi-tersangka-ini-permainan-politik"/><item><title>Jika Anas Lebih Dulu Jadi Tersangka, Ini Permainan Politik</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/04/339/713291/jika-anas-lebih-dulu-jadi-tersangka-ini-permainan-politik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/11/04/339/713291/jika-anas-lebih-dulu-jadi-tersangka-ini-permainan-politik</guid><pubDate>Minggu 04 November 2012 06:00 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/04/339/713291/LTznxxLCoh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/04/339/713291/LTznxxLCoh.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai bermain politik apabila lebih dulu menjerat Ketua Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, dalam mengusut kasus proyek pembangunan sport center Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
&amp;nbsp;
Menurut Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie M Massardie, sebelum membidik Anas, KPK harus berani menyentuh Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau dimulai dari Anas, ini (jelas) politik. Kalau dari Andi kemudian ke yang lain sampai Anas ini sangat masuk akal,&quot; kata Adhie M Massardhie di Gedung Joeang, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11/2012) malam.
&amp;nbsp;
Namun, Adhie menegaskan tidak tertutup kemungkinan Anas terlibat korupsi Hambalang. &quot;Kalau Hambalang, keterlibatan Anas tidak tertutup kemungkinan,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Dalam menyidik Hambalang, KPK telah menetapkan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Deddy Kusdinar, sebagai tersangka pertama. Penyidik mengendus anak buah Andi Mallarangeng itu telah menyalahgunakan wewenang dalam mengurus proyek Hambalang hingga mengakibatkan kerugian pada keuangan negara. Di proyek ini, Deddy Kusnidar bertindak sebagai panitia lelang.
&amp;nbsp;
Dugaan keterlibatan Anas Urbaningrum bermain proyek Hambalang dibuka oleh nyanyian bekas Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Suami Neneng Sri Wahyuni itu menuding Anas menerima Rp50 miliar dari bekas anak buahnya, Yulianis. Uang tersebut digunakan untuk pemenangan Anas di Kongres Partai Demokrat, Bandung, 2010.
&amp;nbsp;
Selain itu, menurut Nazaruddin, Anas juga terlibat antara lain, dipengadaan sertifikat tanah Hambalang. Namun, disejumlah kesempatan, Anas telah membantah tuduhan terpidana suap tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai bermain politik apabila lebih dulu menjerat Ketua Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, dalam mengusut kasus proyek pembangunan sport center Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
&amp;nbsp;
Menurut Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie M Massardie, sebelum membidik Anas, KPK harus berani menyentuh Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau dimulai dari Anas, ini (jelas) politik. Kalau dari Andi kemudian ke yang lain sampai Anas ini sangat masuk akal,&quot; kata Adhie M Massardhie di Gedung Joeang, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11/2012) malam.
&amp;nbsp;
Namun, Adhie menegaskan tidak tertutup kemungkinan Anas terlibat korupsi Hambalang. &quot;Kalau Hambalang, keterlibatan Anas tidak tertutup kemungkinan,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Dalam menyidik Hambalang, KPK telah menetapkan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Deddy Kusdinar, sebagai tersangka pertama. Penyidik mengendus anak buah Andi Mallarangeng itu telah menyalahgunakan wewenang dalam mengurus proyek Hambalang hingga mengakibatkan kerugian pada keuangan negara. Di proyek ini, Deddy Kusnidar bertindak sebagai panitia lelang.
&amp;nbsp;
Dugaan keterlibatan Anas Urbaningrum bermain proyek Hambalang dibuka oleh nyanyian bekas Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Suami Neneng Sri Wahyuni itu menuding Anas menerima Rp50 miliar dari bekas anak buahnya, Yulianis. Uang tersebut digunakan untuk pemenangan Anas di Kongres Partai Demokrat, Bandung, 2010.
&amp;nbsp;
Selain itu, menurut Nazaruddin, Anas juga terlibat antara lain, dipengadaan sertifikat tanah Hambalang. Namun, disejumlah kesempatan, Anas telah membantah tuduhan terpidana suap tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
