<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demokrat Yakin Mahfud MD Bicara Disertai Bukti</title><description>Politikus Partai Demokrat,&amp;nbsp; Gede Pasek Suardika mengaku sangat  menghormati apa yang disampaikan Mahfud soal adanya mafia narkoba di  lingkungan istana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/14/339/718065/demokrat-yakin-mahfud-md-bicara-disertai-bukti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/11/14/339/718065/demokrat-yakin-mahfud-md-bicara-disertai-bukti"/><item><title>Demokrat Yakin Mahfud MD Bicara Disertai Bukti</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/14/339/718065/demokrat-yakin-mahfud-md-bicara-disertai-bukti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/11/14/339/718065/demokrat-yakin-mahfud-md-bicara-disertai-bukti</guid><pubDate>Rabu 14 November 2012 02:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/14/339/718065/ZzlckOtVxQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/14/339/718065/ZzlckOtVxQ.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>DENPASAR - Politikus Partai Demokrat,&amp;nbsp; Gede Pasek Suardika mengaku sangat menghormati apa yang disampaikan Mahfud soal adanya mafia narkoba di lingkungan istana.&amp;nbsp; Dia yakin, pria kelahiran Madura itu berbicara disertai dengan bukti.&quot;Kami hargai beliau sebagai seorang pakar hukum, seorang guru besar, seorang profesor, seorang hakim yang mulia. Berarti kalau mengatakan itu beliau harus bisa membuktikan,&quot; kata dia di sela pelantikan Pengurus Kecamatan Partai Demokrat Denpasar Barat, Selasa (13/11/2012) malam.Maka dari itu, tambahnya, agar semua pernyataannya tak masuk ranah fitnah, Komisi III DPR meminta Mahfud untuk segera membawa bukti ke lembaga penegak hukum untuk ditindaklanjuti.&quot;Karena beliau ini kan hakim yang mulia, yang mengatakan sesuatu, menuduhkan sesuatu pasti punya alat bukti, saya yakin itu,&quot; ungkap pria yang juga pimpinan Komisi III itu.Bagi Pasek, pihaknya juga ingin melakukan bersih-bersih, sehingga jika berani mengatakan pernyataan seperti maka harus dibuktikan.&amp;nbsp; Mahfud lanjut dia, pasti telah mengukur diri dengan didukung data dan fakta yang kuat. Tinggal sekarang, sebagai warga negera yang baik tentunya dia memiliki kewajiban hukum.&amp;nbsp; &quot;Mari kita bawa dan buktikan, mana yang mafia narkoba,&quot; tukas Pasek.</description><content:encoded>DENPASAR - Politikus Partai Demokrat,&amp;nbsp; Gede Pasek Suardika mengaku sangat menghormati apa yang disampaikan Mahfud soal adanya mafia narkoba di lingkungan istana.&amp;nbsp; Dia yakin, pria kelahiran Madura itu berbicara disertai dengan bukti.&quot;Kami hargai beliau sebagai seorang pakar hukum, seorang guru besar, seorang profesor, seorang hakim yang mulia. Berarti kalau mengatakan itu beliau harus bisa membuktikan,&quot; kata dia di sela pelantikan Pengurus Kecamatan Partai Demokrat Denpasar Barat, Selasa (13/11/2012) malam.Maka dari itu, tambahnya, agar semua pernyataannya tak masuk ranah fitnah, Komisi III DPR meminta Mahfud untuk segera membawa bukti ke lembaga penegak hukum untuk ditindaklanjuti.&quot;Karena beliau ini kan hakim yang mulia, yang mengatakan sesuatu, menuduhkan sesuatu pasti punya alat bukti, saya yakin itu,&quot; ungkap pria yang juga pimpinan Komisi III itu.Bagi Pasek, pihaknya juga ingin melakukan bersih-bersih, sehingga jika berani mengatakan pernyataan seperti maka harus dibuktikan.&amp;nbsp; Mahfud lanjut dia, pasti telah mengukur diri dengan didukung data dan fakta yang kuat. Tinggal sekarang, sebagai warga negera yang baik tentunya dia memiliki kewajiban hukum.&amp;nbsp; &quot;Mari kita bawa dan buktikan, mana yang mafia narkoba,&quot; tukas Pasek.</content:encoded></item></channel></rss>
