<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jatuhnya Sukhoi Menginspirasi Rajawali SAR Nusantara</title><description>Peristiwa jatuhnya pesawat Sukhoi beberapa waktu lalu, memicu sekelompok pemuda untuk mendirikan tim Search and Rescue (SAR).</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/11/337/716751/jatuhnya-sukhoi-menginspirasi-rajawali-sar-nusantara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/11/11/337/716751/jatuhnya-sukhoi-menginspirasi-rajawali-sar-nusantara"/><item><title>Jatuhnya Sukhoi Menginspirasi Rajawali SAR Nusantara</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/11/337/716751/jatuhnya-sukhoi-menginspirasi-rajawali-sar-nusantara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/11/11/337/716751/jatuhnya-sukhoi-menginspirasi-rajawali-sar-nusantara</guid><pubDate>Minggu 11 November 2012 10:55 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/11/337/716751/JK2Jf9kJgo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/11/337/716751/JK2Jf9kJgo.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Peristiwa jatuhnya pesawat Sukhoi beberapa waktu lalu, memicu sekelompok pemuda untuk mendirikan tim Search and Rescue (SAR). Setelah melalui perbincangan, tercetus ide pendirian tim dengan nama Rajawali SAR Nusantara.
&amp;nbsp;
Ketua Umum Rajawali SAR Nusantara, Riski Sadiq mengaku awalnya dia hanya menuangkan ide bersama orang-orang yang terlibat dalam Pramuka dan pecinta alam.&amp;nbsp; &quot;Kita mencoba membuat organisasi yang menjadi suporting dan dapat bekerjasama dengan melakukan pelatihan kepada masyarakat,&quot; kata dia, Minggu (12/11/2012).
&amp;nbsp;
Dari ide yang sederhana itu, dia berharap Rajawali SAR Nusantara bisa membuat masyarakat lebih tanggap bencana. Membuat masyarakat lebih tanggap bencana diakuinya bukanlah perkara mudah. Agar semuanya berjalan lancar, Rajawali SAR Nusantara akan dibentuk di 33 provinsi.
&amp;nbsp;
&quot;Kita secara berkelanjutan akan melakukan pelatihan. Paling tidak secara personal mereka punya pengetahuan dasar bagaimana menghadapi bencana,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Menurutnya, Rajawali SAR Nusantara dibentuk berbeda dengan tim SAR yang sudah ada. Dia menilai, selama ini tim SAR terhalang koordinasi dengan pemerintah saat memberikan pertolongan kepada korban bencana. &quot;Organisasi ini akan di-matching-kan denghan Basarnas yang punya tenaga ahli dan alat,&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;
Rajawali SAR Nusantara juga kata dia akan bekerjsama dengan perusahaan-perusahaan yang concern dengan penanganan bencana alam. Selain bertindak melakukan pencarian dan pertolongan, lembaganya juga melakukan pengobatan dengan tindakan operasi ringan dan kampanye hidup sehat.
&amp;nbsp;
&quot;Rajawali SAR Nusantara memiliki misi bersama-sama masyarakat dan pemerintah melakukan tindakan pencarian dan pertolongan pada daerah bencana berikut tindakan medis dan kegiatan sosial lainnya,&quot; pungkas dia.
&amp;nbsp;
Kata dia, Rajawali SAR Nusantara diresmikan hari ini oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa. Dalam organisasi ini, pria yang juga ketua umum Partai Amanat Nasional ini menjabat sebagai ketua dewan pembina. Sebanyak 6.511 anggota Rajawali SAR Nusantara turut hadir dalam acara peresmian di Gelora Agus Salim, Padang, Sumatera Barat.</description><content:encoded>JAKARTA - Peristiwa jatuhnya pesawat Sukhoi beberapa waktu lalu, memicu sekelompok pemuda untuk mendirikan tim Search and Rescue (SAR). Setelah melalui perbincangan, tercetus ide pendirian tim dengan nama Rajawali SAR Nusantara.
&amp;nbsp;
Ketua Umum Rajawali SAR Nusantara, Riski Sadiq mengaku awalnya dia hanya menuangkan ide bersama orang-orang yang terlibat dalam Pramuka dan pecinta alam.&amp;nbsp; &quot;Kita mencoba membuat organisasi yang menjadi suporting dan dapat bekerjasama dengan melakukan pelatihan kepada masyarakat,&quot; kata dia, Minggu (12/11/2012).
&amp;nbsp;
Dari ide yang sederhana itu, dia berharap Rajawali SAR Nusantara bisa membuat masyarakat lebih tanggap bencana. Membuat masyarakat lebih tanggap bencana diakuinya bukanlah perkara mudah. Agar semuanya berjalan lancar, Rajawali SAR Nusantara akan dibentuk di 33 provinsi.
&amp;nbsp;
&quot;Kita secara berkelanjutan akan melakukan pelatihan. Paling tidak secara personal mereka punya pengetahuan dasar bagaimana menghadapi bencana,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Menurutnya, Rajawali SAR Nusantara dibentuk berbeda dengan tim SAR yang sudah ada. Dia menilai, selama ini tim SAR terhalang koordinasi dengan pemerintah saat memberikan pertolongan kepada korban bencana. &quot;Organisasi ini akan di-matching-kan denghan Basarnas yang punya tenaga ahli dan alat,&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;
Rajawali SAR Nusantara juga kata dia akan bekerjsama dengan perusahaan-perusahaan yang concern dengan penanganan bencana alam. Selain bertindak melakukan pencarian dan pertolongan, lembaganya juga melakukan pengobatan dengan tindakan operasi ringan dan kampanye hidup sehat.
&amp;nbsp;
&quot;Rajawali SAR Nusantara memiliki misi bersama-sama masyarakat dan pemerintah melakukan tindakan pencarian dan pertolongan pada daerah bencana berikut tindakan medis dan kegiatan sosial lainnya,&quot; pungkas dia.
&amp;nbsp;
Kata dia, Rajawali SAR Nusantara diresmikan hari ini oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa. Dalam organisasi ini, pria yang juga ketua umum Partai Amanat Nasional ini menjabat sebagai ketua dewan pembina. Sebanyak 6.511 anggota Rajawali SAR Nusantara turut hadir dalam acara peresmian di Gelora Agus Salim, Padang, Sumatera Barat.</content:encoded></item></channel></rss>
